Jogjapolitan

Lampu "Bangjo" di Simpang Colombo Sempat Rusak, Dishub: Alatnya Sudah Tua

Penulis: Hafit Yudi Suprobo
Tanggal: 11 Januari 2020 - 09:47 WIB
Lampu lali lintas. - Solopos/M. Ferri Setiawan

Harianjogja.com, SLEMAN-- Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman menyatakan jika pihaknya telah melakukan upaya perbaikan terhadap Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di simpang tiga Colombo atau simpang tiga Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang sempat tidak berfungsi dengan normal kemarin. Usia disinyalir menjadi faktor utama penyebab kerusakan APILL.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Sleman, Maryanto menerangkan jika laporan terkait dengan kerusakan APILL di simpang tiga Colombo sudah diterimanya pada Kamis (9/1/2020) lalu. Ia dan jawatannya memastikan jika petugas sudah bergerak untuk memperbaiki APILL tersebut.

Usia alat yang dinilai sudah uzur, lanjut Maryanto, menjadi faktor penyebab rusaknya APILL yang mengatur tiga arah lalu lintas di sebelah timur UNY tersebut. Kami tidak bisa mengetahui penyebabnya secara pasti. "Namun usia alat yang sudah tua bisa menjadi faktornya," ujar Maryanto, Jumat (10/1/2020).

APILL yang sudah terpasang di Colombo UNY berdasarkan informasi dari Dishub Sleman memang sudah terpasang sudah cukup lama.

Simpang tiga Colombo menjadi lokasi yang krusial untuk mengatur pergerakan lalu lintas. Posisinya yang strategis dekat dengan kampus dan batas kota ini seringkali dipadati oleh kendaraan bermotor mahasiswa.

Lebih lanjut, simpang tiga Colombo seringkali terjadi tumpukan cukup panjang kendaraan bermotor ketika di jam-jam sibuk, khususnya sore hari saat jam pulang kantor.

Akses pengandara dari sisi barat ke timur paling ramai dilintasi mahasiswa. Sehingga rusaknya APILL di lokasi tersebut menjadi perhatian pengendara.

Sebelumnya pada Kamis (10/1/2020), APILL yang berada tepat di sisi selatan Jalan Colombo, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman terpantau terjadi kerusakan. Lampu APILL yang tadinya menyala merah langsung berubah menjadi hijau dengan seketika.

Namun, lampu hijau langsung mati dan berganti merah, kemudian kuning. Terkadang kedua lampu baik merah dan hijau menyala bersamaan.

Salah satu pengendara motor, Wahyu, 24, mahasiswa yang sedang melintas mengatakan jika kemarin ia hampir saja tertabrak kendaraan bermotor imbas dari Tika berfungsi dengan normalnya APILL di simpang tiga Colombo.

"Alhamdulillah sekarang sudah diperbaiki, kalau ada kerusakan mohon dengan sangat respons dari petugas untuk bisa cepat, karena ini vital sekali keberadaannya," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Program Salut Tenan di Bantul Kian Diminati Sekolah PAUD
Malam Tahun Baru,  Ini Skenario Rekayasa Lalu Lintas Polda DIY
Libur Nataru 2025, Simpang Tempel Jadi Pintu Masuk Tersibuk ke DIY
Arus Masuk DIY via Prambanan Ramai, Lalu Lintas Lancar

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Satu Abad NU, Diperingati dengan Peluncuran Buku Sejarah Tokoh
Drama Penalti Antar Persiba Bantul ke Semifinal Liga Nusantara
Pemuda Indonesia Timur Siap Jaga Keamanan DIY Lewat Jalur Profesional
Hujan dan Angin Terjang Sleman, Pohon Tumbang hingga Angkringan Roboh
Disdikpora Bantul Matangkan TKA 2026 Jelang SPMB
Target PAD Retribusi Pasar Bantul 2026 Dipatok Rp5,5 Miliar
Bantul Usulkan Tiga SPAM Baru untuk Layanan Air Minum
PN Wonosari Tegas, Penggelapan Fidusia Dihukum 8 Bulan
JPS Sleman 2025 Terserap Rp14,5 Miliar, Pendidikan Dominan
Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya