Guru Besar UI Prof Tresna Priyana Soemirat Jabat Rektor UTP Solo

Jumat, 19/1/2018
Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Tresna Priyana Soemardi (kiri), menyampaikan visi misinya sebagai calon tunggal dalam Pemilihan Calon Rektor Universitas Tunas Pembangunan (UTP) di Kampus UTP Solo, Kamis (18/1/2018). Tresna Priyadi Soemardi terpilih secara aklamasi sebagai Rektor UTP periode 2018-2022. (M Ferri Setiawan/JIBI/SOLOPOS)
Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Tresna Priyana Soemardi (kiri), menyampaikan visi misinya sebagai calon tunggal dalam Pemilihan Calon Rektor Universitas Tunas Pembangunan (UTP) di Kampus UTP Solo, Kamis (18/1/2018). Tresna Priyadi Soemardi terpilih secara aklamasi sebagai Rektor UTP periode 2018-2022. (M Ferri Setiawan/JIBI/SOLOPOS)

Guru Besar UI Prof Tresna Priyana Soemirat jabat Rektor UTP Solo.

Harianjogja.com, SOLO—Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Jakarta Prof Tresna Priyana Soemirat terpilih secara aklamasi sebagai Rektor Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo periode 2018-2022. Penunjukan Tresna ini diputuskan dalam rapat tertutup  30 anggota senat yang dipimpin Ketua Senat UTP sekaligus Rektor UTP Solo, Ongko Cahyono, di ruang rapat UTP, Kamis (18/1/2018).

“Dalam rapat sempat ditawarkan pemilihan rektor melalui pemungutan suara atau aklamasi. Semua anggota senat universitas sepakat aklamasi,” kata anggota senat UTP, Wiyono, kepada Solopos.com.

Sebelumnya, pemilihan rektor UTP dilakukan setelah mendengarkan penyampaian visi dan misi calon rektor. Dalam hal ini Tresna Priya Soemirat merupakan calon rektor tunggal yang diajukan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Tunas Pembangunan (YPTTP) selaku pengelola UTP Solo. (baca: UTP Solo Bangun GOR Rp12,6 Miliar di Plesungan Karanganyar)

“Pelantikan rektor UTP terpilih akan dilakukan pada 23 Februari 2018,” kata Ketua Tim Penjaringan Calon rektor (PCR) yang juga Wakil Rektor UTP Solo Bidang III, Agus Budiono.

Sementara itu, Tresna mengaku tidak merasa asing dengan lingkungan UTP dan Solo. Hal ini lantaran ia pernah tinggal di Kota Bengawan selama beberapa bulan. Lelaki kelahiran 1 September 1955 di Palembang ini penah menjadi konsultan di UTP pada 2013.

“Saya sudah lama mengamati UTP. Jadi bagi saya UTP seperti my home karena makanan di Solo juga sudah cocok,” katanya.

Meski sekarang masih aktif sebagai guru besar Fakultas Teknik UI Jakarta, Tresna berjanji setelah resmi dilantik menjadi rektor UTP akan menetap di Solo bersama istrinya Diah Hariyani.

Menurutnya, menjadi rektor UTP merupakan penugasan dari rektor UI sehingga tidak hambatan saat harus tinggal di Solo.

Langkah kali pertama yang dilakukan setelah dilantik menjadi rektor, ia bakal road show ke fakultas dan unit kerja di lingkungan UTP untuk mendapatkan masukan sebagai dasar penyusunan program kerja.

“Pengembangan ke depan UTP meningkatkan kualitas sumber daya manusia [SDM] dosen dan mahasiswa agar pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi  semua excellent,” paparnya.

Dalam visi jangka panjang 2050, Tresna ingin UTP menjadi universitas riset dan entrepreneurial di Solo yang bisa bersaing dan berperan di Asean dan global. Sedangkan visinya jangka menengah 2018-2022 menjadikan kelambagaan UTP yang kredibel, akuntabel, dan unggul.

“Saya optimistis UTP bisa berkambang menjadi besar karena rektor lama [Ongko Cahyono] telah membuat landasan yang baik,” jelasnya.


ARTIKEL LAINNYA
Ilustrasi pelaksanaan PPDB Online (JIBI/Solopos/Dok) PENDIDIKAN SOLO : MKKS SMP Dukung Sistem Zonasi PPDB 2018
Mahasiswa KKN Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo sedang memberikan pelatihan pembuatan pestisida organik daun mindi kepada petani Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Karanganyar, beberapa waktu lalu. (Istimewa/Humas UTP Solo) Begini Cara UTP Solo Membuat Pestisida Organik dari Daun Mindi
Ilustrasi. (dok/JIBI/Solopos) PENDIDIKAN SOLO: Jumlah SMAN di Solo Terapkan Lima Hari Sekolah Bertambah
Ilustrasi Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo (Dok. Puskom PU) PENDIDIKAN TINGGI: Aptisi Solo Tolak PTA
Ratusan Peserta PPG dan SM3T Ikuti Orientasi Akademik di UNS