Ekbis

PLN UP3 Yogyakarta Terus Jaga Kualitas Pelayanan

Penulis: Media Digital
Tanggal: 29 November 2021 - 23:17 WIB
Manager PT PLN UP3 Yogyakarta, Ahmad Mustaqir menyampaikan sambutan dalam kegiatan Multi-Stakeholder Forum 2021 PT. PLN (Persero) UP3 Yogyakarta, Senin (29/11/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo

PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta terus berinovasi dalam menciptakan layanan yang prima terhadap masyarakat.

Manager PT PLN UP3 Yogyakarta, Ahmad Mustaqir mengatakan PLN kini telah memiliki layanan digital dengan PLN Mobile. “PLN Mobile memberikan berbagai kemudahan kepada pelanggan,” ucap Ahmad saat kegiatan Multi-Stakeholder Forum 2021 PT. PLN (Persero) UP3 Yogyakarta yang digelar di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta, Senin (29/11).

Beberapa keunggulan PLN Mobile, kata dia, memudahkan cek tagihan dan riwayat token, permohonan pasang baru/perubahan daya/penyambungan sementara; informasi tarif listrik terkini; cek status pengaduan dan permohonan; serta update berita terkini mengenai PLN dan info pemeliharaan jaringan listrik.

Terkait dengan rasio elektrifikasi DIY 2021, kata dia, untuk provinsi DIY target jumlah rumah tangga 1.355.844 sedangkan realisasi tahun lalu jumlah pelanggan rumah tangga adalah 1.201.175; jumlah pelanggan rumah tangga non-PLN 154.534; jumlah pelanggan rumah tangga total 1.355.534.

“Sehingga rasio elektrifikasi PLN adalah 88,59 persen dengan rasio elektrifikasi total mencapai 99,99 persen,” ucap Ahmad.

Selama pandemi, PLN juga memberikan sejumlah bantuan kepada pelanggan. Di antaranya adalah diskon tarif untuk pelanggan golongan rumah tangga berdaya 450 VA (R1/TR 450 VA); bisnis kecil berdaya 450 VA (B1/TR 450 VA); dan industri kecil 450 VA (I1/TR 450 VA) berupa diskon biaya pemakaian dan biaya beban untuk pelanggan tagihan reguler (pascabayar) sebesar 50% dan diskon pembelian token prabayar sebesar 50%.

sementara untuk pelanggan golongan rumah tangga berdaya 900 VA bersubsidi (R1/TR 900 VA) berupa diskon biaya pemakaian dan beban sebesar 25% untuk tagihan reguler (pascabayar) dan diskon pembelian token prabayar sebesar 25%.

Selain itu juga ada stimulus pembebasan biaya beban dan rekening minimum untuk pelanggan golongan Tarif Sosial, Bisnis dan Industri berdaya mulai dari 1300 VA.

“Pemberian stimulus dilaksanakan dengan ketentuan pembebasan penerapan ketentuan Rekening Minimum bagi pelanggan yang pemakaian energi listrik di bawah ketentuan Rekening Minimum [40 jam menyala]. Stimulus ini tidak berlaku bagi pelanggan dengan pemakaian di atas Rekening Minimum (RM).” (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Libur Nataru, Konsumsi Listrik di DIY Meningkat 16 Persen
PLN UID Jateng dan DIY Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025
Libur Nataru di Jogja, PLN Jaga Keandalan Kelistrikan di Titik Massa
PLN Jateng-DIY Siaga Listrik Tahun Baru 2026

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Indef: MBG Dorong PDB Nasional hingga 0,17 Persen pada 2040
Bahlil Wajibkan Etanol di BBM Mulai 2027
Kunjungan Wisman via YIA November 2025 Turun Secara Bulanan
Penerimaan Pajak 2025 Capai Rp1.917 Triliun, Shortfall Rp271 T
IHSG Tembus 9.000, Menkeu Purbaya Yakin Tren Berlanjut
Modus Penipuan Kartu Kredit Meningkat, BRI Beri Warning
Ekonom UMY Proyeksikan Ekonomi DIY 2026 Tumbuh di 4,9-5,5 Persen
Harga Emas Pegadaian Naik, Galeri24 Rp2,59 Juta per Gram
75 Persen Tiket Nataru Dibeli Lewat Access by KAI
Libur Nataru, Konsumsi Listrik di DIY Meningkat 16 Persen