Jogjapolitan

Pemkab Sleman Ajak Mahasiswa Sukseskan Program PTKM dan Vaksinasi Covid-19

Penulis: Abdul Hamied Razak
Tanggal: 20 Februari 2021 - 09:27 WIB
Kegiatan sosialisasi PPKM dan Vaksinasi kepada kalangan mahasiswa di Pendopo Parasamya, Jumat (19/2 - 2021).

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman meminta kalangan mahasiswa untuk ikut menyosialisasikan program vaksinasi dan PTKM kepada masyarakat. Mereka juga diajak untuk menangkal informasi hoaks yang dapat menimbulkan penyimpangan informasi di masyakarat terkait Covid-19 dan vaksinasi.

Staff Ahli Bupati Bidang Pemerintah dan Hukum Setda Sleman Susmiarto berharap kalangan mahasiswa ikut mendukung dan mensukseskan program vaksinasi Covid-19. Keterlibatan mahasiswa dalam sosialisasi program tersebut dinilai penting untuk menanggulangi penyebaran virus Corona.

"Mari dukung program vaksinasi ini dan jangan takut tetap semangat untuk mengikuti vaksin untuk menekan angka penyebaran virus ini," katanya saat melakukan sosialisasi PPKM dan Vaksinasi kepada kalangan mahasiswa di Pendopo Parasamya, Jumat (19/2/2021).

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari seluruh DIY yang tergabung dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Susmiarto mengatakan sebagai generasi milenial kalangan mahasiswa dapat menyebarluaskan informasi, ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dalam sosialisasi ini.

"Kami berharap mereka juga ikut menangkal informasi hoaks yang dapat menimbulkan penyimpangan informasi di masyakarat," katanya.

Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tetap dan terus menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi ini. "Meskipun saat ini sudah ada vaksin Covid-19, saya berharap kepada masyarakat untuk tetap waspada dan senantiasa melaksanakan Cita Mas Jajar," ujar Susmiarto.

Acara sosialisasi tersebut diisi pemateri yaitu Selaku Juru Bicara Satgas Covid Kabupaten Sleman Shavitri Nurmala Dewi dan Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Sleman Novita Krisnaeni.

Ketua DPC GMNI DIY Niko Mardiansyah mengatakan sosialisai tersebut merupakan jembatan dialog antara mahasiswa dengan Pemkab Sleman agar informasi di media sosial yang belum tentu kebenarannya dapat diklarifikasi dan dipertanggungjawabkan kebenarannya. "Semoga selesai acara ini tidak ada lagi simpang siur informasi yang ada di masyarakat," ungkapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Mahasiswa Coret Jilbab Polwan, Ini Respons Kepolisian
Kongres ILMISPI 2026 di UNY Tetapkan Zufar Jadi Koorpus
Registrasi Akun SNPMB Sekolah Diperpanjang hingga 2 Februari 2026
Wow! Biaya Hidup Mahasiswa Jogja Tembus Jutaan Rupiah per Bulan

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

JK Ajak Umat Islam Gelar Qunut Nazilah untuk Perdamaian Timur Tengah
Kasus Korupsi Lahan Sindutan, Rp1,44 Miliar Dikembalikan ke YAKKAP I
RSUD Sleman Targetkan Pendapatan Rp152 Miliar pada 2026
Posko Aduan THR Dibuka di Bantul, 1 Kasus Tahun Lalu Belum Tuntas
Dishub Kulonprogo Prediksi Arus Mudik Lebaran 2026 Lancar Terkendali
Waspada Bibit Siklon 90S, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Terjang DIY
Cuaca Ekstrem Terjang Gunungkidul, Kerugian Material Capai Rp99 Juta
5 Lurah Bermasalah, Sleman Siap Gelar Pemilihan Lurah PAW di 2026
Dana Desa Anjlok, Eko Suwanto Usul Kenaikan Danais Kelurahan-Kalurahan
BPPTKG Larang Aktivitas di Sungai Merapi Seusai Banjir Lahar Maut