HomeJogjapolitan

Dentuman Musik Cadas Sambut Pergantian Tahun

Oleh:Lugas Subarkah
01 Januari 2020 - 17:37 WIB

Kala, salah satu grup band rok asal Jogja tampil dalam Happy Rock Year, di Ayara Public Space, Jalan Jenderal Sudirman, Jogja, Selasa (31/12/2019). - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Harianjogja.com, JOGJA—Di Malam Pergantian Tahun, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menggelar konser bertajuk Happy Rock Year yang bertemakan We Dare You to Rock The Stage. Acara yang digelar di Ayara Public Space, Jalan Jenderal Sudirman, Jogja, Selasa (31/12/2019) tersebut terbilang unik lantaran dipadukannya tari tradisional dengan penampilan lima grup band rok Jogja.

Pertunjukan dibuka dengan pentas tari tradisional oleh Sanggar Suryo Bawono sekitar pukul 20.00 WIB, yang kemudian dilanjutkan dengan dentuman musik rok dari grup band pembuka, Kala. Alunan nada berdistorsi yang dibawakan Kala menghangatkan suasana malam itu yang cukup dingin setelah sebelumnya hujan mengguyur Jogja.

Penyelenggara Happy Rock Year, Muhammad Edi Fauzan, menjelaskan konser ini merupakan hiburan alternatif yang disuguhkan dalam menyambut Tahun Baru. “Ada lima grup band yang roots-nya rok, tiga band seleksi dan dua band kawakan di Jogja,” ujarnya.

Kelima grup band ini meliputi Kala, Honest Pineapple, Stack Revenge, Stormberinger dan Zues. Meski dasar bermusik mereka adalaj rok, namun kelima band tersebut memiliki subgenre masing-masing, seperti psikadelik, heavy metal, postrock, indie rock, dan rok klasik.

Zeus contohnya, merupakan salah satu dedengkot trash metal Jogja yang terbentuk pada 2002 silam. Pada 2003 mereka didaulat mengisi Red Stage Soundrenaline Jogja. Pada 2005 mereka merilis album perdananya berjudul Buka Mata Buka Telinga dengan single berjudul Hantam.

Fauzan mengungkapkan dipilihnya rok sebagai tema besar kegiatan ini adalah untuk mengusung semangat musik cadas itu dalam menyambut 2020. “Karena kami pikir rok membawakan semangat positif yang pas untuk anak muda. Harapannya ini bisa menjadi salah satu hiburan alternatif di Jogja,” ujarnya.

Kepala Bidang Destinasi Dispar DIY, Aria Nugrahadi, mengungkapkan Happy Rock Year merupakan sajian Dispar DIY dengan memadukan seni tradisional berupa tari dengan pentas seni modern yang mengusung semangat rok.

Acara ini menjadi salah satu pilihan untuk masyarakat khususnya generasi muda menyambut malam pergantian tahun. Dengan pertunjukan berkualitas dan tanpa tiket masuk ini diharapkan bisa dinikmati semua kalangan sekaligus apresiasi bagi pelaku musik DIY,” ucap dia.

Tag: musik, Natal dan Tahun Baru Editor: Arief Junianto

Artikel Terkait
Lirik Lagu Nusantara - Koes Plus 2 hours ago
Lirik Lagu Hapus Aku dari Nidji 1 day ago
Lirik Lagu WHUT-Aisha Retno 2 days ago
Lirik Lagu Ardhito Pramono "I Just Couldn't Save You Tonight" 6 days ago
Trending setelah Diremake, Ini Lirik Lagu "Bintang di Surga" NOAH 1 week ago

Berita Pilihan

Ini Penyebab Klithih Menurut Sosiolog UGM Cukai Naik, Rokok Murah Jadi Pilihan Volume Sampah di Pantai Selatan Bantul Diprediksi Naik 15 Persen Disinfektan Udara Buatan Dosen UMY Ini Bisa Hemat Investasi Faskes hingga Ratusan Juta  Sudah 79 Tahun, Mbah Wahidi Masih Kuat Menjual Burger Keliling Sleman
Berita Terbaru
KABAR DUKA: Budayawan Hari Dendi Meninggal Dunia 1 hour ago
Warga Diminta WA Pemkot Jogja kalau Ada Parkir Nuthuk: Laporan Terus, Ora Ditindak! 1 hour ago
IMB Dihapus, Investor di Gunungkidul Diperbolehkan Membangun Terlebih Dahulu 2 hours ago
Harian Jogja dan BKKBN DIY Memperkuat Kerja Sama 6 hours ago
BERITA JOGJA HARI INI: Waspadai Siklus 6 Tahunan DBD 7 hours ago

Terpopuler

Hadiri Jagongan Kalurahan, Kanjeng Yudanegara Diskusi dengan Warga Girikerto Turi KAMPUS JOGJA : Prodi KPI UMY Pertahankan Akreditasi A RUMAH SAKIT JOGJA : ARSSI Wadah Bersatunya RS Swasta FACEBOOK BERUJUNG PENJARA : Pembela Nilai Tuntutan Terlalu Memaksakan Waspada, Ubur-Ubur Kembali Menepi di Pantai Gunungkidul
Perangi Kejahatan Jalanan, Pemkab Sleman Ajak Ormas 13 hours ago
2 Kalurahan di Sleman Masuk Zona Merah, Covid-19 Bertambah 7 Kasus 14 hours ago
Cagar Budaya Jembatan Rel KA Pangukan Dicoret-coret, Disbud Sleman Prihatin 15 hours ago
Viral Parkir Rp350.000 di Jogja, Polisi: Ternyata Mark Up Kru Bus Wisata 15 hours ago
Parkir Nuthuk di Jogja Rp350.000, Wakil Wali Kota Angkat Bicara 15 hours ago