Pemkab Karanganyar Pasang Videotron Rp100 Juta di Papahan

Selasa, 09/1/2018
Videotron terpasang di Papahan, Karanganyar, Senin (8/1/2018). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Videotron terpasang di Papahan, Karanganyar, Senin (8/1/2018). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)

Pemkab Karanganyar memasang videotron di Papahan.

Harianjogja.com, KARANGANYAR — Satu unit videotron berukuran 2,5 meter X 3,5 meter terpampang di perempatan Papahan, Karanganyar, sejak beberapa waktu lalu. Videotron itu menjadi videotron pertama yang dipasang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.

Videotron yang dipasang dengan menelan anggaran Rp100 juta itu dipasang dengan tujuan mengenalkan berbagai program dan potensi Bumi Intanpari dalam konteks kekinian.

Videotron diletakkan di pojok timur bagian selatan dari arah Solo-Karanganyar. Penempatan videotron sengaja dipilih lokasi yang dinilai strategis. Harapannya, setiap pengguna jalan yang melintas di Jl. Lawu, terutama dari Solo-Karanganyar, dapat melihat content yang dipublikasikan melalui videotron.

Salah satu hal yang membedakan videotron yang dipasang Pemkab Karanganyar dengan daerah lainnya, yakni videotron di Papahan tidak difungsikan untuk kegiatan komersial. Sebaliknya, videotron itu diproyeksikan mempromosikan sekaligus memublikasikan Karanganyar ke khalayak ramai.

“Saya pribadi melihat, niat Pemkab Karanganyar membangun videotron itu sudah baik. Sebagai warga juga terbantu dengan content di videotron itu, tentang pesona alamnya, pemerintahannya, dan yang lainnya. Hanya, ukuran videotron itu kurang besar. Kalau bisa lebih besar, mungkin akan lebih mengundang pengguna jalan atau warga untuk ingin tahu apa yang terkandung di dalam videotron itu,” kata salah satu warga asal Palur, Wawan, 34, saat ditemui di Karanganyar, Senin (8/1/2018).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan videotron itu bisa menjadi pilot project mengenalkan Karanganyar dengan cara yang berbeda di era modern. Videotron yang pembangunannya bersumber dari APBD Karanganyar itu sengaja diletakkan di perempatan Papahan yang menjadi pintu masuk ke Kota Karanganyar dari arah barat/Solo.

“Kami baru bisa memasang satu videotron. Kami akan melihat sisi efektivitas dari videotron itu sendiri. Kalau memberikan efek postif, kami sudah ada rencana menambah videotron lagi ke depan. Setidaknya, di setiap pintu masuk menuju Kota Karanganyar, baik dari utara, timur, dan selatan akan kami pasang. Yang jelas, videotron itu ditujukan untuk memublikasikan berbagai hal terkait Karanganyar ke seluruh warga, baik dari Karanganyar dan luar Karanganyar,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP) Karanganyar, Sundoro, mengatakan penempatan videotron di Papahan karena jalur tersebut paling ramai dilewati pengendara kendaraan.

“Selain ada videotron, kami juga memasang lampu flashing di Jl. Lawu, yakni di depan Hotel Taman Sari dan Kodim 0727/Karanganyar. Fungsinya untuk memperlambat laju pengendara,” katanya.


ARTIKEL LAINNYA
Kawasan depan eks Pabrik Gula Colomadu di Desa Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Jateng. Foto diambil Jumat (12/1/2018). (Iskandar/JIBI/Solopos) Eks PG Colomadu “Disulap” Jadi Convention Hall dengan Trotoar 9 Meter
Panggung mini di Bukit Sekipan Karanganyar (Mariyana Ricky/JIBI/Solopos) WISATA KARANGANYAR : Pemkab Tambah Fasilitas di Cemoro Kandang, Sekipan, dan Candi Sukuh
Ilustrasi lahan transmigrasi (JIBI/Antara/Dok.) 40 Keluarga Karanganyar Tunggu Giliran Transmigrasi ke Luar Jawa
Dewan juri melakukan penilaian terhadap buah durian pilihan lokal dari berbagai tempat Karanganyar dalam Festival Durian 2018 di terminal wisata Mbangun Makuthoromo, Karangpandan, Karanganyar, Kamis (4/1/2018). (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos) FESTIVAL DURIAN KARANGANYAR : Ikhtiar Mencari Varietas Unggul Durian Khas Bumi Intanpari
Salah satu tempat sampah milik warga di tepi Jl. Adisucipto, Paulan, Colomadu, Karanganyar, sudah empat hari tak diambil, Kamis (4/1/2018). (Iskandar/JIBI/Solopos) Berhari-Hari Tak Diambil Petugas, Sampah di Colomadu Karanganyar Menggunung