Sunday Market Manahan akan Diliburkan pada 20 dan 27 Agustus 2017

Minggu, 13/8/2017
Pengunjung memadati Sunday Market Manahan, Minggu (28/8/2016) pagi. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Pengunjung memadati Sunday Market Manahan, Minggu (28/8/2016) pagi. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)

Sunday Market Manahan akan diliburkan pada 2 Hari Minggu.

Harianjogja.com, SOLO— Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Solo bakal meliburkan kegiatan Sunday Market di kompleks Stadion Manahan Solo selama dua hari yakni¬†pada Minggu (20/8/2017) dan Minggu (27/8/2017).

Berdasarkan pantauan, Minggu (13/8/2017) pagi, petugas utusan Dispora membagikan surat pemberitahuan tentang peliburan kegiatan Sunday Market sambil menarik biaya retribusi kepada para PKL Sunday Market di kompleks Stadion Manahan.

Dalam surat yang ditandatangani Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Olahraga Dispora Solo, Yusroni, dijelaskan alasan Dispora meliburkan kegiatan Sunday Market karena kompleks Stadion Manahan akan digunakan untuk Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental.

Dispora menyampaikan kegiatan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental akan dilaksanakan 19-27 Agustus 2017 dan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Sehubungan dengan perihal tersebut di atas, kegiatan Sunday Market diliburkan sementara. Demikian atas bantuan dan kerjasamanta disampaikan terima kasih,” tulis dalam surat Dispora terbitan 13 Agustus 2017 yang ditujukan kepada PKL Sunday Market di kompleks Stadion Manahan.

Ketua Serikat Pedagang Minggu Pagi Manahan (SPMPM), Joko Santoso alias Yuli de Santos, cukup kecewa dengan kebijakan Dispora yang meliburkan kegiatan Sunday Market selama dua Minggu.

“Pada pekan kemarin saat dilangsungkan pertemuan dengan perwakilan PKL, pejabat Dispora mengatakan kegiatan Sunday Market hanya libur pada 27 Agustus mendatang. Tapi ini kok di surat pemberitahuan dinyatakan bahwa kegiatan Sunday Market pada 20 Agustus sudah diliburkan? Petugas tadi [Minggu] keliling membagikan surat edaran yang menyataian kegiatan Sunday Market libur dua pekan,” kata Yuli saat dimintai tanggapan soal rencana peliburan Sunday Market, Minggu.

Yuli mengatakan pada dasarnya PKL Sunday Market mendukung kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Menurut dia, PKL tidak keberatan jika Sunday Market diliburkan ketika kompleks Stadion Manahan diperlukan untuk pelaksanaan acara penting lainnya. Namun, Yuli berharap peliburkan kegiatan Sunday Market tidak terlalu lama.

Kabid Sarana dan Prasarana Olahraga Dispora Solo, Yusroni, belum bisa dimintai konfirmasi terkait alasan Dispora meliburkan Sunday Market selama dua pekan.


ARTIKEL LAINNYA
Kendaraan parkir di tepi Jl. Adisucipto di seputaran Gelora Manahan, Minggu (12/11/2017) pagi. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) PKL SOLO : Sunday Market Manahan Libur, Ratusan Pedagang Nekat Berjualan Bikin Warga Gerah
Masyarakat beraktivitas di sekitar PKL Sunday Market di kompleks Stadion Manahan, Minggu (10/9/2017). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) Pekan Depan, Sunday Market Manahan Solo Libur Lagi
Kasi Parkir Umum dan Khusus Dishub Solo, Hendry Satya Negara (kiri), berbincang dengan salah seorang jukir yang kedapatan menata parkir di jalur cepat Jl. Adisucipto ruas kompleks Stadion Manahan, Minggu (3/9/2017) pagi. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) Dishub Sita KTA 3 Jukir di Jl. Adi Sucipto Solo, Ini Sebabnya
Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) berjualan saat Sunday Market di kompleks Stadion Manahan, Solo, Minggu (5/6/2016). PKL tetap berjualan meskipun sebagian menerima pesan singkat Sunday Market libur. (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos) Sunday Market Manahan Solo Libur, PKL Nekat Jualan bakal Kena Sanksi
Perwakilan PKL Sunday Market mendengarkan arahan dari Kepala Dispora Solo, Joni Hari Sumantri, saat menghadiri pertemuan di Gelanggang Pemuda Bung Karno Stadion Manahan, Senin (7/8/2017) sore. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) PKL SOLO : Pedagang Sunday Market Manahan Mulai Tak Tertib Jualan