jumat 23 juni

AKSI SUPORTER
Berbagi Takjil Bersama Pasoepati Jepang

Senin, 19/6/2017
Sejumlah anggota Pasoepati Jepang membagikan takjil kepada pengguna jalan di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, Minggu (18/6). (JIBI/Solopos/Moh. Khodiq Duhri)
Sejumlah anggota Pasoepati Jepang membagikan takjil kepada pengguna jalan di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, Minggu (18/6). (JIBI/Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Aksi suporter Pasoepati yang berbagi takjil.

Harianjogja.com, SOLO – Sepuluh orang mengenakan atribut Pasoepati berdiri di pinggiran Jl. Ir. Soekarno, Solo Baru, Sukoharjo, Minggu (18/6/2017) petang. Mereka membawa belasan kardus berisi ratusan paket nasi dan air mineral.

Saat pengguna jalan berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah, mereka turun ke jalan untuk membagikan takjil. Dalam waktu kurang dari 15 menit, ratusan paket nasi dengan menu ayam crispy itu sudah ludes.

Selain kepada pengguna jalan, takjil itu juga dibagikan kepada warga sekitar dan sejumlah karyawan kantor di kawasan Solo Baru. Selain takjil, mereka juga membagikan stiker bertuliskan Pasoepati Japan Berbagi dan Charity Concer 2017.

Sepuluh orang itu merupakan anggota Pasoepati Jepang. Di Negeri Sakura, total ada sekitar 300 anggota Pasoepati yang sudah menasbihkan diri sebagai pendukung setia Persis Solo. “Kebetulan ini kami sedang mudik. Kegiatan bagi-bagi takjil ini sudah menjadi program kegiatan tahunan,” jelas Sekretaris Pasepati Jepang Rokhim Hariyanto saat ditemui Solopos.com di lokasi.

Pasoepati Jepang dirintis pada 2009. Organisasi ini resmi dibentuk setahun kemudian. Saat ini, Pasoepati Jepang sudah memiliki sejumlah koordinator wilayah (korwil) di kota-kota besar di Negeri Sakura. Salah satu program kegiatan dari Pasoepati Jepang setiap tahun adalah konser amal.

Pada 2015 lalu, konser amal menghadirkan J Rock. Pada tahun ini, konser amal diselenggarakan di Osaka pada 3 Mei lalu dengan menghadirnya artis dangdut ibu kota yakni Nita dan Vivi. Konser amal itu dijadikan kesempatan bagi seluruh anggota Pasoepati di Jepang untuk bertatap muka.

“Sesibuk apapun, biasanya kami selalu menyempatkan waktu untuk hadir dalam konser amal di sana,” papar Rokhim.

Lama merantau di Jepang terkadang membuat rasa kangen anggota Pasoepati kepada klub idolanya, Persis Solo. Beruntung belakangan manajemen klub memfasilitasi tayangan pertandingan Persis Solo melalui streaming. Meski tidak bisa menonton pertandingan secara langsung di stadion, paling tidak fasilitas streaming itu bisa mengobati rasa kangen anggota Pasoepati Jepang terhadap klub idola.

“Di Jepang kami sudah biasa nonton pertandingan Persis via streaming. Tapi, nonton bareng hanya diselenggarakan di tiap wilayah. Untuk nonton bareng bersama 300 anggota Pasoepati Jepang kami belum bisa karena jaraknya terlampau jauh,” papar Rokhim.

jumat 23 juni

ARTIKEL LAINNYA
Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto dan Ananto sedang mengamati struktur permainan di laga uji coba antara PSIM melawan Mars 57 di Lapangan Margosari, Pengasih, Jumat (24/2/2017) sore. (Foto istimewa/ instagram @PSIMJogja_Official) PSIM JOGJA : Erwan Pikirkan Pola 4-4-2
Suporter Persis Solo mengubah tulisan di papan skor dalam laga Persiba Bantul melawan Persis di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (7/5/2017). (JIBI/Harian Jogja/Jumali) SANKSI KOMDIS PSSI : Didenda Rp10 Juta, Persiba Bantul Berniat Banding
Pemain Persis melakukan latihan di stadion Sriwedari, Solo, Jumat (9/6/2017). (JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu) Persis Solo Kucurkan THR ke Pemain
Sragen United (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiyawan) LIGA 2 : Isu Eksodus Pemain Bayangi Sragen United
0112pasoepati1-370x247.jpg LIGA 2 : Soal Kasus Penghinaan Suporter, Persis Solo Didenda Rp15 Juta