PEMILU 2014
Polres Bantul dan Parpol Ikrar Pemilu Damai

Kamis, 13/2/2014
JIBI/Harian Jogja/Antara
Ilustrasi bendera partai politik peserta pemilu 2014 (JIBI/Harian Jogja/Solopos)

Harianjogja.com, BANTUL-Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama partai politik peserta Pemilu 2014 mendeklarasikan kampanye damai dalam rangka menyampaikan visi-misi politik menjelang pemungutan suara.

“Deklarasi ini sebagai niat baik agar semua peserta pemilu bisa melakukan kampanye damai menjelang Pemilu,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bantul, Ajun Komisaris Besar Polisi Surawan usai deklarasi kampanye damai, Kamis (13/2/2014).

Dengan adanya deklarasi kampanye damai ini, kata Kapolres, diharapkan para elemen partai politik selalu menjaga ketertiban dan situasi kondusif serta menjaga simpatisan agar terkondisikan dengan baik menjelang pemungutan suara April.

Sementara dalam deklarasi yang digagas Polres Bantul itu terdapat tiga dari 12 parpol peserta Pemilu 2014 yang tidak menghadiri penandatangan deklarasi kampanye damai, yakni Partai Gerindra, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Menanggapi hal itu, Kapolres mengatakan pihaknya belum mengetahui alasan beberapa partai tersebut tidak hadir, meski begitu pihaknya tidak mempermasalahkan ketidakhadiran karena deklrasi ini memang sifatnya sukarela.

“Ada beberapa parpol yang tidak hadir dalam deklarasi, namun karena sifatnya sukarela saja, tidak ada keharusan dan paksaan, maka tidak ada konsekuensi hukum maupun sanksi bagi parpol yang tidak hadir,” katanya.

Meski begitu, kata Kapolres, jika nantinya dalam kampanye peserta pemilu terdapat pelanggaran yang mengarah pada tindak pidana pemilu, pihaknya akan tetap memproses secara hukum dengan berkoordinasi dengan pihak penyelenggara pemilu.

“Sudah ada aturan sendiri-sendiri baik masalah pemilu juga kampanye sudah diatur, dan kalau ada pelanggaran atau tidak sesuai ketentuan kami akan proses, jadi deklarasi ini tidak ada konsekuensi hukum,” katanya.

Menurut dia, untuk pengamanan pemilu 2014 pihaknya menerjunkan kekuatan dua per tiga dari personel Polres atau sebanyak 997 personel, sementara untuk pelaksanaan pemungutan suara, rencanananya akan disiagakan sebanyak 1.027 personel.

Dalam deklarasi kampanye damai bagi peserta pemilu 2014, selain dihadiri lembaga penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) juga dihadiri Bupati Bantul, Sri Surya Widati.

Bupati Bantul, Sri Surya Widati berpesan kepada partai politik agar menggunakan cara-cara yang baik dalam meraih dukungan, selain itu harus bisa menangkap aspirasi dan kebutuhan masyarakat sehingga mampu membuat rakyatnya cerdas.


ARTIKEL LAINNYA
Sejumlah perwakilan PHL yang terkena PHK sepihak melakukan aksi damai di Gedung DPRD Bantul, Selasa (16/1/2018). (Rheisnayu Cyntara) Tunggu Kedatangan Bupati Bantul, Pocong Datangi DPRD
Puluhan PHL berorasi di depan kompleks Parasamya Bantul, Jumat (12/1/2018) siang. (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja) Dewan Bakal Panggil Bupati Bantul Terkait PHK Sepihak
AKBP Imam Kabut Sariadi (kiri) dan AKBP Sahat Hasibuan (kanan) berjabat tangan setelah melakukan pisah sambut dengan anggota Polres Bantul, Jumat (12/01/2018).(Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja) Bantul Punya Kapolres Baru
Kapolres Bantul AKBP Imam Kabut Sariadi (tengah) saat menyampaikan laporan pelanggaran lalu lintas sepanjang 2017, Kamis (28/12/2017). (Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja) Pelanggar Lalin di Bantul Melonjak Drastis
Kapolres Bantul Imam Kabut menyampaikan laporan selama 2017, Kamis (28/12/2017). (Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja) KRIMINAL BANTUL : Waspadalah, Pencuri Paling Senang Mengincar Sepeda Motor Matic