Ekbis

Siap-Siap! Semakin Tinggi Penghasilan, Pajak yang Dikenakan Semakin Besar

Penulis: Wibi Pangestu Pratama
Tanggal: 04 Oktober 2021 - 12:47 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan rancangan APBN 2021 dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/12/2020) - Foto: Kemenkeu RI

Harianjogja.com, JAKARTA - Rancangan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (RUU HPP) menambahkan satu lapisan tarif untuk Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi (OP) dengan penghasilan menengah ke atas yakni semakin memperluas tarif progresif di PPh.  Sehingga semakin tinggi penghasilan, semakin besar pajak yang dikenakan.

Draf RUU HPP Pasal 17 mengatur lapisan WP OP yang dikenakan pajak. Dalam hal ini, pemerintah dan DPR sepakat menyisipkan satu lapisan baru untuk WP OP dengan penghasilan Rp5 miliar ke atas.

Ke depannya, jika RUU HPP disahkan, maka akan ada lima layer nilai penghasilan yang kena pajak, yakni:

1. Pajak 5 persen bagi yang berpenghasilan Rp 60 juta

2. Pajak 15 persen bagi yang berpenghasilan di atas Rp 60 sampai Rp 250 juta

3. Pajak 25 persen bagi yang berpenghasilan di atas Rp 250 juta sampai Rp 500 juta

4. Pajak 30 persen bagi yang berpenghasilan di atas Rp 500 juta sampai Rp 5 miliar

5. Pajak 35 persen bagi yang berpenghasilan di atas Rp 5 miliar

Wacana ini telah lama digulirkan. Pada Juli lalu, Kementerian Keuangan Kemenkeu tengah mengkaji penambahan tarif Pajak Penghasilan PPh WP OP di atas Rp5 miliar akan mengalami kenaikan 35 persen.

Baca juga: Masuk ke Polres Kulonprogo Kini Harus Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Dalam rapat kerja di Komisi XI minggu lalu, Sri Mulyani mengungkapkan kenaikan tarif dan tambahan tax bracket dibutuhkan karena pemajakan yang tidak maksimal akibat fringe benefit atau natura.

Seperti diketahui tax bracket atau lapisan pajak di RI hanya 4. Hal ini lah yang membuat PPh OP tidak maksimal.

Sepanjang 2016-2019, rata-rata tax expenditure PPh OP dalam bentuk natura hanya sebesar Rp5,1 triliun.

"Dilihat dari penghasilan kena pajak yang dilaporkan hanya 0,03 persen dari jumlah wajib pajak OP yang memiliki penghasilan kena pajak lebih dari Rp5 miliar per tahun," kata Sri Mulyani.

Dibandingkan dengan negara lain, dia menuturkan lapisan pajak di Indonesia jauh lebih sedikit. Thailand memiliki 8 lapisan Malaysia 11 lapisan, Vietnam dan Filipina mencapai 7 lapisan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : bisnis.com

Berita Terkait

KPK Geledah Kantor DJP Kemenkeu Terkait Kasus Suap Pajak
Target PAD Bantul 2026 Dipatok Rp773 Miliar
OTT KPK, DJP Ancam Pecat Pegawai Terlibat Suap Pajak
KPK OTT Pegawai DJP, Dugaan Suap Pengurangan Nilai Pajak

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Smartfren Merespons Gugatan Kuota Hangus di Mahkamah Konstitusi
Konsumsi BBM Subsidi di DIY Turun, LPG 3 Kilogram Naik
Pos Indonesia Percepat Kiriman PMI lewat Layanan Kargo Baru
Sergey Brin Jadi Orang Terkaya ke-3 Dunia, Salip Jeff Bezos
Terinspirasi Nabi Nuh, Pria Missouri Ini Jadi Miliarder Dunia
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS Turun, Galeri24 Stabil
AS dan Taiwan Sepakati Dagang, Tarif Turun dan Investasi Chip Mengalir
Utang Luar Negeri Indonesia November 2025 Turun
Inflasi Awal 2026 Diprediksi Terkendali, Konsumsi Menguat
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2,675 Juta per Gram