Patung Ditemukan di Siwal Sukoharjo, Warganet Malah Debat Binatang Apakah Ini?

Senin, 08/1/2018
Patung sapi tanpa kepala ditemukan di Desa Siwal, Baki, Sukoharjo, Minggu (7/1/2018). (Istimewa/JIBI/Solopos)
Patung sapi tanpa kepala ditemukan di Desa Siwal, Baki, Sukoharjo, Minggu (7/1/2018). (Istimewa/JIBI/Solopos)

Patung mirip sapi tapi tanpa kepala ditemukan di Baki, Sukoharjo.

Harianjogja.com, SOLO – Penemuan patung diduga berbentuk sapi menjadi gunjingan warganet di Instagram @ics_infocegatansolo. Berdasarkan informasi di akun tersebut, patung tersebut ditemukan di  Dusun Kaliniti RT03/RW03, Kelurahan Siwal, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, Minggu (7/1/2018), unggahan di akun @ics_infocegatansolo diunggah, Sabtu (6/1/2018). “Telah ditemukan patung sapi peninggalan zaman kerajaan. Penemuan di Dusun Kaliniti RT03/03, Siwal, Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah. Tepatnya di sebelah barat Kelurahan Siwal, barat tower Siwal, di kebun Mbah Sarinah,” tulis @ics_infocegatansolo dari kiriman @ilham_affandiy dan @ony_kusyg.

Dalam foto yang diunggah, patung yang diduga berbentuk sapi itu tidak berkepala. Kondisi tersebut menjadi perdebatan antarwarganet. Akun @ics_infocegatansolo mengutip dari sumbernya kalau kata sesepuh desa sekitar patung tersebut memang tidak berkepala. Namun sumber lain menduga kepala patung diambil penjajah. (Baca: Kronologi Patung Tanpa Kepala Ditemukan di Siwal Baki)

Di kolom komentar, warganet malah berdebat kocak karena ada yang mencurigai kalau patung tersebut bukan sapi namun hewan lain.

“Itu yakin Sapi min? Siapa tahu gajah,” tulis @satriamais1616.

“Masa itu sapi min? Macan mungkin,” canda @tri_moel12.

“Kok tahu kalau itu sapi? Kepalanya aja gak ada lo, siapa tahu itu buaya,” sahut @cimeycomel.

“Yang punya punuk hanya sapi dan unta,” tulis @arief_skp.

Selain komentar membahas jenis hewan yang benar, warganet pun memberi komentar lain terkait penemuan patung.

“Kalau itu sapi, kemungkinan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno, sekitar abad 8-9. Sapi melambangkan kendaraan Dewa Siwa,” tulis @dik_p01.

“Kenapa ya arca selalu hilang kepalanya. Kayak patung Budha di Candi Borobudur juga banyak yang hilang,” tulis @arhamkand.

“Dulu di desaku juga ada kayak gitu, kepalanya juga gak ada. Ternyata emang terpisah. Kepala sapinya pas dulu itu ada di desa tetangga. Sekarang udah dibawa ke Kabupaten Sukoharjo,” tulis @yona_virnanda.

 

 

 

 

 


ARTIKEL LAINNYA
Pengendara sepeda motor melintas di dekat area tembok pagar Dalem Prabuwinatan yang runtuh di kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Minggu (21/1/2018). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos) CAGAR BUDAYA SOLO : Kian Kritis, Tembok Bangunan Kompleks Keraton Kasunanan Bergeser
Ilustrasi kematian (mangalam.com) Sistem AI Diklaim Mampu Prediksi Kematian dengan Akurasi 90 Persen
Tembok di lingkungan Keraton Solo yang runtuh, Senin (15/1/2018). (Nicolaus Irawan/JIBI/Solopos) CAGAR BUDAYA SOLO : BPCB Jateng Larang Penggunaan Alat untuk Melepas Bata Tembok Runtuh di Keraton 
Berlian 910 karat terbesar kelima di dunia (Reuters) Berlian 910 Karat Ditemukan, Harganya Ditaksir Rp532 Miliar!
Nota dari warung yang diungkap berlokasi dekat Bandara Adi Sumarmo (Instagram) Makan Dekat Bandara Solo, Harga Pecel Rp25.000, Warganet: Dari Jemani?