Bekas GE Lighting Bakal Dibangun Convention Hall Bertaraf International

Kamis, 07/12/2017
Proses pembangunan Sleman City Hall berlangsung meskipun masih dalam tahap pengajuan izin prinsip pemanfaatan ruang, Rabu (6/12/2017). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Proses pembangunan Sleman City Hall berlangsung meskipun masih dalam tahap pengajuan izin prinsip pemanfaatan ruang, Rabu (6/12/2017). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)

Bekas lahan GE Lighting Denggung akan disulap menjadi convention hall, pusat kuliner dan taman bermain bertaraf international

Harianjogja.com, SLEMAN- Bekas lahan GE Lighting Denggung akan disulap menjadi convention hall, pusat kuliner dan taman bermain bertaraf international. Meski baru mengajukan izin prinsip, proses pembangunannya sudah berjalan.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT) Sleman Triana Wahyuningsih mengakui jika pihak pemohon tengah mengajukan izin prinsip pemanfaatan ruang. Hal itu dilakukan karena lahan yang digunakan di atas 5.000 meter persegi.

“Ini tahap awal sebelum mengajukan proses izin selanjutnya,” katanya kepada Harianjogja.com, Rabu (6/12/2017).

Dari sisi peruntukan, katanya, lahan tersebut tidak ada masalah. Meski begitu, bukan berarti proses pembangunannya sudah mengantongi izin. Sebabnya, pemohon masih harus mengajukan proses izin pemanfaatan tanah, dokumen lingkungan dan set plan sebelum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

“Aturannya seperti itu. Ini masih proses awal. Minta masukan dari warga. Bukan menolak dan mengizinkan [pembangunan] atau meminta persetujuan warga,” jelasnya.

Masukan-masukan dari warga, katanya, jika sifatnya teknis harus dijelaskan dan dipenuhi dalam dokumen lingkungan oleh pihak pemohon. Triana membantah jika lahan tersebut tidak akan digunakan untuk mall ataupun hunian komersial.

Sebab berdasarkan pengajuan izin prinsip pemanfaatan ruang, pihak pemohon akan menjadikan lahan tersebut untuk ruang pertemuan (Convention Hall), Foodcourt, Sarana Olahraga dan taman bermain. “Kalau bangun mall ada aturannya. Jadi tidak akan dilakukan,” katanya.

Berdasarkan dokumen yang diajukan ke DPMPPT Sleman, proses prembangunan convention hall tersebut dilakukan oleh PT. Garuda Mitra Sejati. Lahan seluas 43.461 meter persegi tersebut akan dibangun Sleman City Hall dan Sleman International Expo Center. Lokasinya berada di Padukuhan Denggung Desa Tridadi dan Padukuhan Jetis Jogopaten Desa Pandowoharjo, Sleman.

Untuk Sleman City Hall (pusat jajan/pujasera) seluas 20.620 meter persegi, Sleman International Expo Center (gedung pertemuan dan pameran) seluas 11.215 meter persegi dan Taman Edukasi yang disediakan seluas 11.626 meter persegi. PT. Garuda Mitra Sejati sendiri merupakan anak perusahaan UD Muncul Group milik pengusaha Jogja Soekeno.


ARTIKEL LAINNYA
Bupati Sleman Sri Purnomo saat mencoba wisata edukatif Geo Tubing Lava Bantal di Dusun Tanjungtirto, Kalitirto, Berbah, Sleman, Minggu (18/12/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja) Seperti Ini Arah Pengembangan Wisata di Sleman
Progres Pembangunan Gedung PDAM Sleman, Senin (4/12/2017). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja) Proyek Pembangunan di Sleman Diklaim Tepat Waktu
Logo Kabupaten Sleman. (JIBI/Harian Jogja/Dok) Infrastruktur Sleman Masih Jadi Prioritas, Berapa Anggarannya?
Bupati Sleman, Sri Purnomo mendapatkan penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2017, yang diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Teten Mazduki, didampingi oleh Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Samuel A Pangerapan. (IST/Dok Pemkab Sleman) Dukung Smart Regency, Ini yang Harus Dilakukan OPD Sleman
Warga melintasi Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Desa Girijati, Purwodadi, Gunungkidul pekan lalu. Kawasan JJLS di pesisir pantai kini diincar investor. (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja) Pembebasan Lahan Tak Kunjung Selesai, Proyek JJLS Stagnan