Inilah 5 Regulasi Baru Turnamen Bulutangkis Dunia

Selasa, 09/1/2018
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjuarai BWF Super Series Finals 2017. (Badmintonindonesia.org)

BWF mengeluarkan lima regulasi baru untuk turnamen bulutangkis dunia yang mulai diterapkan pada 2018.

Harianjogja.com, SOLO—Badminton World Federation (BWF) mengumumkan sejumlah regulasi baru yang diterapkan mulai 2018. Dilansir badmintonindonesia.org, Selasa(9/1/2017), dalam acara peluncuran yang berlangsung di Guangzhou, Tiongkok, Senin (8/1/2018), federasi bulutangkis dunia juga mengumumkan Guangzhou sebagai kota penyelenggara turnamen bergengsi BWF Tour Finals 2018 hingga 2021 mendatang. (baca:KISAH INSPIRATIF : Anak Penjual Koran Asal Sukoharjo Menjuarai Turnamen Badminton Nasional)

Berikut sejumlah regulasi baru mulai 2018 :

  1. Struktur Turnamen Internasional 2018-2021

Grade 1

Olimpiade dan BWF Major Events (Kejuaraan Dunia, Kejuaraan Dunia Junior, Kejuaraan Dunia Junior Beregu/Piala Suhandinata, Kejuaraan Dunia Senior, Piala Thomas dan Uber, Piala Sudirman)

Grade 2

Level 1 : HSBC BWF World Tour – Finals (Guangzhou)

Level 2 : HSBC BWF World Tour – Super 1000 (Indonesia, Tiongkok, Inggris/All England)

Level 3 : HSBC BWF World Tour – Super 750 (Denmark, Malaysia, Tiongkok, Jepang, French)

Level 4 : HSBC BWF World Tour – Super 500 (Indonesia, Korea, Malaysia, India, Hong Kong, Singapura, Thailand)

Level 5 : HSBC BWF World Tour – Super 300 (Thailand, Swiss, Jerman, Selandia Baru, Australia, Amerika Serikat, Spanyol, Taiwan, Makau, India, Korea)

Level 6 : BWF Tour – Super 100 (Indonesia, Perancis, Tiongkok, Kanada, Jepang, Rusia, Vietnam, India, Belanda, Jerman, Skotlandia)

  1. Kewajiban 12 Turnamen dalam Setahun

Mulai tahun 2018, para pemain tunggal yang ada di jajaran ranking 15 besar dunia, serta pemain ganda di 10 besar dunia, berkewajiban untuk mengikuti setidaknya 12 turnamen yang terdiri dari tiga turnamen level 2, lima turnamen level 3, serta empat dari tujuh turnamen level 5.

  1. Regulasi Servis 1,15 meter

BWF mengumumkan aturan baru dalam melakukan servis yang akan diuji coba mulai kejuaraan All England 2018 (HSBC BWF World Tour – Super 1000) pada Maret 2018. Aturan ini mengharuskan pemain melakukan servis dengan ketinggian maksimal 1,15 meter dari permukaan lapangan. Pengukuran akan dilakukan dengan alat sensor yang dilengkapi dengan sinar inframerah.

  1. Aturan Penayangan Siaran Langsung

Para tuan rumah penyelenggara turnamen level 2, 3 dan 4 diminta untuk memperpanjang durasi siaran langsung dengan ketentuan sebagai berikut:

–       Turnamen Level 2 harus disiarkan dengan total 45 pertandingan (10 pertandingan di babak pertama, 10 pertandingan di babak kedua, 10 pertandingan di babak perempat final, 10 pertandingan di babak semifinal, serta 5 pertandingan di babak final)

–       Turnamen Level 3 harus disiarkan dengan total 29 pertandingan ( 8 pertandingan di babak kedua, 8 pertandingan di babak perempat final, 8 pertandingan di babak semifinal, 5 pertandingan di babak final)

–       Turnamen Level 4 harus disiarkan dengan total 25 pertandingan ( 10 pertandingan di babak perempat final, 10 pertandingan di babak semifinal, 5 pertandingan di babak final)

  1. Tidak ada Babak Kualifikasi

Babak kualifikasi pada turnamen level 2 dan level 3 resmi ditiadakan. Kejuaraan-kejuaraan ini akan dimainkan mulai hari Rabu hingga hari Minggu. Aturan ini akan dimulai pada kejuaran All England 2018 (HSBC BWF World Tour – Super 1000).

Selain itu, sistem skor 11 x 5 yang sempat dimainkan di sejumlah turnamen, masih belum dipastikan kapan akan diterapkan secara resmi. Hal ini masih akan didiskusikan dalam Annual General Meeting (AGM) BWF 2018 yang akan dilangsungkan di Bangkok, pada bulan Mei.


ARTIKEL LAINNYA
MALAYSIA MASTERS 2018: Final Pertama, Fajar/Rian Wajib Juara
Pebulu Tangkis Indonesia Ihsan Ingin Kembali ke Top 20
Marcus/Kevin Raih Penghargaan Pemain Bulu Tangkis Putra Terbaik 2017
Ilustrasi bulu tangkis. (JIBI/Solopos.com/Dok.) Indonesia Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Level Dua BWF
Marcus Fernaldi Gideon-Kevin Sanjaya Sukamuljo (Badmintonindonesia.org) ALL ENGLAND 2017 : Indonesia Loloskan Satu Wakil ke Final