Di Masa Depan, Robot Bakal Terjun ke Medan Perang

Senin, 19/6/2017
JIBI/Solopos.com/Newswire
Robot Asimo Korsel (wikipedia.org)

Six3 Advanced telah mendapat penghargaan The Pentagon dalam upayanya merancang robot untuk kebutuhan militer.

Harianjogja.com, WASHINGTON – Six3 Advanced bakal merancang sistem baru dalam upanya mengembangkan teknologi robotik untuk menunjang kebutuhan militer. Developer ini bahkan mendapat gelontoran US$11 juta dari The Pentagon.

Dilansir Dailymail, Senin (19/6/2017), robot ini nantinya bisa memainkan peran yang lebih besar dalam misi peperangan. Bahkan mereka juga bisa terjun di medan perang.

Prediksi tersebut tampaknya dapat memberikan gambaran perang di masa depan. Sehingga ini bisa menjadi nyata dengan cepat dari yang dibayangkan.

Penggunaan robot sendiri bisa membantu militer Amerika Serikat dalam memangkas biaya dan akan memungkinkan mereka ditempatkan di tempat-tempat berbahaya. Selain itu, robot ini juga bisa menjalankan banyak tugas mulai dari mengatur dan menganalisis ribuan dokumen hukum sampai mendiagnosis penyakit.

“Sama halnya seperti dalam ekonomi sipil. Hal ini juga akan berdampak organisasi militer dalam bidang logistik dan manufaktur,” ungkap Micahel Horowitz, Profesor di University of Pennsylvania.


ARTIKEL LAINNYA
Turki Kini Punya Pabrik Robot Manusia
Noah, robot suster berbasis teknologi GPS, (Dailymail.co.uk) Inovasi Baru! Rumah Sakit di China Pakai Robot Buat Gantikan 4 Suster
3 Robot LG (Technobufalo) Korsel Jadi Negara Pertama yang Pungut Pajak Kepada Robot
Robot bernama Valkyre. (Istimewa) INDUSTRI TEKNOLOGI : Tahun 2020, 5 Juta Lowongan Kerja Hilang Gara-Gara Robot?
Prof Nadia Thalmann dan Nadine (ntu.edu.sg) TEKNOLOGI TERBARU : Perkenalkan Nadine, Robot Manusiawi Pertama Dunia