Jogjapolitan

Di Gunungkidul Tidak Ada Cacing Hati di Hewan Kurban

Penulis: Rahmat Jiwandono
Tanggal: 12 Agustus 2019 - 21:12 WIB
Penyembelihan hewan kurban. - Solopos/M. Ferri Setiawan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul tidak menemukan adanya cacing hati pada daging kurban pasca-penyembelihan hewan kurban pada Minggu (11/8/2019).

Kepala DPP Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, menyatakan semua hewan kurban di Bumi Handayani dalam keadaan sehat. Pasalnya, jauh-jauh hari sebelumnya jajarannya melakukan upaya deteksi secara fisik maupun secara klinis kesehatan hewan kurban. "Itu langkah yang kami lakukan," katanya, Senin (12/8/2019).

Bambang Wisnu mengatakan jajarannya menerjunkan sebanyak 200 petugas yakni dokter hewan, PNS, tenaga harian lepas, tenaga magang, praktisi, mahasiswa dan dokter hewan muda guna memantau jalannya proses penyembelihan di 18 kecamatan. "Tidak ada cacing hati dan tidak ada indikasi antraks," ujarnya.

Jajarannya juga melakukan sosialisasi bagaimana menjaga kebersihan saat sebelum penyembelihan hingga pelaksanaan penyembelihan hewan-hewan ternak. Sebelumnya, warga diimbau untuk tidak mencuci jeroan di perairan umum atau sungai, namun supaya dibuatkan sejenis instalasi pengolahan air limbah (IPAL) agar tidak mencemari lingkungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Pertamina Bagikan Lebih dari 12.000 Paket Daging Kurban untuk Warga DIY dan Jateng
Tim Pemantau Hewan Kurban UGM Sebut Temuan Cacing Hati Tahun Ini Menurun
Iduladha 2025, 23 Ribu Lebih Hewan Kurban Disembelih di Bantul
Ramah Lingkungan, Distribusi Daging Kurban di Masjid Walidah Dahlan Unisa Tidak Memakai Plastik

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Pemkab Bantul Bakal Lindungi Pekerja Rentan lewat Iuran Jamsostek
Lampaui Target, PAD Kota Jogja 2025 Tembus Rp952 Miliar
Warga Karangwaru Jogja Terapkan Biowash untuk Kelola Sampah Organik
Dua Pemancing Hilang di Pantai Wediombo, Pencarian Diperluas
Bank Sleman Siapkan Mobile Banking, Target Beroperasi 2026
Kelurahan Gunungketur Optimalkan Pengelolaan Sampah Organik
PMI DIY Galang Donasi Rp395 Juta Untuk Korban Banjir Sumatera
Asal-usul Nama Padukuhan Gunting di Bantul

Asal-usul Nama Padukuhan Gunting di Bantul

Jogjapolitan | 4 hours ago
DAMRI Jogja-YIA Tarif Rp80.000, Berangkat Tiap Satu Jam
Jadwal Kereta Bandara YIA Xpress Sabtu 10 Januari 2026