HomeEkbis

Pencairan Bantuan Sosial Bakal Dipercepat

Oleh:Newswire
02 Januari 2020 - 15:27 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. - Suara.com/Umay Saleh

Harianjogja.com, JAKARTA - Belanja untuk bantuan sosial (bansos) akan dicairkan lebih cepat pada kuartal pertama 2020. Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, hal tersebut dilakukan demi menjaga daya beli masyarakat.

"Presiden sudah meminta kepada menteri untuk memanfaatkan semaksimal mungkin instrumen fiskal terutama pada Januari untuk mendukung ekonomi termasuk bansos," katanya setelah menghadiri pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Menurut dia, pencairan bansos itu di antaranya program terjadwal yakni program keluarga harapan (PKH) dan beras sejahtera serta dana desa yang dibuat lebih cepat pada kuartal pertama tahun ini.

Tujuannya, kata dia, untuk pertahanan diri bagi masyarakat dari pengaruh ekonomi global karena menjadi tantangan yang tidak mudah mencermati proyeksi ekonomi dunia yang belum sepenuhnya pulih.

Pencairan bansos lebih cepat itu juga diharapkan sebagai antisipasi setelah adanya kenaikan tarif cukai rokok dan iuran BPJS Kesehatan yang efektif berlaku 1 Januari 2020.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan menaikkan tarif cukai rokok sebesar 23 persen, serta harga jual eceran menjadi 35%.

Menkeu menjelaskan pemerintah telah mempertimbangkan keputusan itu baik dari sisi industri, tenaga kerja, hingga sektor pertanian.

Selain itu, pemerintah juga menyesuaikan iuran BPJS Kesehatan 1 Januari 2020.

Besaran iuran bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditanggung oleh APBN maupun peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah (PBI daerah) sebesar Rp42.000 dan mulai berlaku 1 Agustus 2019.

Pemerintah pusat memberikan bantuan pendanaan kepada pemerintah daerah sebesar Rp19.000 per peserta per bulan sejak Agustus 2019 untuk menutupi selisih kenaikan iuran di 2019.

Besaran yang sama yaitu Rp42.000 juga ditetapkan untuk peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan peserta Bukan Pekerja (BP) dengan layanan kelas III.

Sementara untuk PBPU dan Bukan Pekerja kepesertaan kelas II sebesar Rp110.000, dan kepesertaan kelas I sebesar Rp160 ribu.

Besaran iuran bagi peserta PBPU dan BP akan berlaku mulai 1 Januari 2020.

Sementara besaran iuran untuk peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) baik ASN, TNI-Polri, pegawai BUMN, dan karyawan swasta yaitu lima persen dari upah per bulan, dengan batas maksimal upah sebesar Rp12 juta.

Ketentuan lima persen tersebut yakni empat persen dibayarkan oleh pemberik kerja, dan satu persen dibayarkan oleh peserta melalui pemotongan gaji.

Ketentuan besaran iuran untuk peserta PPU ASN, TNI-Polri, pegawai BUMN, mulai berlaku per 1 Oktober 2019.

Sementara untuk PPU dari badan usaha swasta mulai berlaku per 1 Januari 2020.

Sumber: antara Tag: bantuan sosial Editor: Bernadheta Dian Saraswati

Artikel Terkait
BLT UMKM 2022 untuk PKL hingga Nelayan Segera Cair, Ini Syarat Terbaru 21 hours ago
Ini Daftar 5 Bansos Pemerintah yang Akan Diberikan pada 2022 1 week ago
Puluhan Ribu Pelaku Usaha Gunungkidul Dapat Suntikan Dana 2 weeks ago
Catat! Ini Daftar Bansos yang Berlanjut Tahun Depan 2 weeks ago
YEC.CO.ID Sasar Warga Modinan dalam CSR Akhir Tahun 3 weeks ago

Berita Pilihan

Ini Cara Menjaga Kesehatan Finansial di 2022 Hujan Emas Roti Ropi Selamat Tinggal, Ini Deretan Ritel Modern yang Tutup pada 2021 Dukung Energi Terbarukan, 2 Perusahaan Besar DIY Teken Kontrak Pembelian REC PLN Pusmanpro Tuntas Supervisi 79 Proyek PLN, Sistem Kelistrikan RI Kian Kuat
Berita Terbaru
Astra Motor Yogyakarta Tingkatkan Layanan untuk Perusahaan 2 hours ago
BAZNAS Award 2022, Airlangga Tokoh Zakat Nasional yang Konsisten Lanjutkan Keuangan Inklusif  3 hours ago
Prioritaskan Kepuasan Pelanggan, MODENA Customer Care Siap Sedia 365 Hari 10 hours ago
Gong Xi Fa Cai! Rayakan kemeriahan Tahun Baru Imlek di Alila Solo 11 hours ago
KAI Commuter & Kementerian Perhubungan Terus Upayakan Peningkatan Layanan 1 day ago

Terpopuler

Anggota DPR Fraksi PDIP: Tax Amnesty Malah Ciptakan Paham untuk Tak Patuh Pajak BBM BARU : Dexlite Lebih Murah dan Berkualitas, Mau Coba? Semarakkan Momen Gajian di Tengah Ramadan, ShopeePay Mantul Sale Menggebrak dengan Promo Rp1 hingga Gratis Ongkir Indonesia-Malaysia Segera Perdagangkan Energi Listrik Inflasi Jogja Diprediksi Mereda
Beri Penghargaan KUR, Airlangga Sampaikan Arah Pengembangan UMKM 1 day ago
Pemerintah Pertimbangkan Kenaikan Tarif Listrik 1 day ago
Lewat Macrame, Perempuan asal Pundong Ini Sukses Mendulang Untung 1 day ago
Mobilitas Bangkit dari Pandemi, Gojek Siap Jawab Kebutuhan Transportasi Masa Depan di 2022 1 day ago
Ulang Tahun ke 6 Favehotel Malioboro Usung Tema Kembali ke 80-an 1 day ago