jumat 23 juni

Pendidikan Agama di Kelas akan Dihapus, Ini Sebabnya

Senin, 19/6/2017
JIBI/Solopos/Newswire
Mendikbud Muhadjir Effendy (Dok/JIBI/Solopos/Antara)
Mendikbud Muhadjir Effendy (Dok/JIBI/Solopos/Antara)

Pendidikan agama di kelas akan dihapus oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Harianjogja.com, JAKARTA—Pendidikan agama di luar kelas bisa dilaksanakan di tempat-tempat ibadah.

“Sekolah lima hari tidak sepenuhnya di sekolah. Siswa hanya beberapa jam di dalam kelas, sisanya di luar kelas,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR di Jakarta seperti dilansir Antara, Selasa (13/6/2017).

Sekolah, menurut dia, bisa memberikan pendidikan agama dengan mengajak siswa ke rumah ibadah atau mendatangkan guru madrasah ke sekolah. Apabila murid sudah mendapat pendidikan agama di luar kelas, menurut dia, maka pelajaran agama di dalam kelas tidak diperlukan lagi.

Kemendikbud akan mengatur teknis pelaksanaan pendidikan agama di luar kelas atau sekolah dan menyelaraskannya dengan kurikulum. Muhadjir menjelaskan pula bahwa kegiatan belajar lima hari tidak wajib dilaksanakan seluruhnya di sekolah.

Sekolah lima hari akan dijalankan mulai tahun ajaran baru 2017/2018. Sekitar 9.830 sekolah akan melaksanakannya. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu mengatakan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Hari Sekolah belum wajib dilaksanakan pada tahun ini. Namun, kebijakan itu wajib dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh sekolah siap.

jumat 23 juni

ARTIKEL LAINNYA
Reyog Manggala Bhayangkara saat tampil dalam acara Napak Tilas Pahlawan Nasional Komisaris Jenderal Polisi Dr. Moehammad Jasin di Alun-alun Kota Madiun, Jatim, Senin (18/1/2016). (Polresponorogo.com) Mengomersialkan Budaya Indonesia, Pihak Asing Dikenai Aturan Pembagian Manfaat
Ilustrasi siswa SMA (JIBI/Harian Jogja/Antara) FULL DAY SCHOOL : MUI Dukung Kemendikbud Lakukan Penguatan Pendidikan Karakter
Pramono Anung Istana Bantah Full Day School Batal
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis) Gaduh Full Day School, Wapres Minta Persiapan Setahun
Siswa-siswi SMPN menggunakan laptop sebagai sarana belajar. (Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos) FULL DAY SCHOOL : PP Muhammadiyah Dukung 5 Hari Sekolah