HomeJogjapolitan

Satpam di Sleman Jadi Bandar Narkoba, Ini Pengakuannya..

Oleh:Hafit Yudi Suprobo
26 Februari 2021 - 11:37 WIB

Ilustrasi penangkapan - Harian Jogja/Gigih M Hanafi

Harianjogja.com, PENGASIH--Satresnarkoba Polres Kulonprogo menangkap 11 orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Penangkapan polisi berdasarkan penyelidikan yang dilakukan sejak dua bulan terakhir. Dari 11 orang, seorang oknum satpam juga ikut diringkus karena menjadi bandar narkoba.

Kasat Resnarkoba Polres Kulonprogo, AKP Irwan menyampaikan dari 11 pelaku, jajarannya tidak hanya melakukan penangkapan di wilayah hukum Polres Kulonprogo. Akan tetapi, penangkapan juga dilakukan di wilayah kota Jogja dan Sleman.

BACA JUGA : 9 Pengguna dan Pengedar Narkoba Ditangkap di Jogja

"Dari 11 orang, kasus yang paling menonjol adalah seorang pembeli narkoba berinisial AS yang ditangkap di alun-alun Wates pada 6 Februari lalu. AS ternyata mendapatkan barang haram tersebut dari pelaku MA," ujar Irwan saat dikonfirmasi pada Rabu (24/2/2021).

Lebih lanjut, MA juga ikut diringkus oleh polisi. Dari penangkapan MA, polisi mendapat puluhan pil putih dengan simbol Y yang diduga Yarindo. Kepada polisi, MA mengaku jika ia mendapatkan barang haram tersebut dari MS. Akhirnya petugas bergegas ke wilayah Seyegan, Sleman untuk menangkap MS.

Ratusan butir pil sapi berhasil disita dari pelaku MS. Saat dilakukan penyelidikan, MS mengaku jika ia mendapatkan barang haram tersebut dari pelaku FB. Berdasarkan pengembangan yang dilakukan oleh polisi, FB diketahui merupakan bandar.

BACA JUGA : Kasus Narkoba di Bantul Justru Meningkat saat Pandemi

"Saat digeledah di rumah FB yang berada di Mlati, Sleman, polisi menemukan lebih dari 500 butir pil sapi yang sudah siap edar. Saat ditangkap, FB tidak melakukan perlawanan," imbuhnya.

Dalam pengungkapan 11 perkara, jajaran Satreskoba Polres Kulonprogo mengamankan 11 tersangka dengan barang bukti 1.359 pil sapi, sejumlah kendaraan, uang tunai dan peralatan komunikasi.

Atas kejahatan tersebut, kesebelas pelaku yang berhasil tertangkap diberatkan Pasal 196-197 tentang Undang-undang Kesehatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Pengungkapan kasus peredaran narkoba yang dilakukan Satresnarkoba Polres Kulonprogo menurut Irwan merupakan upaya pihaknya dalam mengantisipasi kejahatan jalanan alias klithih.

"Sebab, penggunanya mayoritas merupakan anak muda yang rentan terlibat kejahatan jalanan. Anak-anak muda biasanya mengonsumsi narkoba untuk menambah keberanian diri dalam melakukan tindak kejahatan," pungkasnya.

BACA JUGA : Bandar Narkoba Lintas Provinsi Ditangkap di Bantul

Sementara itu, bandar narkoba warga Mlati, Sleman yang tertangkap, FB mengatakan telah mengedarkan ratusan butir pil sapi yang diperoleh secara online dari Jakarta. Penjualan obat tersebut dilakukannya melalui aplikasi WhatsApp.

FB yang berprofesi sebagai satpam ini mengaku sudah tujuh bulan mengedarkan pil sapi. Dalam satu bulan, ia bisa menjual satu hingga dua toples isi masing-masing 1.000 butir dengan keuntungan Rp 1 juta per toples. "Keuntungannya untuk kebutuhan hidup saya sekeluarga. Istri juga sedang hamil, saya butuh biaya dia melahirkan," katanya.

Tag: narkoba Editor: Sunartono

Artikel Terkait
Waskita Beton Precast Dorong K3 1 year ago
Miris, Ada Pelajar SMA di Kulonprogo Jadi Pengedar Narkoba 1 year ago
Polres Sleman Bekuk 8 Pemuda Pengedar Ribuan Butir Pil Koplo 1 year ago
Anak di Bawah Umur Jadi Kurir Narkoba, Bayarannya Rp50.000 1 year ago
Nunung Tertangkap Kamera di Bandara Solo, Ternyata Kunjungi Ibu hingga Kulineran 1 year ago

Berita Pilihan

Cuaca Ekstrem, Nelayan Bantul Diimbau Hati-hati Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sleman: THR Wajib Dibayarkan H-7 Hari Raya Hari Pertama Puasa Kemarin, Layanan Publik Berjalan Lancar Prakiraan Cuaca DIY Rabu 14 April 2020, Waspada Hujan Petir di 3 Wilayah Ini Tersetrum, Warga Prambanan Tewas saat Perbaiki Rumah di Piyungan
Berita Terbaru
Pemda DIY Sedang Persiapkan Konsep Aerotropolis di Sekitar Bandara YIA 10 minutes ago
Banyak Pasar Takjil Abaikan Prokes, Satgas Covid-19 Ancam Bubarkan Paksa 1 hour ago
Semua Jalur Masuk DIY Dijaga 24 Jam untuk Halau Pemudik, Bagaimana dengan Pelaju? 1 hour ago
Pembunuh 2 Perempuan Muda di Kulonprogo Terancam Hukuman Mati 2 hours ago
Putus Cinta & Sebar Video Mesum di Facebook, Mahasiswa Asal Sleman Terancam Penjara 2 hours ago

Terpopuler

KAMPUS JOGJA : Prodi KPI UMY Pertahankan Akreditasi A RUMAH SAKIT JOGJA : ARSSI Wadah Bersatunya RS Swasta FACEBOOK BERUJUNG PENJARA : Pembela Nilai Tuntutan Terlalu Memaksakan Waspada, Ubur-Ubur Kembali Menepi di Pantai Gunungkidul Pasar Klithikan Kulonprogo Batal Digusur
Vaksinasi Selama Ramadan Diprioritaskan untuk Lansia 2 hours ago
Prawirodirjan Pakai Lele Cendol untuk Tingkatkan Gizi Balita 3 hours ago
6 Kaveling Borobudur Highland Dilirik Investor 3 hours ago
Tawarkan Elang Brontok dan Binturung Via Whatsapp, 2 Pria Diringkus Polisi 3 hours ago
Operasi Pasar Baru Akan Digelar Sepekan Jelang Lebaran 4 hours ago