HomeJogjapolitan

Cap Tera Tahun Ini Siap Dipakai di Sleman

Oleh:Hafit Yudi Suprobo
14 Januari 2020 - 21:37 WIB

Ilustrasi peneraan ulang alat UTTP. - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman menyerahkan secara resmi cap tanda tera 2020 untuk alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) kepada Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pelayanan Metrologi Legal Sleman, Selasa (14/1/2020).

Kepala Disperindag Sleman Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan pembukaan dan penyerahan cap tanda tera ini sebagai awal dari kegiatan atau tugas dalam pelaksanaan kewenangan dalam bidang metrologi legal, yaitu menera dan menera ulang alat UTTP milik masyarakat Sleman.

Lebih lanjut, Mae Rusmi Suryaningsih menjelaskan pada tahun lalu, UPTD Pelayanan Metrologi Legal telah menera dan menera ulang sebanyak 1069 UTTP di sejumlah pasar dan 43 unit di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Dalam upaya merealisasikan target tersebut, Disperindag melalui UPTD Pelayanan Metrologi Legal akan melakukan sosialisasi dan mendatangi langsung 16 pasar di wilayah Kabupaten Sleman untuk melakukan tera dan tera ulang bagi alat UTTP. “Pada tahun ini, kami menargetkan pelayanan tera atau tera ulang dilakukan di 16 pasar yang ada di Kabupaten Sleman," ujar Mae, Selasa.

Meski begitu dia tidak memungkiri masih ada sebagian masyarakat masih belum sadar akan pentingnya peneraan dan peneraan ulang alat UTTP. Tera pada alat UTTP, kata dia, sangat penting dalam memberikan jaminan akurasi pengukuran saat transaksi. Dengan begitu, pedagang pun bisa menjaga kepercayaan terhadap konsumennya.

Itulah sebabnya, dinasnya akan terus menyosialisasi pentingnya tera dan tera ulang kepada pengguna alat UTTP seperti pengelola SPBU, elpiji dan sebagainya termasuk pengguna alat UTTP di pasar.

"Kemudian selain kepada pengguna, kami juga menyosialisasikan kepada konsumen yang seharusnya mereka menuntut kepada pedang untuk menggunakan timbangan yang sah atau legal dengan tanda tera,” kata dia.

Tag: tera dan tera ulang, Pemkab Sleman Editor: Arief Junianto

Artikel Terkait
Sleman Tercepat Serahkan LKPD 2 weeks ago

Berita Pilihan

Ini Penyebab Klithih Menurut Sosiolog UGM Cukai Naik, Rokok Murah Jadi Pilihan Volume Sampah di Pantai Selatan Bantul Diprediksi Naik 15 Persen Disinfektan Udara Buatan Dosen UMY Ini Bisa Hemat Investasi Faskes hingga Ratusan Juta  Sudah 79 Tahun, Mbah Wahidi Masih Kuat Menjual Burger Keliling Sleman
Berita Terbaru
Setahun Terjadi 1.309 Kasus Kekerasan dalam Pacaran 7 hours ago
PKL Malioboro Pindah 26 Januari, Ini Respons Pedagang 10 hours ago
Update Covid-19 DIY 24 Januari 2022: Kasus Positif Tambah 12 10 hours ago
Harga Tanah Sudah Mahal, Penerima Ganti Rugi Tol Jogja Bawen Kesulitan Cari Tanah Pengganti 11 hours ago
Terima Ganti Rugi Rp2,4 Miliar dari Tol Jogja Bawen, Pensiunan Guru Bertekad Kembalikan Tanah Menjadi Tanah 11 hours ago

Terpopuler

Hadiri Jagongan Kalurahan, Kanjeng Yudanegara Diskusi dengan Warga Girikerto Turi KAMPUS JOGJA : Prodi KPI UMY Pertahankan Akreditasi A RUMAH SAKIT JOGJA : ARSSI Wadah Bersatunya RS Swasta FACEBOOK BERUJUNG PENJARA : Pembela Nilai Tuntutan Terlalu Memaksakan Waspada, Ubur-Ubur Kembali Menepi di Pantai Gunungkidul
Wisata Seni dan Budaya Bakal Hadir di Kampung Cokrodirjan Jogja 11 hours ago
Sekolah di Kota Jogja Mulai PTM 100 Persen, Ini Teknisnya 11 hours ago
Sultan Jogja Tegaskan PTM Tetap Jalan Meski Puncak Omicron Datang Akhir Februari 12 hours ago
Harga Rumah Subsidi Jogja Jadi Tantangan, Gunungkidul Paling Realistis 12 hours ago
Sultan Jogja: Tidak Usah Membesar-besarkan Omicron 12 hours ago