HomeEkbis

Tetap Tumbuh di Masa Pandemi, BTPN Syariah Gencarkan Aksi Sosial Berkelanjutan

Oleh:Nugroho Nurcahyo
14 Oktober 2021 - 23:18 WIB

Direktur Financing Business PT Bank BTPN Syariah, Dwiyono B Winantio (kanan) mendapat penjelasan dari Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah NTB Shofia Rawiana di sela-sela acara program Tepat Peduli Vaksin di SD Aisyiyah 2 Ampenan, Mataram, NTB, Kamis (14/10 - 2021).

Harianjogja.com, MATARAM—Mencatat pertumbuhan pembiayaan di masa pandemi, BTPN Syariah berusaha menggencarkan aksi sosial berkelanjutan dan upaya percepatan lepas landas dari pandemi. Salah satunya dengan menggelar program Tepat Peduli Vaksin di empat kota di Indonesia, yakni Sukabumi, Palembang, Solo, dan Mataram.

Direktur Financing Business PT Bank BTPN Syariah, Dwiyono B Winantio mengatakan vaksinasi merupakan upaya BTPN Syariah turut serta membantu Pemerintah dalam mempercepat kekebalan kelompok (herd immunity), dengan membentengi nasabah dan komunitasnya dari intaian pandemi Covid 19.

Kami meyakini upaya perbaikan dan kesadaran kesehatan masyarakat dalam menghadapi Covid 19 menjadi tanggung jawab semua stakeholder. Mengingat saat ini, masyarakat yang sehat menjadi tiang utama perekonomian yang baik," kata Dwiyono B Winantio saat memberikan sambutan padaacara Tepat Peduli Vaksin yang digelar di SD Aisyiyah 2 Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (14/10/2021).

BTPN Syariah berkolaborasi dengan dinas kesehatan dan aparat setempat menfasilitasi kurang lebih 250 sasaran vaksin di tiap kota tersebut. Sasaran vaksin diutamakan nasabah, komunitas nasabah, dan masyarakat umum.

Selain vaksinasi, aktivitas sosial lain dilakukan bagi nasabah, keluarga, dan lingkungan sekitar nasabah, berupa bantuan pendidikan untuk anak-anak nasabah, program pendampingan usaha berkelanjutan, dan program Tepat Peduli Infrastruktur yang dijalankan di 1.000 titik di Indonesia, termasuk salah satunya adalah SD Aisyiyah 2 Ampenan, Mataram.

“Ini adalah wujud dari tekad kami sebagai bank yang fokus memberdayakan nasabah inklusi, tidak hanya memberikan pembiayaan semata, namun kami juga ingin berjalan seiringan dengan nasabah kami, melihat mereka tumbuh melalui program pendampingan yang tepat, merasakan dampak positif berkelanjutan dari semua program-program yang kami lakukan,” kata Dwiyono.

Pada Kuartal I 2021, BTPN Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp10,05 Triliun, tumbuh 15% (YoY), dibanding periode sebelumnya Rp8,74 Triliun. Penyaluran pembiayaan ini tetap menjaga kualitas pembiayaan yang sehat dengan mengunci rasion pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) pada angka 2,4%. “Masih jauh dari angka maksimal yang ditentukan Bank Indonesia yakni 5%,” kata Dwiyono.

Hingga semester I 2021, BTPN Syariah memiliki rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang kuat di posisi 52%, total aset tumbuh 14% (YoY) menjadi Rp17,41 triliun dari Rp15,27 triliun. Dana pihak ketiga tumbuh 12% (YoY) menjadi Rp10,61 triliun dari Rp9,46 triliun dan mencatat laba bersih setelah pajak (NPAT) mencapai Rp770 miliar.

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah NTB Shofiah Rawiana mengucapkan terima kasih kepada BTPN Syariah yang telah membantu SD Aisyiyah 2 Ampenan berkembang sangat baik. BTPN Syariah, kata dia, telah membantu merekonstruksi dan merenovasi bangunan sekolah pascagempa Lombok 2018, dan mendampingi sekolah itu tumbuh dan beroperasional dengan sehat bahkan lebih dari yang bisa dibayangkan sebelumnya.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Zoonosis Dinkes Provinsi NTB Zainul Arifin mengatakan capaian vaksin di provinsi ini baru 48% untuk dosis pertama, dan 16% untuk dosis kedua. Namun khusus capaian di Kota Mataram, sudah sekitar 88% untuk dosis pertama, dan 55% dosis kedua.

Tag: perbankan Editor: Budi Cahyana

Artikel Terkait
BPD DIY Siap Salurkan Dana Talangan untuk Rumah Sakit 1 year ago
OPINI: Strategi Penyelamatan Bank Muamalat 1 year ago
BPD Buat Nasabah Semakin Nyaman 1 year ago
Mulai Jalankan Jasa Komersil, Bank Daerah Mulai Bergairah 1 year ago
BNI Prediksi Market 2020 Lebih Terjaga 1 year ago

Berita Pilihan

Gawat! Kemelut UU Cipta Kerja Berpotensi Bebani Sentimen Investor Modena Call Center, Siap Berikan Layanan Terlengkap Untuk Konsumen Indonesia Transformasi Human Capital Indonesia dengan Koridor AKHLAK JELAJAH MAGELANG: Lapak Pilar PKK Milenial, Wadah Pemasaran UMKM Kecamatan Tempuran Belum Banyak Eksportir di DIY Manfaatkan SKA-DAB
Berita Terbaru
Parag Agrawal Bos Ditunjuk Jadi CEO Twitter di Usia 37 Tahun 11 hours ago
Catat! Hari ini Terakhir, Segera Tukar Kartu Debit BCA atau Diblokir 11 hours ago
Kinerja APBN di DIY Capai 79,97 Persen hingga Oktober 2021 13 hours ago
PLN UP3 Yogyakarta Terus Jaga Kualitas Pelayanan 23 hours ago
Peserta Honda CBR Track Day Yogyakarta Serbu Mandala Krida 1 day ago

Terpopuler

Anggota DPR Fraksi PDIP: Tax Amnesty Malah Ciptakan Paham untuk Tak Patuh Pajak BBM BARU : Dexlite Lebih Murah dan Berkualitas, Mau Coba? Semarakkan Momen Gajian di Tengah Ramadan, ShopeePay Mantul Sale Menggebrak dengan Promo Rp1 hingga Gratis Ongkir Indonesia-Malaysia Segera Perdagangkan Energi Listrik Inflasi Jogja Diprediksi Mereda
Sasar Pelajar dan Mahasiswa, AXIS Dukung Vaksinasi Covid-19 di Sumbar 1 day ago
Ada Isu Penggugur Momentum, Kenaikan Kinerja Saham Tak Terjadi di Desember? 2 days ago
Simpanan Nasabah Tumbuh Rp7.301 Triliun per Oktober 2 days ago
AirAsia Buka Lagi 9 Rute & Tambah Rp10.000 Gratis Bagasi 3 days ago
Horison Hotels Yogyakarta Salurkan Bantuan Melalui Horison Peduli 3 days ago