Donald Trump Bakal Diperiksa Terkait Dugaan Intervensi Rusia di Pilpres AS

Selasa, 09/1/2018
JIBI/Solopos.com/Antara
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (JIBI/Reuters/Yuri Gripas)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (JIBI/Reuters/Yuri Gripas)

Penyelidikan terhadap Turmp akan dilakukan dalam beberapa pekan ke depan.

Harianjogja.com, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan dimintai keterangan dalam beberapa pekan ke depan sebagai saksi atas investigasi yang dilakukan Konsul Khusus Robert Mueller terkait intervensi Rusia dalam Pilpres 2006, menurut harian Washington Post hari ini waktu setempat.

Mueller menyampaikan isu pemanggilan Trump itu pada pertemuan akhir Desember lalu bersama para pengacara sang presiden, John Dowd dan Jay Sekulow, menurut harian itu sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (9/1/2017).

Penyelidikan terhadap Turmp akan dilakukan dalam beberapa pekan ke depan sebagaimana mengutip sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Sekulow dan Dowd tidak bersedia memberi komentar atas isu tersebut. Pengacara Gedung Putih, Ty Cobb juga tidak menanggapi pertanyaan wartawan seputar isu itu.

Mueller ditunjuk oleh Kementerian Hukum AS untuk menyelidiki tuduhan sejumlah agen Rusia yang disebut terlibat dalam Pilpres AS. Mereka juga dilaporkan berkolusi dengan tim kampanye Trump.

Para agen intelijen AS menyimpulkan bahwa peran warga Rusia itu adalah untuk memenangkan Trump. Akan tetapi, Rusia membantah telah ikut campur dalam pemilu AS dan Trump menyatakan tidak ada kolusi sebagaimana yang dituhkan.


ARTIKEL LAINNYA
Donald Trump (Reuters) Donald Trump Bantah Relokasi Kedutaan AS di Israel Tahun Ini
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (JIBI/Reuters/Yuri Gripas) “Donald Trump Bakal Dilengserkan dari Kursi Presiden di 2018”
Bendera Palestina (genheration.com) Amerika Serikat Dikecam karena Pangkas Dana Bantuan Palestina
Donald Trump. (JIBI/Reuters/David Becker) Dokter Ungkap Kondisi Fisik dan Mental Donald Trump Sehat Tapi…
Bendera Palestina (genheration.com) Dana Bantuan Palestina Dipotong Amerika Serikat, Begini Sikap Indonesia