BPD DIY Targetkan 1.000 Agen untuk Layani Transaksi Keuangan

Selasa, 09/1/2018
Logo Bank BPD DIY. (IST/alamatbank.datalengkap.com)
Logo Bank BPD DIY. (IST/alamatbank.datalengkap.com)

Program Laku Pandai ini akan menyasar masyarakat di daerah remote area

Harianjogja.com, JOGJA-Untuk menjangkau nasabah atau masyarakat di daerah terpencil, BPD DIY menggandeng Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) dan pamong desa untuk menjadi agen. Pada tahapan pertama, sebanyak 1.000 agen ditargetkan siap melayani masyarakat.

Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif atau Laku Pandai ini menjadi gerakan untuk memberikan kemudahan dan edukasi keuangan kepada masyarakat melalui agen bank. Di mana program yang dicetuskan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini diharapkan mampu menyediakan layanan perbankan atau keuangan kepada masyarakat melalui agen dan teknologi informasi.

“Kami meluncurkan laku pandai ini yang nantinya memungkinkan nasabah melakukan transaksi melalui agen Bank BPD DIY,” ujar Direktur Utama PT Bank BPD DIY Bambang Setiawan, Minggu (7/1/2018).

Bambang mengatakan, program Laku Pandai ini akan menyasar masyarakat di daerah remote area. Masyarakat di daerah itu umumnya kesulitan dalam mengakses layanan perbankan di kantor bank karena jauhnya lokasi. Dalam program ini, Bank BPD DIY menggandeng BUKP dan pamong desa, serta nasabah bank untuk menjadi agen. BUKP dinilai sangat siap dalam menjadi kepanjangan tangan BPD DIY di daerah remote area.

“Karena menurut kami, BUKP ini paling siap, selain merupakan binaan kami, lembaga ini juga milik Pemda DIY. Bisnis BUKP juga bisnis keuangan dan lokasi lembaga ini sebagian besar berada di remote area,” papar Bambang.

Tak hanya BUKP yang akan menjadi menjadi agen Bank BPD DIY dalam melayani kebutuhan atau transaksi keuangan dari perbankan. Bank BPD DIY juga akan menggandeng pamong desa seperti carik atau Sekretaris Desa hingga kepala dusun, serta nasabah yang ingin menjadi agen.

“Kami akan adakan kelas khusus untuk mengedukasi mereka tentang keagenan ini dan akan dilakukan secara bergelombang [bertahap]. Karena pada intinya menjadi agen ini sangat mudah,” ungkap Bambang.

Bambang menjelaskan, untuk menjadi agen Bank BPD DIY sangat mudah karena pelayanan bisa langsung dilakukan di rumah. Dibekali aplikasi khusus, transaksi nasabah akan langsung diproses secara real time. Saat ini kurang lebih ada sekitar 200 agen yang siap melayani, terdiri dari BUKP, dukuh atau pamong desa, dan nasabah.

“Pada tahap pertama ini kami targetkan 1.000 Agen Laku Pandai di seluruh DIY. Ini juga merupakan upaya kami dalam meningkatkan inklusi keuangan di daerah,” jelas Bambang.


ARTIKEL LAINNYA
Fasilitator MarkPlus Inc Taka Liwungang ketika memberikan materi kepada para peserta Public Education Program, Neuromarketing Workshop yang diselenggarakan MarkPlus Inc di Grand Tjokro Hotel, Sabtu (20/1/2018). (Harian Jogja/Holy Kartika N.S) Neuromarketing, Strategi Jitu Promosikan Produk Jangka Panjang
Ribuan orang berebut durian pada Malam 1.000 Duren pada peresmian Bank Jateng cabang Jogja, Jumat (19/1/2018) malam. (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja) Bank Jateng Buka Cabang di Jogja
Bank Sleman. (Harian Jogja/Ujang Hasanudin) Bank Sleman Bersiap Menjadi Perseroan Terbatas
The Rich Jogja Hotel kerap mengadakan berbagai lomba untuk memfasilitasi tumbuh kembang anak.(IST/Dok The Rich Jogja Hotel) Berbagai Lomba Bakal Ramaikan Peringatan Hari Gizi dan Makanan Nasional
Ilustrasi Logo Bank Indonesia. (Istimewa) Antisipasi Penyalahgunaan Uang Digital Perlu Analisis Khusus