Ekbis

Grab Jalin Kerja Sama dengan Emtek Group

Penulis: Herlambang Jati Kusumo
Tanggal: 26 Juli 2021 - 19:57 WIB
Konferensi Pers Virtual: Peresmian Kerja Sama Strategis Grab dan Emtek Berdayakan UMKM di Ekosistem Digital, Senin (26/7/2021)-Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo

Harianjogja.com, JOGJA—Grab berkolaborasi dengan Emtek Group mendorong percepatan transformasi digital Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sebagai upaya memperluas inklusi digital dan keuangan untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Country Managing Director of Grab Indonesia, Neneng Goenadi mengatakan pihaknya bersama dengan Emtek berkeinginan menghadirkan solusi digital, untuk mempercepat pemulihan ekonomi. “Tujuannya untuk memperluas inklusi digital dan finansial yang menjangkau semua,” ujar Neneng, dalam Konferensi Pers Virtual: Peresmian Kerja Sama Strategis Grab dan Emtek Berdayakan UMKM di Ekosistem Digital, Senin (26/7/2021).

Diharapkan dengan kolaborasi ini dapat menjangkau semua UMKM tanpa terkecuali. Pasalnya saat ini potensi UMKM di Indonesia sangat besar. 60% PDB Indonesia berasal dari UMKM, 97% penyerapan tenaga kerja di Indonesia berasal dari UMKM. Sementara hingga saat ini baru 21% UMKM yang terdigitalisasi.

“Tahap awal kami akan menghadirkan Festival Kota Mapan, Kolaborasi nyata untuk masa depan. Semangat berkolaborasi transformasi jutaan UMKM tingkat Kabupaten, Kota. Pertama akan dilakukan di Solo pada September nanti,” ujarnya.

Managing Director, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (Emtek Group), Sutanto Hartono mengharapkan juga dengan kolaborasi ini, bisa menjangkau lapisan masyarakat lebih luas lagi. “Hantaman Covid-19 ini, pembatasan. UMKM harus mampu beradaptasi dengan platform digital,” ucap Sutanto.

Dia mengatakan kolaborasi ini menjalankan komitmen, pemberdayaan, pelatihan dan pemberian akses digital. Menurutnya banyak UMKM yang berkualitas, namun saat ini terbatas akses digitalnya. Diharapkan dengan kolaborasi ini mampu, mengurangi masalah itu. “Harapan kami ekonomi bangkit, mandiri, UMKM motor penggerak utama perekonomian,” ujarnya.

BACA JUGA: Menkes Sebut BOR Rumah Sakit di DKI dan Jabar Turun, DIY dan Bali Naik

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Teten Masduki menyambut baik kolaborasi Grab dan Emtek Group. Diharapkan hadirnya kolaborasi ini mampu memberi dampak bagi Indonesia khususnya UMKM.

“Akselerasi transformasi digital, diharapkan mendukung tercapainya 30 juta pelaku UMKM masuk ekosistem digital pada 2024. Aspek digital tidak sebatas menghadirkan pelaku usaha dalam platform digital, termasuk peningkatan kualitas. Poin tersebut juga telah menjadi perhatian. Diharapkan melahirkan ide maupun inovasi digital,” ujar Teten.

Senada, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyambut baik kolaborasi ini. “Selamat kemitraan strategis, kami memberi dukungan. Terlebih di masa pandemi pola perilaku masyarakat beralih ke online. Harapan mendukung pemulihan dan pemerataan ekonomi di tanah air,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Elon Musk Merger SpaceX dan xAI, Valuasi Capai Rp25.154 Triliun
Sertifikasi SNI Jendela Pertama, Perkuat Perlindungan Konsumen
Satgas P2SP Ultimatum Kemenhub Tertibkan Pajak Kapal Asing
Peluang Bisnis 2026 Modal Terjangkau, Ini Ide Usaha Paling Prospektif

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Ekonomi DIY 2025 Tumbuh Tertinggi di Jawa, Capai 5,94 Persen
Pegadaian Klarifikasi Kelangkaan Emas Fisik di Sejumlah Gerai
Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen, Bank Mandiri Catat Aset Rp2.829 Triliun
Ekonomi 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Didukung Konsumsi dan Investasi
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal IV Tahun 2025 Tumbuh 5,39 Persen
Harga Emas Pegadaian 5 Februari, Galeri24 dan UBS Bertahan
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp68.850 per Kg
Realisasi Belanja APBN DIY 2025 Tembus Rp21,3 Triliun
Prabowo Terbitkan PP 3 Tahun 2026, Tata Niaga Perdagangan Direformasi
Saham PIPA dan MINA Jeblok Terdampak Kasus Dugaan Pasar Modal