Ada Lomba Perahu Kayak di Pantai Klayar, Berminat?

Kamis, 07/12/2017
Wisatawan bermain di Pantai Klayar, Pacitan, beberapa waktu lalu. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Wisatawan bermain di Pantai Klayar, Pacitan, beberapa waktu lalu. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

Dinas Pariwisata Gunungkidul melakukan kegiatan promosi terhadap potensi desa wisata Klayar di Kedungpoh, Kecamatan Nglipar.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pariwisata terus berupaya mengembangkan potensi wisata di sektor utara Gunungkidul. Salah satunya dengan melakukan kegiatan promosi terhadap potensi desa wisata Klayar di Kedungpoh, Kecamatan Nglipar.

Adapun cara yang digunakan untuk mengenalkan obyek wisata ini, dinas akan menggelar lomba perahu kayak tradisional. Rencananya lomba ini terbuka untuk umum dan dilaksanakan pada Minggu (10/12/2017).

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, pelaksanaan lomba kayak tradisional merupakan salah satu upaya dari pemkab untuk mengenalkan obyek wisata baru, salah satunya yang ada di Dusun Klayar, Kedungpoh.

Menurut dia, selama ini destinasi wisata masih sangat terpusat di wilayah selatan dan tengah. Sedang untuk sektor utara masih butuh pengembangan sehingga dapat menambah variasi destinasi wisata di Gunungkidul.

“Makanya kita selenggarakan lomba kayak tradisional di Klayar,” katanya kepada wartawan, Kamis (7/12/2017).

Menurut dia, dari sisi potensi, desa wisata Klayar sangat mungkin dikembangkan. Hal ini terlihat dariadanya aliran sumber air yang dibendung sehingga membuat sebuah danau kecil.

“Potensinya memang tidak jauh-jauh dari wisata air. Selain melihat pemandangan alam, pengunjung juga dapat bermain air dengan menggunakan wahana yang telah tersedia,” ujar mantan Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata ini.

Dia pun berharap pelaksanaan lomba kayak tradisional yang rencanannya digelar pada Minggu (10/12/2017) mendatang dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan kawasan wisata di wilayah tersebut.

“Kami akan terus lakukan promosi. Sebab dengan mengenalkan berbagai obyek wisata di sisi utara, maka akan menambah opsi bagi wisatawan saat berkunjung ke Gunungkidul,” tutur Hary.


ARTIKEL LAINNYA
Gunungkidul Makin Dikenal Luas, Warga Asli Harus Pertahankan Ciri Khas
Wisatawan memadati Goa Pindul, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul saat libur Tahun Baru Imlek, Sabtu (28/1/2017). (JIBI/Irwan A. Syambudi). Dieksploitasi Wisatawan, Objek Wisata di Gunungkidul Bisa Rusak
Nelayan Pantai Baron berangkat melaut, Kamis (25/1/2018). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja) Pengunjung Asal Wonogiri Sempat Terseret Aliran Sungai Baron
Suasana Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, Minggu (31/12/2017). (Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah) Libur Imlek, Kunjungan Wisata ke Gunungkidul Hanya Sebanyak Ini
Sejumlah wisatawan sedang menaiki perahu untuk menyusuri danau buatan yang ada di objek wisata Klayar di Dusun Klayar, Kedungpoh, Nglipar. Foto diambil beberapa waktu lalu. (Foto Istimewa Pokdarwis Klayar) Wisata Klayar Padukan Keindahan Alam dan Situs Sejarah