News

CEK FAKTA: Subsidi Kuota Internet 75 GB Kominfo

Penulis: Ika Fatma Ramadhansari
Tanggal: 08 Februari 2021 - 23:47 WIB
Informasi pemberian subsidi internet gratis 75 GB untuk kuota belajar beredar di grup WhatsApp - Istimewa

Harianjogja.com, JAKARTA -- Beredar informasi pemberian subsidi kuota internet sejumlah 75 GB atau senilai Rp200.000 sebagai hasil kerja sama semua operator secara cuma-cuma. Program yang diklaim mengatasnamakan Rektor Telkom University dan juga Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tersebut kembali beredar melalui pesan berantai WhatsApp.

Berdasarkan penelusuran JIBI, tautan situs atau link tersebut beralamat di http://kuotabelajar.online/?v=75GB.  Judul link situs subsidi gratis ini adalah "Subsidi Kuota 75GB Kominfo". Namun, dalam lamannya menjelaskan subsidi kuota ini diberikan oleh Rektor Telkom University untuk mendukung Study From Home (SFH) mahasiswa Telkom University.

Setelah memasuki laman utama, pengelola situs itu akan meminta nomer telepon Anda terlebih dahulu sebelum memberikan kuota internet gratis sebesar 75 GB.

Bukan itu saja, situs tersebut juga menampilkan testimoni berupa komentar dari orang-orang yang mengaku mendapatkan kuota gratis. Tahap terakhir, pengelola situs meminta agar penerima membagikan pesan tersebut kepada kontak pribadi atau grup di aplikasi WhatsApp pengguna. 

Dikutip dari laman resmi Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) pada Senin (8/2/2021), pesan berantai tersebut salah alias hoaks. Menurut Kominfo, link tersebut merupakan kabar bohong yang kembali beredar dengan sedikit modifikasi.

"Faktanya, klaim bahwa link itu terkait bantuan dari Kominfo adalah salah. Hal ini adalah kabar bohong yang kembali beredar di tengah masyarakat dengan sedikit modifikasi," jelas Kementerian Kominfo pada Jumat (5/2/2021).

Seperti diketahui, pemerintah memang memberikan kuota gratis kepada siswa maupun tenaga pengajar mulai dari level pendidikan anak usia dasar (PAUD) hingga Perguruan Tinggi melalui pendataan awal dan verifikasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kuota internet gratis akan didapatkan setelah lembaga penyelenggara pendidik yang memiliki NPSN dan Draf Dapodik mendaftarkan diri ke laman yang telah disediakan Kemendikbud. Setelah melalui beberapa tahapan verifikasi, sekolah akan memberi tahu pengajar dan juga peserta didik.

Bantuan kuota data internet yang diberikan pun beragam mulai dari 20 GB hingga 50 GB, yang diberikan berbeda atara pengajar dan peserta didik sesuai dengan jenjang pendidikannya.Anda bisa mengakses informasi seputar bantuan kuota data internet Kemendikbud melalui situs resmi : https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.

Berita Terkait

Benarkah Antibodi Covid Bikin ASI Berubah Warna?
CEK FAKTA: Inul Daratista Meninggal Dunia karena Kecelakaan?
CEK FAKTA: Benarkah PDIP Usul Tutup Semua Pesantren di Seluruh Indonesia?
Data PeduliLindungi Dikabarkan Bocor, Begini Faktanya..

Berita Lainnya

  1. Pernikahan Adik Jokowi: Anwar Usman Kecup Kening, Ini Respons Idayati
  2. Keren, Pegawai BRI Ini Harumkan Nama Bangsa di SEA Games Vietnam
  3. Arus Lalu Lintas di Sekitar Lokasi Pernikahan Adik Jokowi Ramai Lancar
  4. Pembagian Zonasi PPDB 2022 SMA Negeri di Kota Semarang, Cek Yuk!

Berita Terbaru Lainnya

CEK FAKTA: Inul Daratista Meninggal Dunia karena Kecelakaan?
CEK FAKTA: Benarkah PDIP Usul Tutup Semua Pesantren di Seluruh Indonesia?
Beredar Kabar Istri Gus Dur Meninggal Dunia, Alissa Wahid: Sehat, Sedang Mengaji
Hoaks Vaksin Bikin Pasien Covid-19 Makin Parah, Ini Penjelasan Dokter
CEK FAKTA: Benarkah RS Penuh sehingga Jawa Timur Zona Hitam Covid-19?
Cek Fakta: Penjelasan Soal Kabar Vaksin Covid-19 Mengandung Cip Mikro Magnetis
CEK FAKTA: Vaksin Covid-19 Bahaya Bagi Wanita Menstruasi?
CEK FAKTA: Benarkah Jumlah Kasus Covid-19 Klaten Meledak?
CEK FAKTA: Benarkah PM Israel Ancam Muslim dengan Vaksin?
CEK FAKTA: Benarkah Panglima TNI Dipecat karena KRI Nanggala Tenggelam?