HomeCekfakta

CEK FAKTA: Polisi Sita Sabu-Sabu Sekontainer, Benarkah?

Oleh:Newswire
12 Agustus 2020 - 15:57 WIB

Video hoaks satu kontainer sabu di Tangerang. (Istimewa - Twitter.com)

Harianjogja.com, JOGJA - Belum lama ini viral di media sosial sebuah video berdurasi 37 detik tentang pengungkapan kasus narkoba. Video beredar di Grup Facebook BOYKOT (Boyolali Kota), Minggu (9/8/2020). Dalam video itu itu terlihat polisi menyita satu kontainer narkoba jenis sabu.

Video itu dibagikan oleh pemilik akun Facebook, Gilang. “Satu kontainer???” tulis Gilang di Grup Facebook BOYKOT.

Video yang dibagikan itu merupakan video yang diunggah pemilik akun Facebook Ami Achmad AlBaraqbah pada Sabtu (8/8). Video itu diunggah disertasi status berbunyi: “Usut sampai keakar akarnya, dan hukum seberat beratnya biar jera [emoji]. Tertangkap sabu” satu container di jl. Prabu Siliwangi, perumnas IV. Cibodas Tangerang Kejadian kira “ jam 15.00 an. https”//t.co/ClfP3kOOKw.”

Video itu mendapatkan 692 tanggapan, 307 komentar dan dibagikan hingga 1.600 kali.

Solopos.com--jaringan Harianjogja.com lalu mengklik link yang ada di status itu. Link mengarah ke sebuah twit dengan video yang sama di Twitter. Video itu diunggah oleh akun Wongcerbon966 @Wongcerbon9661 pada 7 Agustus 2020 pukul 22.37.

Video itu ditonton sedikitnya 58.000 kali, dibagikan kembali 1.000 kali dan disukai 1800-an warganet.

Baca Juga: Gawat, RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Penuh, Pasien Ditolak

Warganet merespons beragam unggahan itu. Misalnya, pengguna akun Twiiter Maya @MayaIrma02 menanggapi, “Innalilahi wa Inna ilaihi roojiuun, disaat pandemi Corona begini knp msh bisa sabu2 beredar bebas merdeka begituuuuu hah ????????.”

Warganet lain juga menanggapi keprihatinannya atas peredaran satu kontainer narkoba di Tangerang itu. Pemilik akun Bang Hans @Bang_Has1705 menuliskan tanggapannya, “Kalau ini benar, Luar biasanya negeri ini... 1 kontainer sabu bisa melenggang memasuki kawasan elit di Negeri ini...
Bisa jadi ini 1 dari beberapa kontainer...

Video Lawas

Tim Cek Fakta Solopos.com, menelusuri kebenaran video pengungkapan kasus satu kontainer sabu itu. Video itu diunggah tanpa menyebutkan tanggal kejadian, namun hanya menyebut perkiraan waktu. Hal itu otomatis menimbulkan persepsi warganet bahwa peristiwa itu terjadi pada hari yang sama pada saat diunggah. Artinya, peristiwa dianggap terjadi pada 7 Agustus 2020 sekitar pukul 15.00.

Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Solopos.com menunjukkan peristiwa dalam video itu tidak terjadi pada 7 Agustus 2020. Peristiwa itu terjadi pada 28 Juli 2020.

Baca Juga: Wakapolri Ancam Copot Kapolsek hingga Kapolda yang Tak Cegah Covid-19

Dikutip dari Detik.com, Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita satu truk (jenis tronton) di Jl Prabu Siliwangi, Tangerang, Selasa (28/7/2020). Truk itu berisi jagung yang di dalamnya juga tersimpan sabu dalam kemasan yang lebih kecil. Dalam penggerebekan itu, BNN juga menangkap enam orang tersangka.
“Barang buktinya ada ratusan kilogram sabu, belum dihitung secara pasti,” kata Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari.

Tak hanya itu, dikutip dari Suara.com, ada ratusan karung berisi jagung digeledah. Karung itu juga berisi empat kemasan hijau berisi sabu-sabu seberat 1 kilogram.

Dari penelusuran Solopos.com, video itu merupakan video lawas yang diunggah kembali ke media sosial. Pengunggah video tanpa disertai keterangan yang memadai. Hal ini menimbulkan kesan peristiwa itu terjadi tak lama berselang setelah video diunggah.

Sumber: Solopos.com Tag: Cek Fakta Editor: Bernadheta Dian Saraswati

Artikel Terkait
CEK FAKTA: Ada Anggota KPU Insaf Mengaku Dibayar Rp250 Juta dan Dijanjikan Rp12 M 2 years ago
CEK FAKTA: Foto Sandiaga Uno dengan Romahurmuziy di Penjara Ternyata Editan 2 years ago
Cek Fakta: Ma’ruf Amin Sebut Tingkat Pengangguran Indonesia Terendah Sejak 1999, Seperti Apa Faktanya? 2 years ago
Cek Fakta: Ma’ruf Amin Sebut Tenaga Kerja Asing Hanya di Jabatan Tertentu, Bagaimana Faktanya? 2 years ago
Cek Fakta: Truk Tulisan Kanji yang Diributkan Andi Arief Dimiliki Perusahaan Sleman, Angkut Logistik Pemilu untuk Kulonprogo 2 years ago

Berita Pilihan

Cek Fakta: Penjelasan Soal Kabar Vaksin Covid-19 Mengandung Cip Mikro Magnetis CEK FAKTA: Vaksin Covid-19 Bahaya Bagi Wanita Menstruasi? CEK FAKTA: Benarkah Panglima TNI Dipecat karena KRI Nanggala Tenggelam? CEK FAKTA: Benarkah Vaksinasi Mandiri Kadin Dipungut Biaya Rp600.000? CEK FAKTA: Benarkah Ramadan 2021 Punya Waktu Siang Terpanjang?
Berita Terbaru
CEK FAKTA: Benarkah PDIP Usul Tutup Semua Pesantren di Seluruh Indonesia? 1 month ago
Beredar Kabar Istri Gus Dur Meninggal Dunia, Alissa Wahid: Sehat, Sedang Mengaji 3 months ago
Hoaks Vaksin Bikin Pasien Covid-19 Makin Parah, Ini Penjelasan Dokter 4 months ago
CEK FAKTA: Benarkah RS Penuh sehingga Jawa Timur Zona Hitam Covid-19? 5 months ago
Cek Fakta: Penjelasan Soal Kabar Vaksin Covid-19 Mengandung Cip Mikro Magnetis 6 months ago

Terpopuler

CEK FAKTA: Benarkah PDIP Bubar dan Kadernya Pindah ke PSI? Cek Fakta: Benarkah Konsumsi Garam Tanpa Dimasak Baik untuk Kesehatan? CEK FAKTA: Subsidi Kuota Internet 75 GB Kominfo CEK FAKTA: Pernyataan Haedar Nashir soal Muhammadiyah Tak Harapkan Bantuan Pemerintah, Palsu CEK FAKTA: Polisi Sita Sabu-Sabu Sekontainer, Benarkah?
CEK FAKTA: Vaksin Covid-19 Bahaya Bagi Wanita Menstruasi? 6 months ago
CEK FAKTA: Benarkah Jumlah Kasus Covid-19 Klaten Meledak? 6 months ago
CEK FAKTA: Benarkah PM Israel Ancam Muslim dengan Vaksin? 6 months ago
CEK FAKTA: Benarkah Panglima TNI Dipecat karena KRI Nanggala Tenggelam? 7 months ago
Positif Covid Disebabkan Kekurangan Vitamin Bukan Karena Virus, Benarkah? 7 months ago