HomeCekfakta

CEK FAKTA: Vaksin Covid-19 Bahaya Bagi Wanita Menstruasi?

Oleh:Mutiara Nabila
20 Mei 2021 - 14:57 WIB

Kegitan vaksinasi lanjut usia (lansia) di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. - ANTARA

Harianjogja.com, JAKARTA – Belum lama ini, sebuah postingan dari akun Facebook asal India mengatakan vaksin Covid-19 berbahaya bagi perempuan yang tengah menstruasi.

Dalam postingan tersebut, diimbau perempuan untuk tidak vaksinasi sebelum dan setelah 5 hari menstruasi, dikarenakan dosis vaksin akan menurunkan imunitas terlebih dahulu.

“Ini bahaya bagi perempuan yang sedang menstruasi karena saat itu imunitasnya juga sedang menurun,” tulis pengunggah postingan tersebut.

Faktanya, mengutip Covid19.go.id, informasi tersebut adalah tidak benar. WHO melalui AFP Fact Check mengatakan bahwa klaim tersebut tidak benar dan tidak ada dasar ilmiah terkait klaim tersebut.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, juga menyatakan bahwa perempuan yang sedang menstruasi boleh dan aman untuk divaksinasi.

“Apabila ada gejala lain seperti nyeri haid yang tidak tertahankan, maka vaksinasi bisa ditunda 1-3 hari sesuai dengan gejala yang dialami,” jelasnya, dikutip Kamis (20/5/2021).

Dengan penjelasan tersebut maka bisa dipastikan bahwa kabar tentang vaksin berbahaya bagi perempuan yang sedang menstruasi jelas tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Pemerintah, dalam beberapa kesempatan juga selalu menyampaikan bahwa, semua vaksin yang digunakan untuk vaksinasi di Indonesia telah mendapat rekomendasi dari BPOM dan aman penggunaannya.

Sumber: Bisnis.com Tag: Cek Fakta Editor: Bernadheta Dian Saraswati

Artikel Terkait
CEK FAKTA: Ada Anggota KPU Insaf Mengaku Dibayar Rp250 Juta dan Dijanjikan Rp12 M 2 years ago
CEK FAKTA: Foto Sandiaga Uno dengan Romahurmuziy di Penjara Ternyata Editan 2 years ago
Cek Fakta: Ma’ruf Amin Sebut Tingkat Pengangguran Indonesia Terendah Sejak 1999, Seperti Apa Faktanya? 2 years ago
Cek Fakta: Ma’ruf Amin Sebut Tenaga Kerja Asing Hanya di Jabatan Tertentu, Bagaimana Faktanya? 2 years ago
Cek Fakta: Truk Tulisan Kanji yang Diributkan Andi Arief Dimiliki Perusahaan Sleman, Angkut Logistik Pemilu untuk Kulonprogo 2 years ago

Berita Pilihan

Cek Fakta: Penjelasan Soal Kabar Vaksin Covid-19 Mengandung Cip Mikro Magnetis CEK FAKTA: Vaksin Covid-19 Bahaya Bagi Wanita Menstruasi? CEK FAKTA: Benarkah Panglima TNI Dipecat karena KRI Nanggala Tenggelam? CEK FAKTA: Benarkah Vaksinasi Mandiri Kadin Dipungut Biaya Rp600.000? CEK FAKTA: Benarkah Ramadan 2021 Punya Waktu Siang Terpanjang?
Berita Terbaru
CEK FAKTA: Benarkah PDIP Usul Tutup Semua Pesantren di Seluruh Indonesia? 1 month ago
Beredar Kabar Istri Gus Dur Meninggal Dunia, Alissa Wahid: Sehat, Sedang Mengaji 3 months ago
Hoaks Vaksin Bikin Pasien Covid-19 Makin Parah, Ini Penjelasan Dokter 4 months ago
CEK FAKTA: Benarkah RS Penuh sehingga Jawa Timur Zona Hitam Covid-19? 5 months ago
Cek Fakta: Penjelasan Soal Kabar Vaksin Covid-19 Mengandung Cip Mikro Magnetis 6 months ago

Terpopuler

CEK FAKTA: Benarkah PDIP Bubar dan Kadernya Pindah ke PSI? Cek Fakta: Benarkah Konsumsi Garam Tanpa Dimasak Baik untuk Kesehatan? CEK FAKTA: Subsidi Kuota Internet 75 GB Kominfo CEK FAKTA: Pernyataan Haedar Nashir soal Muhammadiyah Tak Harapkan Bantuan Pemerintah, Palsu CEK FAKTA: Polisi Sita Sabu-Sabu Sekontainer, Benarkah?
CEK FAKTA: Vaksin Covid-19 Bahaya Bagi Wanita Menstruasi? 6 months ago
CEK FAKTA: Benarkah Jumlah Kasus Covid-19 Klaten Meledak? 6 months ago
CEK FAKTA: Benarkah PM Israel Ancam Muslim dengan Vaksin? 6 months ago
CEK FAKTA: Benarkah Panglima TNI Dipecat karena KRI Nanggala Tenggelam? 7 months ago
Positif Covid Disebabkan Kekurangan Vitamin Bukan Karena Virus, Benarkah? 7 months ago