KPP Pratama Jogja Dorong UMKM Berpikir Kreatif

Jumat, 13/10/2017
Pelatihan UMKM
Para pelaku usaha mengikuti pelatihan Tranformasi UMKM Kota Jogja menjadi Creativepreneur yang diselenggarakan KPP Pratama Kota Jogja di Rumah Kreatif Jogja, Rabu (11/10/2017). (Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)

Kantor pajak ikut berwenang membuat UMKM berdaya saing tinggi

Harianjogja.com, JOGJA-Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) didorong memiliki daya pikir yang kreatif. Jangan sampai UMKM hanya ikut-ikutan berbisnis tanpa melihat kebutuhan konsumen.

Dorongan tersebut dibuktikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jogja dengan memfasilitasi pelatihan UMKM melalui kegiatan pelatihan Tranformasi UMKM Jogja menjadi Creativepreneur. Pelatihan diisi oleh narasumber dari Perkumpulan Perempuan Wirausaha (Perwira) Jogja dan Rumah Kreatif Jogja (RKJ), di RKJ Sagan, Rabu (11/10/2017).

Kepala KPP Pratama Jogja Agung Prabowo menyampaikan, saat ini kantor pajak tidak semata menarik pajak dari kalangan pengusaha, tetapi juga ikut berperan mengembangkan pelaku usaha agar naik kelas. Ia mengakui, saat bertemu dengan pengusaha besar, pegawai pajak bisa langsung menyampaikan kewajiban perpajakannya. Namun, saat bertemu dengan UMKM, pegawai pajak mengemas dengan cara yang berbeda.

“Kami beri pelatihan kepada mereka tentang pembukuan sederhana, perizinan, pemasaran sehingga mereka bisa memanage dengan baik,” katanya pada Harian Jogja di sela-sela acara.

Ia mengatakan, kantor pajak ikut berwenang membuat UMKM berdaya saing tinggi. Yang terpenting baginya adalah UMKM mampu mengenali perilaku dan apa yang dibutuhkan konsumen, sehingga tidak hanya membuat produk tanpa mengetahui seberapa besar manfaatnya bagi konsumen.


ARTIKEL LAINNYA
Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep saat berdiskusi dengan Forum UMKM dan PKK Kota Jogja di Ruang Bima Balai Kota Jogja, Rabu (10/1/2018). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja) UMKM Jogja akan Diarahkan Jual Produk secara Online
Hotel Didorong Pasarkan Produk UKM Jogja
Ilustrasi layanan kredit perbankan (Dedi Gunawan/JIBI/Bisnis) Serapan Kredit UMKM di Jogja Melambat, Ada Apa?
Bayu Ratna Dhini, pemilik DB Leather, menunjukkan tas kulit jumputan air yang dipamerkan di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (2/12/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) Istimewa, Tas Kulit Jumputan Air Ini Tak Mungkin Ada Motif yang Sama
Salah satu pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) Kota Jogja menunggu stan pameran Gebyar UMK di Alun-ALun Sewandanan Pakualaman, Sabtu (6/7/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) PEREKONOMIAN DIY : 2018, UMKM Perlu Diistimewakan