Ekbis

BPD DIY Syariah Ikut Dukung Ketersediaan Elpiji

Penulis: Herlambang Jati Kusumo
Tanggal: 19 Oktober 2020 - 06:07 WIB
Suasana Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Bakti Bunga Ananda (BBA) yang beralamat di Ringinsari, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman. - Ist.

Harianjogja.com, JOGJA—Elpiji telah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga ataupun untuk kebutuhan usaha. Sehingga ketersediaan dan distribusi gas ini harus terus terjaga.

Salah satu yang mendukung kelancaran ketersediaan gas ini adalah Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Bakti Bunga Ananda (BBA) yang beralamat di Ringinsari, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman.

Direktur PT BBA RM. Sedianto Suryosukoco S. mengatakan pengembangan SPPBE juga tidak lepas dari kerja sama dengan perbankan, dalam hal ini Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY Syariah.

Kerja sama tersebut, kata dia, sudah terjalin sejak 12 tahun yang lalu. “Kerja sama dengan BPD DIY Syariah sejak Oktober 2008. Mulai dari investasi, itu untuk pembelian peralatan kami, lalu modal kerja itu kami gunakan untuk operasional,” ucap Sedianto, Sabtu (17/10/2020).

Jalinan kemitraan tersebut dinilainya sangat penting, terutama untuk mengembangkan usaha dengan menyesuaikan aturan-aturan yang ada.

“Layanan di BPD DIY Syariah juga bagus. Terpenting itu kan kami sesuai prosedur, pasti akan mudah. Teknologi pengembangan ke digital saat ini BPD DIY Syariah juga telah melakukan dan sudah baik,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BNI Buka Layanan Kredit Terbatas di Jateng dan DIY 28 Februari 2026
LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
Menkeu Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan
Peduli Padasari, Bank Jateng Salurkan Bantuan Darurat

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Waspada Inflasi, BPS Kota Jogja Pantau Dampak Perang Terhadap Emas
Penerbangan Normal, Amphuri Sebut Umrah DIY Tetap Berjalan
THR 2026 Harus Lunas H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil
Selat Hormuz Jalur Vital 20 Persen Minyak Dunia, Kini Macet
Harga Cabai Rawit Meroket, Picu Inflasi Tinggi di Kota Jogja
Angka Impor BBM Indonesia 5 Tahun, Terbesar dari Singapura
Harga Cabai Rawit Tembus Rp100.000 di Jogja
Pemerintah Siapkan Skenario Jaga Ketahanan Energi di Tengah Konflik
Konflik Timur Tengah, Jamaah Umrah Jogja Tertahan di Madinah
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp13.000 per Gram