Ekbis

Bank Bapas 69 Fasilitasi Pedagang Lunasi Kios dan Los Pasar Kaliangkrik

Penulis: Media Digital
Tanggal: 02 Desember 2021 - 11:17 WIB
Ratusan Pedagang Pasar Kaliangkrik Kabupaten Magelang melakukan mujahadah, Rabu (1/12/2021) tanda dimulainya penempatan pasar tersebut. - Ist

Harianjogja.com, MAGELANG—Aktivitas pedagang di Pasar Kaliangkrik Kabupaten Magelang mulai menggeliat dengan dimulainya penempatan pedagang di pasar yang ada di Lereng Gunung Sumbing tersebut. Pedagang mendapatkan fasilitas modal dari PT BPR Bank Pasar 69.

Penempatan resmi Pasar Kaliangkrik ditandai dengan mujahadah yang digelar oleh ratusan pedagang, Rabu (1/12/2021). Penasehat Paguyuban Pedagang Pasar Kaliangkrik, Zaenal Mahfud, menyebutkan dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemotongan 12 tumpeng, dihadiri pedagang dari lantai satu, dua dan tiga.

“Kami juga melakukan doa bersama dipimpin Kiai Fatchurohman. Para pedagang berharap agar pasar menjadi ramai pembeli dan meningkatkan kesejahteraan pedagang,” kata Zaenal Mahfud.

Kabid Pasar pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop-UKM), Hardan, mengatakan, sebelum berjualan di Pasar Kaliangkrik pedagang harus sudah melunasi kios/los yang ditempati. Untuk pelunasan tersebut, pedagang mendapatkan fasilitas modal dari PT BPR Bank Pasar 69."Sejak awal kami sudah koordinasi dengan Bank Bapas 69, untuk dapat memfasilitasi para pedagang yang kekurangan modal," kata dia, ditemui sebelum acara.

Dia menyebutkan harga tertinggi kios Rp26,8 juta yang terletak di lantai dasar dengan luas 12 meter persegi. Posisinya menghadap jalan raya. Harga kios paling rendah Rp11,7 juta seluas 6 meter persegi dan berada di lantai 2. Untuk harga los tertinggi Rp7,8 di lantai dasar dengan luas 4 meter persegi. Sedang yang terendah Rp3,9 seluas 2,25 meter persegi di lantai 2.

"Harga tersebut sudah didiskon 25 persen dari harga yang ditetapkan tim appraisal. Harga itu berlaku bagi pedagang penempat pertama," kata Hardan.

Ditemui terpisah, Direktur Utama PT BPR Bank Bapas 69, Rohmad Widodo mengatakan lembaga keuangan yang dipimpinnya membantu pedagang dalam melunasi penempatan kios/los. Sebanyak 751 pedagang dari total 1.305 pedagang di pasar tersebut telah membayar tunai atas kios/los yang mereka tempati. Nilai totalnya mencapai Rp6,7 miliar.

Selain itu, terdapat 528 pedagang yang melunasi pembayaran kios/los secara kredit dengan bunga 0,68%. Total kredit mencapai hampir Rp8 miliar. Nilai kredit yang diambil rata-rata Rp15 juta, yang diangsur selama 36 bulan. Barang berharga yang dijadikan jaminan pengambilan kredit pedagang adalah SKHPTD (surat keterangan hak penempatan tempat dasaran). Baik untuk kios maupun los yang ada di lantai 1, 2 dan 3," kata Rohmad Widodo.

“Sampai akhir tahun 2021 nanti, ada potensi akan terjadi penambahan jumlah nasabah dari kalangan pedagang di Pasar Kaliangkrik yang merupakan pasar terbesar ketiga di Kabupaten Magelang ini,” katanya. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Aset Perbankan DIY Capai Rp116,7 Triliun, OJK Soroti Penipuan Digital
Di Tengah Dinamika Global, Bank Mandiri Catat Kinerja Solid
Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen, Bank Mandiri Catat Aset Rp2.829 Triliun
Cek Saldo Minimum Mandiri, BRI, BNI Terbaru Februari 2026

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

BPS DIY Siapkan 3.000 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026 Mulai Mei
Harga Emas Antam Naik Rp30 Ribu, Kini Tembus Rp2,92 Juta per Gram
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Rp72.500 per Kg
Harga Emas UBS dan Galeri24 Turun, Pegadaian Catat Perubahan Hari Ini
Aset Perbankan DIY Capai Rp116,7 Triliun, OJK Soroti Penipuan Digital
Harga Pangan Turun, DIY Catat Deflasi di Awal 2026
Kemiskinan DIY Turun 3.030 Orang, Gini Ratio Membaik
Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
Ekonomi DIY 2025 Tumbuh Tertinggi di Jawa, Capai 5,94 Persen
Pegadaian Klarifikasi Kelangkaan Emas Fisik di Sejumlah Gerai