Ganti rugi ternak mati diawasi ketat

Rabu, 15/12/2010

Klaten (Espos)--Ganti rugi hewan ternak yang mati akibat erupsi Merapi di wilayah Klaten disalurkan melalui rekening peternak.

Meski demikian, Dinas Pertanian (Dispertan) setempat melakukan pengawasan ketat untuk memastikan dana yang dicairkan benar-benar digunakan untuk membeli ternak pengganti.

Kabid Peternakan Dispertan Klaten, Sri Muryani saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (15/12), menuturkan, ganti rugi ternak masih dalam proses administrasi.

Sedangkan penetapan penerima ganti rugi ternak diupayakan bisa dimintakan persetujuan Bupati pekan ini. “Mekanismenya disalurkan lewat rekening peternak by name.”

Dia menuturkan, Menteri Pertanian memberi dua pilihan dalam penyaluran ganti rugi ternak, yakni belanja ternak dengan penunjukan langsung atau lewat rekening peternak.

Menurut Sri Muryani, Dispertan Klaten memilih menyalurkan via rekening peternak yang dinilai minim risiko.

Sesuai petunjuk teknis dari Kementerian Pertanian, lanjut dia, ganti rugi diberikan untuk sapi dan kerbau yang mati akibat erupsi Merapi atau ditinggal mengungsi.

Diungkapkan dia, jumlah ternak mati yang akan diganti rugi berdasarkan hasil pendataan mencapai 389 ekor.

rei


ARTIKEL LAINNYA
Sejumlah anak-anak melihat kambing-kambing mati karena serangan hewan misterius di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus. Minggu (10/9/2017). (IST/dok. Pemdes Purwodadi) Warga Akan Diajari Buat Perangkap Jebakan Hewan Liar
BANDARA KULONPROGO : Hasto Pastikan Angkasa Pura Siap Ganti Rugi aset
Seremoni peletakan batu pertama dilakukan oleh Penjabat Bupati Kulonprogo Budi Antono di lahan relokasi tanah desa wilayah Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Jumat (7/4/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja) Warga Terdampak Bandara Kulonprogo Tidak Mau Pindah Sebelum Hunian Relokasi Selesai Dibangun
Suasana pengundian hadiah Untung Beliung Britama IX di Atrium Hartono Mall, Minggu (4/9/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) BANDARA KULONPROGO : BRI Siap Tampung Pencairan Ganti Rugi Proyek Bandara
Warga diberikan penjelasan akan detail ganti rugi yang akan didapat atas pembangunan bandara Temon di Balai Desa Glagah, Glagah, Temon, Kamis(23/6). Pada minggu pertama musyawarah bentuk ganti rugi sejumlah polemik mulai muncul antara lain perbedaan ganti rugi bangunan ilegal dan warga yang menginginkan ganti rugi dalam bentuk uang dan relokasi. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja) BANDARA KULONPROGO : Anggaran Pembebasan Lahan Mencapai Rp8 Triliun