Ekbis

OJK Dorong Semangat Menabung di DIY

Penulis: Kusnul Isti Qomah
Tanggal: 26 November 2019 - 03:17 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK RI, Wimboh Santoso kiri dan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X kanan menandai Pencanangan Gerakan Indonesia Menabung di Gelanggang Olahraga Amongrogo, Jogja, Senin (25/11/2019). - Ist/Dok OJK DIY

Harianjogja.com, JOGJA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar aksi “Gerakan Indonesia Menabung” di Gelanggang Olahraga Amongrogo, Jogja, Senin (25/11/2019).

Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner OJK menyampaikan aksi ini diselenggarakan bertepatan dengan Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November 2019 dan melibatkan kurang lebih 5.000 peserta yang terdiri dari perwakilan 500 siswa, 4.200 guru dan kepala sekolah, OJK, Bank Indonesia, instansi pemerintah daerah, industri jasa keuangan serta instansi terkait lainnya.

"Kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan tidak akan sepenuhnya menggantikan peran guru, karena bimbingan guru tidak hanya bersifat akademis semata, tetapi juga guru berperan dalam membentuk karakter dan menginspirasi anak didiknya," ujar dia di sela acara, Senin (25/11/2019).

Ia menjelaskan akses keuangan merupakan hak dasar bagi seluruh lapisan masyarakat dan memiliki peran penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Salah satu pemenuhan kebutuhan layanan keuangan mendasar bagi masyarakat adalah kepemilikan rekening di bank yang kemudian dapat berkembang kepada kepemilikan produk dan layanan jasa keuangan lainnya.

"Hal ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, saat ini telah terdapat berbagai produk keuangan yang dapat menjadi motor penggerak peningkatan basis tabungan masyarakat," kata dia.

Atas inisiasi dari OJK, telah dilakukan pencanangan “Kampanye Ayo Menabung” oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersamaan dengan peringatan World Saving Days. Hal ini untuk mendorong pencapaian target utama keuangan inklusif sebesar 75% di akhir tahun 2019 melalui kepemilikan rekening tabungan oleh seluruh pelajar “One Student One Account” selanjutnya ditetapkanlah Hari Indonesia Menabung.

Hari Indonesia Menabung dicanangkan dalam upaya menyebarluaskan pesan kepada masyarakat, mengubah perilaku dan mendorong masyarakat untuk menabung yang perlu digalakkan dalam sebuah gerakan yang dilakukan secara berkelanjutan serta ditindaklanjuti dengan penyempurnaan pelaksanaan program.

Gerakan Indonesia Menabung diselenggarakan sebagai wujud komitmen bersama dalam rangka mengembangkan budaya menabung dan investasi, mendorong peningkatan akses masyarakat, memperkenalkan ragam produk dan jasa keuangan sebagai sarana untuk melakukan aktivitas menabung dan investasi di lembaga jasa keuangan formal, serta meningkatkan likuiditas tabungan untuk mendukung pembiayaan pembangunan.

Ia mengungkapkan anak-anak diajak untuk menabung sejak dini. Diharapkan, ke depan mereka menjadi semakin paham berbagai produk keuangan yang ada. Untuk tahap pertama tabunganlah yang dikenalkan terlebih dahulu.

"Ini adalah awal. Enggak boleh berhenti. Terus menerus dan harus lebih masif. Dengan teknologi bisa melakukan lebih banyak lagi. Tabungan enggak pakai buku lagi tetapi pakai kartu dan bisa dipakai untuk pembayaran, bisa untuk macam-macam," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Cerita Friderica Widyasari saat Ditunjuk Pjs Ketua dan Waka DK OJK
Friderica Widyasari Jadi Ketua OJK, Jamin Stabilitas Pengawasan
Gonjang-ganjing Pasar Saham, Sejumlah Petinggi OJK Mundur
Setelah Mahendra Siregar, Wakil Ketua OJK Ikut Mengundurkan Diri

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Data BPS: Harga Beras Naik di Semua Level
Pelaporan SPT Tahunan Tembus 1,15 Juta hingga Awal Februari 2026
Harga Referensi CPO Naik Jelang Imlek dan Ramadan 2026
Harga Emas Antam Tembus Rp3 Juta per Gram, Naik Tajam Rp167 Ribu
IHSG Diprediksi Fluktuatif, Pasar Cermati Arah Kebijakan Otoritas
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Galeri24 dan UBS Kompak Bertahan
Cek Legalitas Pinjol: OJK Rilis 95 Fintech Resmi Februari 2026
DJP Perbarui Daftar Negara AEOI CRS, Kini Jangkau Aset Kripto
OJK Siapkan 8 Aksi Reformasi Pasar Modal Nasional
Demutualisasi BEI Buka Peluang Asing Jadi Pemegang Saham