Ekbis

Awas, Asam Urat dan Berat Badan Naik setelah Lebaran

Penulis: News Editor
Tanggal: 02 Mei 2022 - 09:47 WIB
Ilustrasi. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA-Makanan khas biasanya tersaji saat perayaan Idulfitri. Sejumlah makanan yang disajikan kebanyakan berasa manis, atau hidangan penuh cita rasa gurih bersantan dengan lemak. Makanan itu bisa menimbulkan penyakit jika hawa nafsu untuk menyantap kuliner lezat tak bisa dibendung.

Setelah Lebaran tentu saja kondisi kesehatan wajib diwaspadai. Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia cabang DKI-Jakarta (PDGKI-Jaya), Ida Gunawan, menjelaskan lima kondisi kesehatan yang bisa muncul akibat nafsu makan yang tak bisa dikendalikan setelah selesai berpuasa.

 

Peningkatan gula darah

Kue-kue lebaran yang manis dan mengandung gula boleh dikonsumsi, asal tidak berlebihan, sebab berpotensi meningkatkan gula darah. Dokter Spesialis Gizi Klinik Konsultan Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi yang berpraktik di RS Pondok Indah-Puri Indah mengingatkan untuk mengendalikan diri selepas puasa ketika melihat deretan kue-kue manis yang menggiurkan.

 

Peningkatan kadar kolesterol dan lemak darah

Mengonsumsi secara berlebih makanan yang tinggi lemak jenuh bisa meningkatkan kadar kolesterol dan lemak darah. Maka, jangan kalap begitu melihat makanan yang serba santan, daging, gorengan dan hidangan-hidangan creamy.

 

Asam urat naik

Hati-hati dengan menu berisi daging jeroan dan yang berisi kaldu gurih, apalagi dengan tambahan emping. Makanlah secukupnya, jangan berlebihan, pesan Dokter Spesialis Gizi Klinik Konsultan Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi yang berpraktik di RS Pondok Indah - Puri Indah.

 

Gangguan pencernaan

Meja makan hampir bisa dipastikan penuh dengan menu-menu Lebaran yang membuat air liur menetes, apalagi bila yang disajikan adalah makanan khas yang hanya dimasak setahun sekali. Maka tak heran bila ada orang yang makan dalam jumlah berlebihan.

"Pedas berlebihan, santan berlebihan, kalau yang namanya berlebihan baik pedas, asam, minyak, gula, itu semua tidak baik untuk kesehatan pencernaan kita," kata Ida, Senin (2/5/2022).

Apalagi bila dalam hidangan yang disantap jumlah seratnya tidak mumpuni, Anda harus berhati-hati agar tidak kena gangguan pencernaan.

 

Berat badan naik

Selama puasa, seseorang punya waktu makan yang teratur, hanya bisa makan selepas matahari terbenam dan sebelum azan Subuh berkumandang. Ketika Idulfitri tiba, sebaiknya Anda terus menjaga pola makan yang teratur agar berat badan tidak meningkat. "Bisa bablas naik dengan cepat berat badan karena menu makanan yang dikonsumsi jumlah kalorinya berlebihan," katanya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Berita Terkait

Pilihan Menu Sarapan Tinggi Serat Terbaik Menurut Rekomendasi Pakar
Cara Ampuh Jaga Kesehatan Kulit Kepala Selama Memakai Penutup Kepala
Perbandingan Nutrisi Ubi Jalar dan Kentang Putih untuk Gula Darah
Waspadai Bahaya Makanan Ultra Proses Pemicu Peradangan Kronis di Tubuh

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Konsumsi Naik Saat Ramadan dan Lebaran Daya Beli Masih Tertekan
Tarif Tol Semarang-Batang Naik, Ini Rinciannya
Harga Minyak Rontok, Bursa Asia Melonjak: Kospi Naik 5 Persen
Harga Emas Pegadaian: UBS Rp3,05 Juta dan Galeri24 Rp3,03 Juta
JNE Prediksi Pengiriman Ramadan Naik hingga 30 Persen
Mudik Gratis Dinilai Efisien Redam Risiko Kecelakaan Lebaran
Warga Sleman Siap-siap, Bakal Ada 1.000 Sambungan Jargas Baru
Menteri ESDM, Harga BBM Subsidi Tidak Akan Naik hingga Lebaran 2026
Hindari Konflik, Eksportir DIY Alihkan Jalur Ekspor ke Luar Suez
Perang Iran vs AS-Israel Bikin Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam