Wali Kota Madiun Kantongi 10 Nama Kandidat Pengganti Sekda Maidi

Sabtu, 13/1/2018
JIBI/Solopos/Antara
Wakil Wali Kota Madiun, Sugeng Rismiyanto. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Sugeng Rismiyanto (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

Sekda Kota Madiun Maidi mengikuti Pilwakot madiun 2018 berpasangan dengan Inda Raya.

Harianjogja.com, MADIUN — Sebanyak 10 nama pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Madiun dipertimbangkan untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) menggantikan pejabat sebelumnya, Maidi, yang mengikuti pilkada 2018.

Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto mengatakan pengisian kursi sekda sangat penting mengingat jabatan tersebut sangat strategis guna kelancaran jalannya pemerintahan dan layanan publik di pemkot setempat.

“Setelah sekda yang ini mundur, kami akan segera membentuk pelaksana tugas. Sudah ada 10 nama, tapi saya no comment terkait siapa-siapanya,” ujar Wali Kota Sugeng kepada wartawan, Sabtu (13/1/2018).

Sugeng menjelaskan, ada banyak pejabat eselon II di Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun yang bisa ditunjuk sebagai pejabat Plt Sekda.

“Banyak. Semua eselon II bisa. Semua [eselon II] mempunyai kapasitas untuk itu. Apakah itu staf ahli atau kepala dinas, bisa,” kata dia.

Adapun pengisian pejabat pengganti atau Plt tersebut, kata Wali Kota, tergantung dari Sekda yang sekarang. Jika pejabat Sekda yang saat ini segera mengurus pengunduran dirinya maka penggantian akan segera diusulkan.

“Semua tergantung Pak Sekda. Jika yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dan tidak aktif, maka kami langsung isi,” katanya.

Pihaknya juga mengingatkan pejabat sekda yang hendak mencalonkan diri sebagai Wali Kota Madiun untuk tidak memanfaatkan jabatannya guna melancarkan kepentingannya dalam hajatan pilkada tersebut. Sebab, semua itu telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Seperti diketahui, Sekretaris Daerah Kota Madiun Maidi telah mendaftarkan diri ke KPU setempat untuk menjadi Bakal Calon Wali Kota Madiun pada perhelatan Pilkada Kota Madiun 2018. Maidi berpasangan dengan Inda Raya dan diusung oleh koalisi lima partai politik, yakni, Partai Demokrat, PDIP, PAN, PKB, dan PPP.

Sesuai aturan, Maidi harus mundur dari ASN maksimal saat tahapan penetapan calon Wali Kota Madiun dan Wakil Wali Kota Madiun oleh KPU setempat pada 12 Februari 2018.


ARTIKEL LAINNYA
Ilustrasi pemilihan umum kepala daerah (JIBI/Harian Jogja/Istimewa) PILKADA MADIUN 2018 : KPU Kota Madiun Minta Peserta Pilkada Segera Laporkan Akun Medsos
Ketua KPU Kudus Moh. Khanafi tengah berfoto bersama dengan sejumlah tim sukses dari masing-masing bakal pasangan calon setelah penyerahan dokumen hasil penelitian untuk syarat pencalonan dan syarat calon serta hasil tes kesehatan di aula KPU Kudus, Rabu (17/1). (JIBI/Solopos/Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif) PILKADA 2018 : KPU Kudus Nyatakan 5 Pasangan Calon Lolos Cek Kesehatan
PILKADA 2018: Coklit Perdana, KPU Sukoharjo Target 2.830 KK
Salah satu pasangan bakal calon Bupati-Wabup Karanganyar, Rohadi Widodo (kiri) dan Ida Retno Wahyuningsih menunggu giliran pengecekan anti Narkoba di ruang tunggu Wakil Direktur RSUD Dr Moewardi, Kamis (17/1/2018) pagi WIB. (Ivan Andimuhtarom/JIBI/SOLOPOS) PILKADA KARANGANYAR: 2 Pasangan Cabup dan Cawabup Karanganyar Jalani Tes Kesehatan di RSUD Dr Moewardi
Politikus PPP peserta Pilgub Jateng 2018. Taj Yasin. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) PILKADA 2018 : Diantar Ayah, Taj Yasin ke Keluarga Gus Dur