HomeJogjapolitan

Pengungsi Glagaharjo Akan Dipulangkan Selasa Pekan Depan

Oleh:Hafit Yudi Suprobo
24 Januari 2021 - 03:37 WIB

rnPemeriksaan kesehatan para pengungsi Merapi di barak pengungsian Glagaharjo, Jumat (18/12 - 2020)/Ist

Harianjogja.com, SLEMAN--Pemerintah Kabupaten Sleman memutuskan untuk memulangkan pengungsi yang berada di barak pengungsian balai desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman. Pemulangan pengungsi dilakukan pada Selasa (26/1/2021) selang satu hari setelah selesainya masa Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) di kabupaten Sleman pada tanggal 25 Januari 2021.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Harda Kiswaya mengatakan jika keputusan tersebut diambil oleh Pemkab Sleman menindaklanjuti surat dari Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) nomor 21/45/BGV.KG/2020, tanggal 18 Januari 2021 lalu tentang pemutakhiran rekomendasi status aktivitas siaga Gunung Merapi.

Oleh karena itu, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, lanjut Harda, Bupati Sleman menyampaikan beberapa hal sebagai berikut. Diantaranya, pada saat ini aktivitas Merapi masih cukup tinggi berupa erupsi efusif, potensi bahaya berubah ke arah Selatan-Barat Daya yaitu ke hulu Kali Boyong, Kali Bedog, Kali Krasak, Kali Bebeng dan Kali Putih paling jauh lima km.

Baca juga: DKPP Segera Putuskan Dugaan Pelanggaran Etik KPU Sleman

"Sementara itu, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius tiga km dari puncak. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat level lll siaga," ujar Harda Kiswaya dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (23/1/2021).

Lebih lanjut, poin kedua dalam surat antisipasi perubahan arah bahaya ancaman Gunung Merapi bernomor 361/0178 tersebut diterangkan jika diperlukan upaya pengungsian warga di luar rekomendasi dapat dilakukan dan difasilitasi kebutuhan dasarnya.

Untuk warga asal Dusun Kalitengah Lor yang saat ini berada di pengungsian Glagaharjo, dapat dipulangkan ke daerah asal beserta ternak yang berada di barak ternak darurat Glagaharjo setelah selesainya masa Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) tanggal 26 Januari 2021 dengan tetap meningkatkan kewaspadaan. "Bila terjadi kondisi krisis Merapi setiap saat, dapat diungsikan kembali," imbuhnya.

Adapun, bulan Januari-Februari 2021 merupakan masa musim hujan diantisipasi terjadinya ancaman bencana sekunder Merapi berupa banjir lahar hujan di sungai yang berhulu di Merapi.

"Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) lll untuk dihentikan, Kawasan wisata tetap dibuka secara terbatas, kecuali Klangon, Bunker Kaliadem, Kinahrejo dan Wisata Religi Turgo," ungkap Harda.

Baca juga: Kemenkes Kaji Usulan Vaksinasi Covid-19 Mandiri

Kepala Perangkat Daerah yang terkait dengan penanggulangan bencana Merapi diminta untuk menyiagakan personel dan peralatan untuk respons cepat. Kapanewon diminta untuk mengaktivasi posko lapangan dan memobilisasi relawan di wilayah masing-masing.

"Kalurahan untuk mengaktivasi Unit Pelaksana Penanggulangan Bencana dan memobilisasi relawan di wilayah masing-masing. Tetap menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19," pungkasnya. 

Tag: Erupsi Merapi Editor: Bernadheta Dian Saraswati

Artikel Terkait
Tebing Sungai Gendol Jadi Ancaman Terbesar Para Penambang Pasir 1 year ago
Tinggi Kolom Letusan Merapi Capai 1.000 Meter 1 year ago
Masyarakat Tetap Diminta Waspadai Ancaman Banjir Lahar 1 year ago
Segini Perkiraan Volume Material di Puncak Merapi 1 year ago
Merapi Muntahkan Awan Panas, Pemkab Klaim Wisata di Lereng Selatan Masih Aman 1 year ago

Berita Pilihan

4 Kali Nyolong Sejak 2017, Bakul Angkringan Dibekuk Polres Bantul Info Stok Darah di PMI DIY Hari Ini 26 Februari 2021 Life Media Dukung Event International Open Dancesport Online Competition Permintaan Daging Menurun, Peternak Rumahkan Karyawan HI Art and Music Festival (HIATUS) #3 UGM, Perjalanan Eksplorasi dan Dekonstruksi Makna Cinta lewat Seni di Tengah Pandemi
Berita Terbaru
4 Kali Nyolong Sejak 2017, Bakul Angkringan Dibekuk Polres Bantul 10 minutes ago
Usai Dilantik, Halim-Joko Langsung Tancap Gas 1 hour ago
Info Stok Darah di PMI DIY Hari Ini 26 Februari 2021 2 hours ago
Lantik Tiga Pemimpin Baru, Sultan: Gunakan APBD dan Danais untuk Pemulihan Ekonomi  2 hours ago
Satpam di Sleman Jadi Bandar Narkoba, Ini Pengakuannya.. 3 hours ago

Terpopuler

KAMPUS JOGJA : Prodi KPI UMY Pertahankan Akreditasi A RUMAH SAKIT JOGJA : ARSSI Wadah Bersatunya RS Swasta FACEBOOK BERUJUNG PENJARA : Pembela Nilai Tuntutan Terlalu Memaksakan Waspada, Ubur-Ubur Kembali Menepi di Pantai Gunungkidul Pasar Klithikan Kulonprogo Batal Digusur
Dinkes Pastikan Jenazah yang Dimakamkan Pakai Kantong Jenazah Negatif Covid-19 3 hours ago
Life Media Dukung Event International Open Dancesport Online Competition 4 hours ago
Jadwal Layanan SIM di DIY Hari Ini dan Sabtu 27 Februari 2021 4 hours ago
23.000 Orang Disasar Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Kulonprogo 4 hours ago
Mau Beraktivitas di Luar Ruang? Simak Prakiraan Cuaca di Jogja Hari Ini! 5 hours ago