NARKOBA SOLO
Bawa 3 Gram Sabu-Sabu, Warga Sangkrah Ditangkap Polisi

Jumat, 16/6/2017
Wakapolresta Solo AKPB Andy Rifai (tengah) menunjukkan barang bukti sabu-sabu seberat 3 gram yang disita dari milik pelaku penyalahgunaan narkotika di Maporesta Solo, Jumat (16/6/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Wakapolresta Solo AKPB Andy Rifai (tengah) menunjukkan barang bukti sabu-sabu seberat 3 gram yang disita dari milik pelaku penyalahgunaan narkotika di Maporesta Solo, Jumat (16/6/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)

Narkoba Solo, polisi menangkap warga Sangkrah yang terbukti membawa sabu-sabu seberat 3 gram.

Harianjogja.com, SOLO — Tim Patroli Zona Polresta Solo Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polresta Solo menangkap Ismail, 25, warga Kampung Sangkrah, Sangkrah, Pasar Kliwon, Kamis (15/6/2017). Ismail yang diduga pengedar narkoba ditangkap dengan barang bukti 3 gram sabu-sabu.

Wakapolresta Solo AKPB Andy Rifai mengatakan penangkapan tersebut bermula dari laporan warga kepada Tim Patroli Zona Sabhara di Plaza Sriwedari pukul 10.00 WIB. Anggota Tim Patroli Zona langsung menuju lokasi dan mendapati Ismail mondar-mandir di pinggir jalan.

“Kami langsung menangkap Ismail di pinggir jalan dan langsung mengeledahnya. Polisi mendapati tujuh paket hemat sabu-sabu yang dikemas plastik klip bening,” ujar Andy kepada wartawan di Mapolresta Solo, Jumat (16/6/2017).

Andy menjelaskan polisi langsung membawa Ismail ke Kantor Satnarkoba Polresta Solo di Jl. Slamet Riyadi untuk dimintai keterangan. Barang bukti tujuh paket sabu setelah ditimbang beratnya mencapai 3 gram senilai Rp4,5 juta.

“Dia [Ismail] sebagai pengedar narkoba jaringan baru yang mengedarkan narkoba di Soloraya selama dua bulan,” kata dia.

Mantan Kapolres Sukoharjo ini mengatakan polisi menyita barang bukti lain seperti kartu anjungan tunai mandiri (ATM) BCA, satu unit ponsel Lenovo, uang tunai senilai Rp40.000, bungkusan permen, dan kertas slip bukti pengiriman uang di ATM. Modus pelaku dalam mengedarkan narkoba melalui ponsel. Setelah sepakat dengan harga yang ditetapkan pembeli mentransfer uang.

“Pengedar bertemu dengan pembeli di tempat yang telah disepakati untuk menyerahkan barang. Kami menangkap pelaku setelah selesai menyerahkan barang kepada pembeli,” ujar Andy.

Ia mengatakan pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No. 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat empat tahun penjara. Sementara itu, Ismail, mengaku baru sebulan menjadi pengedar narkoba di wilayah Soloraya. Setiap sabu-sabu seberat 1 gram dijual Rp1,4 juta. Sabu tersebut didapat dari seseorang di Klaten.

 


ARTIKEL LAINNYA
Petugas Polresta Solo mendata puluhan preman yang ditangkap petugas saat operasi pemberantasan premanisme di Solo, Kamis (8/12/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos) RAZIA SOLO : 45 Preman Ditangkap Polisi Saat Mangkal di Pinggir Jalan
Kepala BNN Provinsi Jateng, Brigjen Pol. Tri Agus Heru (kedua dari kanan), memasukan narkoba jenis sabu-sabu ke dalam ember berisi air detergen yang bercampur solar di Kantor BNN Provinsi Jateng, Jl. Madukoro, Kota Semarang, Kamis (7/12/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.) NARKOBA SEMARANG : Begini Cara BNN Jateng Musnahkan Sabu-Sabu Senilai Rp1,5 M…
Sepuluh preman tertangkap Satreskrim Polresta Solo dimintai keterangan dan didata di Mapolresta Solo, Kamis (7/12/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos) Aparat Polresta Surakarta Ciduk 10 Preman di Stasiun dan Terminal
Grafis BNN (Wisnu Paksa/JIBI/Solopos) ESPOSPEDIA : 2018 Solo Punya BNN Kota
Ilustrasi Sabu-Sabu (JIBI/Solopos/Reuters) Pilot Lion Air Ditangkap Saat Pakai Sabu