HomeJogjapolitan

Maling Bobol Patsy Jogja, Puluhan Burung Digasak

Oleh:David Kurniawan
30 Januari 2014 - 11:24 WIB

JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo BayuPedagang sedang menjaga burung Kenari Holland yang ditempatkan dalam kandang di Jl Depok, Manahan, Solo, (15 - 11). Burung kenari yang diimpor dari Belanda tersebut dijual dengan harga Rp750.000,/ per ekor

Harianjogja.com, JOGJA – Pasar satwa dan tanaman hias (Pasty) Jogja kembali disatroni kawanan pencuri. Kali ini dialami, Riyanto penjual burung di kawasan itu, mengalami kerugian mencapai Rp50 Juta. Peristiwa ini sudah terjadi 3 kali dalam kurun waktu 3 bulan.

Menurut penuturanya, pada Selasa (28/1/2014) pagi, ia mendapatkan kabar kalau kios miliknya telah dibobol pencuri. Mendapatkan berita itu, Riyanto langsung menuju ke kios untuk mengecek kebenaran berita itu.
“Pagi-pagi saya dihubungi petugas keamanan, jika kios saya dibobol maling. Untuk mengecek keberanan itu, saya langsung menuju lokasi dan ternyata benar,” katanya, Rabu (29/1).

Dia menceritakan, kejadian ini merupakan yang ketiga kalinya terjadi pencurian di Pasty Jogja. Waktu kejadiannya tidak berselang lama, karena terjadi dalam kurun waktu 3 bulan saja. Atas peristiwa ini, ia mengaku mengalami kerugian mencapai Rp50 juta. “Total ada sekitar 30 burung berhasil dibawa kabur pencuri itu,” sebutnya

Dia menjelaskan, kebanyakan burung yang dibawa adalah burung jenis Kenari. Di antaranya, 4 ekor Kenari Yokshire, 10 Kenari Holand Import, dan beberapa kenari jenis lainnya seperti Kenari F1 dan Kenari F4.

“Masih banyak lagi jenis burung yang dibawa kabur, karena jumlahnya mencapai 30 ekor, padahal ini baru di toko saya, belum lagi toko sebelah. Karena total dalam aksi pencurian ini berhasil membobol 3 toko,” ungkapnya.

Diakuinya, dia sudah mencoba menelusuri jejak pencuri itu. Salah satunya melalui media jejaring sosial, khususnya untuk teman-teman sesama penyuka burung, yang tegabung dalam kelompok kicau mania.

“Ya saya menyebarkan pesan tentang kehilangan ini dengan memberikan ciri-ciri burung yang hilang. Apabila ada teman-teman yang mengetahui mohon hubungi saya,” ujar dia.

Atas kejadian ini, Riyanto juga mengaku telah membuat laporan pencurian ke Polresta Jogja. “Saya sudah melapor dan semua sudah saya serahkan ke pihak yang berwenang,” katanya.

Tag: Editor: Nina Atmasari

Artikel Terkait

Berita Pilihan

Danais Dukung Percepatan Vaksinasi di DIY Informasi Stok Darah PMI di DIY Senin, 26 Juli 2021 Selama PPKM Level 4, Satpol PP DIY Temukan 149 Tempat Usaha Melanggar Aturan Identitas Mayat Perempuan Terkubur di Umbulmartani Terungkap dari Temuan SKCK Covid-19 Varian Delta Sudah Menyebar di Kulonprogo, Ini Tanda-tandanya
Berita Terbaru
Bansos untuk Warga Terdampak Covid-19 di Sleman Cair 19 minutes ago
PPKM Level 4 Diperpanjang: Pemkab Sleman Bikin Aturan Baru, Ini Detailnya 50 minutes ago
PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkab Putuskan Tunda Kegiatan Sosial di Bantul 1 hour ago
Begini Kondisi Los Pakaian di Pasar Bantul Selama PPKM Darurat 2 hours ago
DPMPT Kulonprogo Bantu Warga Terdampak PPKM 2 hours ago

Terpopuler

Hadiri Jagongan Kalurahan, Kanjeng Yudanegara Diskusi dengan Warga Girikerto Turi KAMPUS JOGJA : Prodi KPI UMY Pertahankan Akreditasi A RUMAH SAKIT JOGJA : ARSSI Wadah Bersatunya RS Swasta FACEBOOK BERUJUNG PENJARA : Pembela Nilai Tuntutan Terlalu Memaksakan Waspada, Ubur-Ubur Kembali Menepi di Pantai Gunungkidul
Atasi Krisis Oksigen, Pemkab Sleman Akan Bangun Instalasi Generator Oksigen 2 hours ago
Hari Ini 2.667 Warga DIY Dilaporkan Positif Covi-19, Sebanyak 77 Orang Meninggal Dunia 3 hours ago
Polres Kulonprogo Akan Jemput Pasien Covid yang Isoman 3 hours ago
Tanpa Alasan Jelas, Petugas Ekspedisi Dibacok di Jogja 4 hours ago
Percepat Vaksinasi, DIY Targetkan 70% Warga Divaksinasi pada September 5 hours ago