Twitter Tidak Akan Hapus Akun Pemimpin Dunia, Kenapa?

Minggu, 07/1/2018
JIBI/Solopos/Newswire
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (JIBI/Reuters/Yuri Gripas)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (JIBI/Reuters/Yuri Gripas)

Twitter mengumumkan tidak akan menghapus akun pemimpin dunia.

Harianjogja.com, SOLO – Twitter mengatakan tidak akan menghapus akun pemimpin dunia kendati pernyataan mereka kontroversial. Hal itu disebutkan oleh Twitter untuk mendukung “percakapan publik” tentang isu politik.

Pengumuman Twitter itu diungkap pada pada Jumat (5/1/2018), menyusul cuitan dari Presiden Donald Trump yang mengisyaratkan penggunaan senjata nuklir AS. Pernyataan tersebut menuai kritik jejaring sosial tersebut mengizinkan adanya ancaman aksi kekerasan. Baca juga: Donald Trump Ancam Hentikan Bantuan untuk Palestina

“Twitter di sini untuk melayani dan membantu memajukan percakapan publik secara global. Para pemimpin dunia memainkan peran penting dalam percakapan itu karena dampak besarnya terhadap masyarakat,” ungkap perusahaan yang berbasis di Kalifornia itu dalam pengumuman blog, seperti dikutip Antara dari AFP, Sabtu (7/1/2018).

“Memblokir pemimpin dunia dari Twitter atau menghapus tweet kontroversial mereka akan menyembunyikan informasi penting yang seharusnya dapat disaksikan dan diperdebatkan. Penghapusan juga akan membungkam suara pemimpin tersebut, dan tentu saja akan menghambat diskusi penting terkait pernyataan dan tindakan mereka,” lanjut mereka. Baca juga: Palestina Tak Gentar Hadapi Ancaman Donald Trump

Twitter tidak secara spesifik merujuk Trump atas tweet darinya pekan ini yang mengungkap bahwa dia siap mengaktifkan senjata nuklir yang “lebih besar dan kuat” dibandingkan milik Korea Utara.


ARTIKEL LAINNYA
Donald Trump (Reuters) Donald Trump Bantah Relokasi Kedutaan AS di Israel Tahun Ini
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (JIBI/Reuters/Yuri Gripas) “Donald Trump Bakal Dilengserkan dari Kursi Presiden di 2018”
Bendera Palestina (genheration.com) Amerika Serikat Dikecam karena Pangkas Dana Bantuan Palestina
Donald Trump. (JIBI/Reuters/David Becker) Dokter Ungkap Kondisi Fisik dan Mental Donald Trump Sehat Tapi…
Ilustrasi Youtube. (JIBI/Reuters) Youtube Perketat Standar Monetasi