Ekbis

1.400 Karyawan Bank Bukopin Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Penulis: Rika Anggraeni
Tanggal: 23 Januari 2022 - 22:47 WIB
Karyawan melayani nasabah di kantor PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP), Jakarta, Rabu (5/1/2021). - JIBI/Bisnis.com/Abdurachman

Harianjogja.com, JAKARTA – Sedikitnya 1.400-an karyawan PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) mengundurkan diri hingga akhir 2021. Pengunduran karyawan ini berasal dari seluruh kantor cabang KB Bukopin yang tersebar di Indonesia.

Corporate Communication KB Bukopin Tyas Hardi mengungkapkan, pengunduran diri ini berkaitan dengan transformasi yang menyasar pada human capital atau sumber daya manusia perseroan. Tyas menerangkan, transformasi ini dilakukan demi KB Bukopin yang lebih baik.

“Programnya tidak dibatasi masa kerja, tidak dibatasi usia, siapapun selama dia karyawan Bukopin boleh mengikuti program ini,” kata Tyas saat dikonfirmasi Bisnis.com pada Minggu (23/1/2022).

Sebagai bentuk dukungan KB Bukopin terhadap karyawan yang mengajukan diri untuk mengikuti program, Tyas menuturkan bahwa KB Bukopin mendukung karyawan dengan berbagai program lain.

“Karyawan yang mengikuti program ini, mereka tetap bisa menikmati benefit dari perusahaan. Artinya, asuransi kesehatan mereka dan keluarga masih ter-cover sampai dengan 6 bulan setelah mereka mengikuti program ini,” terangnya.

Selanjutnya, KB Bukopin juga mendukung setiap karyawan yang mengikuti program ini dengan memberikan pembekalan berupa pelatihan (training) manajemen finansial.

Kemudian, perusahaan juga memberikan pelatihan dengan agenda starting new business entrepreneur. Tyas mengklaim, perseroan menggandeng penyelenggara trainer dari perusahaan human capital yang sudah terpercaya. Tak hanya itu, KB Bukopin juga menyiapkan pelatihan dengan tema peningkatan skill managerial.

Sementara itu, bagi karyawan yang tidak mengikuti program ini diharapkan tetap membangun dan mengembangkan KB Bukopin.

“Tetapi yang pasti, transformasi yang dilakukan KB Bukopin enggak main-main,” tegasnya.

Adapun pemangkasan ini dilakukan sesuai dengan visi transformasi core banking KB Bukopin usai diakuisisi oleh KB Kookmin Bank, yang salah satunya merupakan transformasi teknologi menuju New Generation Banking System (NGBS).

“Dari sisi teknologi, tahun ini, kita sudah dicanangkan mulai kick off project yang namanya New Generation Banking System (NGBS). Ini adalah sebuah sistem yang akan menjadi backbone sistem Bukopin yang diadopsi langsung dari holding perseroan,” ucapnya.

Tyas berharap, teknologi yang diadopsi langsung dari Negeri Ginseng ini diharapkan akan meningkatkan performa IT atau teknologi informasi KB Bukopin, yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan pelayanan terhadap nasabah KB Bukopin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Berita Terkait

Upah Tak Dibayar, Pekerja Sleman Laporkan Perusahaan ke Disnaker
Surya Group Siap Buka 10.000 Lowongan Kerja di Tahun 2026
Pengumuman UMP DIY 2026 Molor, Pemda Tunggu Pedoman Pusat
Serapan Tenaga Kerja Bantul Anjlok, Target 2025 Meleset

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar 2025
BPS Catat Kunjungan Wisman November 2025 Capai 1,2 Juta
KAI Layani 27,2 Juta Penumpang Selama Nataru 2025-2026
Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
Harga Emas Antam Stabil Rp2,488 Juta, Buyback Naik
Harga Rumah Subsidi 2026 Diusulkan Naik
BRI Salurkan 637 Ambulans Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
Penjualan Tiket KAI Nataru 2025-2026 Tembus 4,1 Juta
Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
Harga Emas UBS dan Galeri24 Pegadaian Stagnan Hari Ini