Ekbis

PLN Siapkan Transisi Menuju Energi Bersih Demi Generasi Mendatang

Penulis: Media Digital
Tanggal: 24 Juli 2021 - 09:27 WIB
Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. - Ist.

Harianjogja.com, JAKARTA--PT PLN (Persero) mendorong dan menyiapkan transisi energi yang adil dan terjangkau dalam upaya memberikan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kesuksesan transisi energi ditentukan dengan kerja bersama. Menurutnya, PLN telah merancang untuk menerapkan strategi cerdas menekan emisi karbon.

“Kita di sini dengan satu tujuan. Memastikan generasi mendatang memiliki masa depan yang lebih baik dibandingkan generasi hari ini,” ujar Darmawan dalam diskusi daring 2021 International Climate Change Conference (ICCC) bertajuk 'A Just and Affordable Transition toward Net Zero,' Kamis (22/7/2021).

Tujuan tersebut, menurut Darmawan, merupakan visi penting dalam upaya menghadirkan energi yang lebih bersih dan mendorong pencapaian Nol Emisi Karbon atau Net Zero Emission. 

Untuk mencapai tujuan itu, lanjut Darmawan, kualitas lingkungan di masa depan mesti dipastikan terjaga baik. Salah satu caranya dengan mengurangi emisi karbon. “PLN berkomitmen penuh untuk mencapainya,” tegasnya.

Saat ini, PLN tengah mendorong transisi energi dan dekarbonisasi dengan strategi bertahap guna mencapai target nol emisi karbon pada 2060.

Menuju target tersebut, PLN siap memimpin transisi energi melalui pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di sektor ketenagalistrikan.

Misalnya saja dengan penjalankan program co-firing, memasifkan penggunaan kendaraan listrik, mengonversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dengan pembangkit EBT, dan lainnya.

"Kita lihat sektor transportasi. Selama ini masih mengandalkan minyak, yang sebagian besar didatangkan dari impor. Kita harus menggeser pola konsumsi energi kita dari foreign based energy menjadi domestic based energy. Dengan mendorong kendaraan listrik, ini jadi solusi menekan emisi karbon. Transisi energi juga punya kepentingan menekan impor BBM," tambahnya.

Komitmen PLN menekan emisi karbon tidak main-main. Perseroan telah mengeliminasi rencana pengembangan baru pembangkit listrik berbasis gas bumi dan batu bara pada 2021-2030.

Selanjutnya, PLN mulai memensiunkan generasi pertama PLTU (subcritical) pada 2030 dan dilanjutkan pada tahun berikutnya, sehingga pada 2060 seluruh PLTU digantikan pembangkit berbasis EBT. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya PLN mencapai netral karbon pada 2060 mendatang. 

Sementara itu,  Direktur Jenderal Asian Development Bank (ADB) untuk Kawasan Asia Tenggara Ramesh Subramaniam, menyampaikan apresiasi dan dukungannya pada visi dari PLN terhadap generasi mendatang.

“Saya mendengar poin yang sangat baik dari PLN bahwa peran kita yang paling penting adalah menjaga generasi mendatang. Itu adalah tanggung jawab kita. Saya sangat tersentuh dengan itu dan itulah yang memang kita lakukan, yaitu membangun lingkungan yang mendukung," kata Ramesh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Jadwal Pemadaman Listrik di Jogja dan Bantul, Sabtu 24 Januari 2026
PLN Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Pekalongan
PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
PLN Salurkan Bantuan Korban Banjir ke Kudus, Jepara, dan Pati

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Honda Perkenalkan All New Vario 125 Series di Jogja, Segini Harganya
Bank BPD DIY-BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Kanal Iuran Terintegrasi
Trump Teken Tarif Baru untuk Negara Terkait Iran
BPS DIY Siapkan 3.000 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026 Mulai Mei
Harga Emas Antam Naik Rp30 Ribu, Kini Tembus Rp2,92 Juta per Gram
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Rp72.500 per Kg
Harga Emas UBS dan Galeri24 Turun, Pegadaian Catat Perubahan Hari Ini
Aset Perbankan DIY Capai Rp116,7 Triliun, OJK Soroti Penipuan Digital
Harga Pangan Turun, DIY Catat Deflasi di Awal 2026
Kemiskinan DIY Turun 3.030 Orang, Gini Ratio Membaik