batik-print-bunga-merah-kai-072-s-0022-110rb-240m

KISAH INSPIRATIF
Rajutan Rujiyatmi dan Mangunan Bersih dari Sampah Lagi

Minggu, 08/1/2017
Rujiyatmi tengah sibuk merajut kantong plastik merah sampah Kebun Buah Mangunan di rumahnya, Kamis (4/1/2017) siang. (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
Rujiyatmi tengah sibuk merajut kantong plastik merah sampah Kebun Buah Mangunan di rumahnya, Kamis (4/1/2017) siang. (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)

Kisah inspiratif kali ini memanfaatkan limbah sekitar

Harianjogja.com, BANTUL — Pariwisata dan sampah, adalah dua hal yang saling terkait dan tak bisa dipisahkan. Persoalannya kini adalah bagaimana sampah itu diperlakukan. Salah satunya adalah Rujiyati, seorang perempuan warga Dusun Mangunan RT 10, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo. Apakah sebenarnya yang ia lakukan?

Mendung mulai menebal di kawasan Mangunan, Kamis (4/1/2017) siang. Angin yang mulai berhembus kencang seiring mendung yang kian menebal menembus pintu dapur Rujiyati.

Perempuan paruh baya bercucu satu dari dua orang putra itu pun meletakkan rajutannya. Ia kini sibuk merapikan tumpukan tas plastik beragam warna yang semrawut akibat tiupan angin tadi. Setelah semua kembali rapi, ia kembali pada rajutannya yang baru saja hari ini ia mulai.

Sebenarnya, yang dilakukan Rujiyatmi, bukan hal yang istimewa sekali. Selain dia, banyak orang yang melakukannya. Itulah, Rujiyati pun tak ingin memiliki mimpi yang terlalu tinggi.

“Sederhana saja. Saya ingin Kebun Buah Mangunan bersih dari sampah. Kami, para petugas, jujur saja, selalu kewalahan membersihkan sampah-sampah itu,” tuturnya dengan suara pelan sambil tangannya terus merajut.

Memang, jika musim liburan tiba, sampah di Kebun Buah Mangunan bisa menggunung. Saat libur tahun baru lalu saja, sepanjang pagi hingga sore, sampah yang dikumpulkan petugas bisa mencapai 3-5 karung plastik besar. “Ya, kalau ditimbang bisa ton-tonan itu. Itulah sebabnya, saya manfaatkan saja.”

parang-gendreh-jablay-batik-cap-kai-106-0001-175rb-3meter

VOUCHER DISKON


ARTIKEL LAINNYA
Daliyah bersama Ketua Perpustakaan Kota Georgia Carla Hayden (Dailymail) KISAH INSPIRATIF : Mengagumkan! Bocah 4 Tahun Sudah Baca 1.000 Buku
Temu Harno Wiharjo, penjual gethuk di Pasar Prambanan. (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) KISAH INSPIRATIF : Dari Berjualan Getuk, Temu Bisa Naik Haji
Cara Brookins (tengah) bersama keempat anaknya di depan Inkwell Manor (Ashley Murphy Images) KISAH INSPIRATIF : Ibu Korban KDRT Bisa Bangun Rumah Berkat Tutorial di Youtube
Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ampel, Brigadir Marwanto, membagikan kunci gembok sebagai pengaman motor kepada petani di Desa Ngenden, Kecamatan Ampel, Boyolali, beberapa waktu lalu. (Istimewa) KISAH INSPIRATIF : Tekan Curanmor, Brigadir Marwanto Bagikan 100 Gembok untuk Warga
Kedai Jenang Brayat Solo (Facebook) KISAH UNIK : Mirip Klinik, Beli Jenang Brayat Solo Pakai Nomor Antre