HomeJogjapolitan

FACEBOOK BERUJUNG PENJARA : Pembela Nilai Tuntutan Terlalu Memaksakan

Oleh:Bhekti Suryani
19 Desember 2014 - 06:20 WIB

Warga pendukung Ervani Emi Handyani membawa spanduk yang meminta hakim memutus perkara sesuai suara rakyat. Spanduk itu dibentangkan jelang tahap-tahap akhir persidangan perkara pencemaran nama baik lewat facebook melibatkan Ervani. Gambar diambil Kamis (11/12/2014). (JIBI/Harian Jogja - Bhekti Suryani)

Harianjogja.com, BANTUL-Kuasa hukum Ervani Emi Handayani, Syamsudin Nurseha menilai jaksa terlalu memaksakan menuntut Ervani Emi Handayani, yang tersandung UU informasi dan transaksi elektronik (ITE) serta KUHP.

Menurut Syamsudin hampir seluruh ahli yang dihadirkan menyatakan terdakwa tidak melakukan pencemaran nama baik. Postingan Ervani di
facebook juga tidak mengandung unsur penghinaan, sehingga tidak dapat dijerat dengan UU ITE maupun KUHP.

"Ini terlalu dipaksakan, anehnya lagi jaksa mengabaikan seluruh fakta persidangan dari saksi ahli bahwa postingan terdakwa bukan pencemaran
nama baik," terang Syamsudin Nurseha.

Ervani seharusnya bebas murni tanpa dihukum, meski hanya hukuman percobaan. Sebagai bentuk upaya hukum selanjutnya, kuasa hukum
akan menyampaikan pleidoi atau pembelaan pada 29 Agustus mendatang.

Ervani sempat mendekam di balik jeruji besi setelah akhirnya ditangguhkan pembebasannya lantaran menulis status di jejaring sosial facebook
mengenai kekesalannya pada Ayas, supervisor toko Jogja Jolie Jewellery tempat suaminya bekerja. Lantaran sumianya bakal dipindah tugas
ke Cirebon, Jawa Barat. Ia dijerat pasal pencemaran nama baik dalam UU ITE serta KUHP.

Berikut status yang ditulis Ervani pada 30 Mei lalu di fabeook. "Iya sih Pak Har baik, yang enggak baik itu yang namanya Ayas dan spv lainnya.
Kami rasa dia enggak pantas dijadikan pimpinan Jolie Jogja Jewellery. Banyak yang lebay dan masih labil seperti anak kecil".

Tag: Editor: Mediani Dyah Natalia

Artikel Terkait

Berita Pilihan

Dilaporkan dalam Kasus Bawang Merah Nawungan, Pria Ini Menilai Petani Salah Langkah Informasi Stok Darah di PMI DIY 16 Oktober 2021 Tak Hanya Jago Urusan Kebakaran, Damkar Kota Jogja Juga Super Hero dalam Melepas Cincin Informasi Stok Darah di PMI DIY 15 Oktober 2021 Tahapan Pilur Tetap Berjalan, Pemkab Sleman Tunggu Putusan Kemendagri
Berita Terbaru
Jumat Malam Kaliurang Kabut Tebal, Warganet: Seperti Masuk Dunia Lain 15 minutes ago
Satpol PP DIY Terus Awasi 33 Objek Wisata yang Belum Buka 1 hour ago
Dilaporkan dalam Kasus Bawang Merah Nawungan, Pria Ini Menilai Petani Salah Langkah 1 hour ago
Informasi Stok Darah di PMI DIY 16 Oktober 2021 2 hours ago
DPRD Minta Rest Area di Kulonprogo Bisa Diakses Bukan Pengguna Jalan Tol 3 hours ago

Terpopuler

Hadiri Jagongan Kalurahan, Kanjeng Yudanegara Diskusi dengan Warga Girikerto Turi KAMPUS JOGJA : Prodi KPI UMY Pertahankan Akreditasi A RUMAH SAKIT JOGJA : ARSSI Wadah Bersatunya RS Swasta FACEBOOK BERUJUNG PENJARA : Pembela Nilai Tuntutan Terlalu Memaksakan Waspada, Ubur-Ubur Kembali Menepi di Pantai Gunungkidul
Pentingnya UMKM Menguasai Teknologi Informasi 3 hours ago
Gunungkidul Meraih WTP Kali Keenam 4 hours ago
Nol Kematian Akibat Covid-19 di Bantul Sudah Sering Terjadi, Masyarakat Tetap Harus Waspada 4 hours ago
HARIAN JOGJA HARI INI: DC Pinjol Ditarget Rp10 Juta Sehari 6 hours ago
Dosen Teknik Industri ITDA Menjadi Narasumber Pelatihan Digitalisasi Dinpar Gunungkidul 8 hours ago