ANUGERAH PESONA INDONESIA 2017
Petilasan Keraton Kartasura Wakili Jateng

Minggu, 18/6/2017
Petilasan Keraton Kartasura masuk nomine API 2017. (Dok/JIBI/Solopos)
Petilasan Keraton Kartasura masuk nomine API 2017. (Dok/JIBI/Solopos)

Petilasan Keraton Pajang Kartasura satu-satunya wakil Jateng di API 2017

Harianjogja.com, SOLO–Ajang pemilihan destinasi wisata terbaik Indonesia kembali digelar Kementerian Pariwisata. Tahun ini Anugerah Pesona Indonesia (API) II 2017 menambah jumlah kategori dari 10 menjadi 15.

Dari jumlah tersebut salah satu kategori yakni Situs Sejarah Terpopuler (Most Popular Historical Site) muncul nama Petilasan Keraton Pajang Kartasura. Hasil penelusuran solopos.com pada laman kemenpar.go.id, Selasa (6/6/2017), Jawa Tengah hanya diwakili Petilasan Keraton Pajang Kartasura dalam ajang ini.

Keraton Kartasura adalah sebuah kerajaan di Pulau Jawa yang berdiri pada tahun 1680 dan berakhir tahun 1742, sebagai kelanjutan dari Kesultanan Mataram. Riwayat kerajaan yang usianya relatif singkat ini cenderung diwarnai oleh perang saudara memperebutkan takhta.

Lokasi pusat Kasunanan Kartasura berada di Kartasura, Sukoharjo, sebelah selatan pasar sekarang. Kompleks keraton sebagian besar telah menjadi pemukiman penduduk, namun masih tersisa tembok bata yang mengitari kompleks inti keraton.

Meski kini kondisinya cukup memprihatinkan, namun rupanya “aura” sejarah keraton Kartasura mampu masuk jadi nomine dalam API 2017. Solopos.com beberapa waktu lalu sempat melihat kondisi bangunan yang masuk benda cagar budaya (BCB) itu. Terdapat keretakan dan lubang di beberapa sudut benteng. Ini yang mungkin perlu diperhatikan Pemkab Sukoharjo maupun Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BPPP) Jawa Tengah.

Pemkab Sukoharjo pernah memberikan bantuan dana untuk merenovasi petilasan dalem di dalam area bekas Kraton Kartasura pada 2013. Petilasan dalem itu merupakan bekas ruangan para Raja Keraton Kartasura yakni Sunan Amangkurat II, III, dan IV.

Dalam kategorri Situs Sejarah Terpopuler (Most Popular Historical Site), Petilasan Keraton Kartasura bersaing dengan  sembilan  situs sejarah lainnya.

Situs itu di antaranya, Sangkulirang Rock Arts (Kutai Timur), Istana Maimun (Kota Medan), Istana Siak Sri Indrapura (Siak), Situs Muarajambi (Muaro Jambi), Museum Joang ’45 (Jakarta), Pulau SumSum (Pulau Morotai), Rumah Betang Tumbang Gagu (Kotawaringin Timur), Situs Gunung Padang (Cianjur), dan  Tapurarang (Fak Fak).

Bagi Anda yang ingin mendukung Petilasan Keraton Kartasura silakan vote melalui website www.anugerahpesonaindonesia.com atau dengan kirim SMS premium berbayar ke nomor 99386, dengan mengetik sesuai keyword nominasi pilihan.

 


ARTIKEL LAINNYA
Ilustrasi Kota Mumbai, India (Youtube) SERBA LIMA : 5 Negara Mengerikan untuk Dikunjungi
Keamanan Militer (Travel Risk Map) Akhir Tahun Mau Piknik ke Luar Negeri? Lihat Dulu Peta Keamanan Ini
Sampah plastik dan beragam jenis sampah lain yang ditinggalkan pengunjung usai malam pergantian tahun baru maupun saat liburan, berserakan di Pantai Parangtritis, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul. Minggu (1/2/2017). (Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja) Sampah Jadi Penghambat Wisata Indonesia
Museum Radya Pustaka (JIBI/Solopos/Dok) Masyarakat Indonesia Belum Suka Berkunjung ke Museum
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) DIY, GKR Bendara melihat salah satu stan di Festival Rekreasi Indoensia di Jogja City Mall (JCM), Jumat (13/10/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) Mau Tahu Objek-Objek Wisata Menarik di Indonesia? Datang Saja ke Festival Kreasi di JCM