LALU LINTAS JOGJA
DIY Punya 18 Titik Rawan Laka, Ini Penyebabnya

Senin, 19/6/2017
Parkir di Jogja (JIBI/Harian Jogja/Gigih M. Hanafi)
Foto ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Gigih M. Hanafi)

Lalu lintas Jogja, masih ada sejumlah area rawan kecelakaan

Harianjogja.com, SLEMAN — Sedikitnya 18 titik dikategorikan daerah rawan kecelakaan lalu lintas di seluruh kawasan DIY. Faktor tersebut menjadi salah satu perhatian dalam operasi Ramadniya Progo 2017.

Sejumlah titik tersebut tersebar nyaris merata di empat kabupaten dan satu kota di DIY. Sleman dengan total lima titik rawan kecelakaan menjadi daerah yang paling berpotensi tinggi, disusul Kulonprogo dengan empat titik rawan. Keempat kabupaten memiliki pola kerawanan yang sama yakni kontur jalan yang menikung, gelap, persimpangan empat, dan titik lelah pengendara. Sementara Kota Jogja didominasi kepadatan arus, semrawut, dan serobot seenaknya sebagai penyebab kerawanan.

Untuk itu, sebanyak 2.700 personel dikerahkan Polda DIY dan jajarannya dalam operasi yang digelar guna pengamanan Lebaran ini. Sebanyak 20 pospam juga dioperasikan untuk memantau jalannya arus mudik Lebaran.


ARTIKEL LAINNYA
Suasana mendung dan lalu lalang kendaraan di sekitar Jalan Menteri Supeno pagi ini, Rabu (18/10/2017). (Ocktadika Cahya A/Harian Jogja). Rabu Pagi, Lalu Lintas di Jogja Padat
Arus lalu lintas Selasa (16/10/2017) pukul 15.00 WIB di sekitar lampu merah Ringroad Monjali terpantau padat. (Santi Afdillah/Harian Jogja) Senin Sore, Antrean Panjang Kendaraan Tampak di Jalan Monjali
Lahan Bermain habis (JIBI/Harian Jogja/Gigih M. Hanafi) Penutupan Pintu Perlintasan Lempuyangan Ditunda
Petugas pemadam kebakaran saat tiba di lokasi kebakaran di Gondolayu Lor, cokrodiningratan, Jetis, Jogja. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja) KEBAKARAN JOGJA : Pohon Bambu Terbakar Hebohkan Warga
Suasana arus lalu lintas di Simpang Tiga Ringroad Maguwoharjo, Depok, Sleman, Selasa (5/702016). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja) LALU LINTAS JOGJA : Ini Alasan Pemilihan Nama untuk 6 Jalan Arteri