HomeJogjapolitan

PeduliLindungi Akan Dipasang di Kantor Pemerintah di DIY

Oleh:Ujang Hasanudin
23 September 2021 - 18:27 WIB

Wisatawan melakukan pemindaian menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat berwisata di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat (17/9/2021). - Harian Jogja/Nina Atmasari

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mendorong semua kantor instansi pemerintah memasang QR code aplikasi PeduliLindungi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji memastikan Kompleks Kepatihan akan memasang QR code PeduliLindungi sehingga yang masuk kantor tersebut wajib memindai aplikasi PeduliLindungi.

BACA JUGA: 4 Siswa Positif Corona, Pembalajaran Tatap Muka di SDN Panggang 1 Gunungkidul Dihentikan

Pemda juga sudah meminta semua intansi untuk menggunakannya. Kompleks Kepatihan mengajukan pemasangan aplikasi sejak dua pekan lalu tetapi sampai saat ini belum mendapatkannya dari Kementerian Kesehatan.

Aplikasi PeduliLindungi harus digunakan di sejumlah destinasi wisata yang melakukan uji coba pembukaan dan juga mal, serta sejumlah restoran dan warung makan, serta perusahaan. Ke depan, kata Baskara Aji, semua fasilitas umum akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Koordinator Bidang Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 DIY, Noviar Rahmad, mengatakan penggunaan aplikasi PeduliLindungi masih minim di restoran, warung makan, hotel, dan perusahaan. Dari 52 warung makan yang didatangi Pemda DIY, baru 10 yang sudah memasang QR code PeduliLindungi, kemudian tujuh lainnya masih dalam pengajuan. “Sisanya belum sama sekali,” kata dia.

Menurut Noviar, banyak pengelola warung makan yang tidak tahu cara mendaftarnya. Aplikasi tersebut dikeluarkan Kementerian Kesehatan dan diajukan secara daring.

“Sebetulnya sejak 14 September ketentuannya semuanya harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” ucap Noviar.

BACA JUGA: Covid-19 DIY Bertambah 100 Kasus, Terbanyak di Bantul

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY, Aria Nugrahadi, mengatakan ada 5.000 perusahaan di DIY yang wajib lapor, dari perusahaan kecil yang karyawannya 4-5 orang sampai perusahaan besar dengan karyawan ribuan orang. Namun baru enam perusahaan yang menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

“September ini kami monitoring di enam perusahaan yang melakukan uji coba operasional 100 persen,” kata Aria.

Yang dipantau adalah sarana protokol kesehatan, jangkauan vaksinasi karyawan, serta izin operasional dan mobilitas industri.

Tag: pemerintahan Editor: Budi Cahyana

Artikel Terkait
Raperda tentang Pemekaran Desa di Gunungkidul Menguap 1 year ago
Papan Nama Seluruh Kecamatan di Kulonprogo Harus Segera Diganti 1 year ago
Penanganan Kasus Natuna, Antara Edhy dan Susi 1 year ago
Mahfud Md Sebut Perguruan Tinggi Digugat apabila Negara Bermasalah 1 year ago
Pemprov DKI Telat Serahkan Raperda APBD, Kemendagri lakukan Ini ... 1 year ago

Berita Pilihan

Informasi Stok Darah di PMI DIY 19 Oktober 2021 Masih PPKM, Kraton Jogja Tiadakan Arak-Arak dan Grebeg Gunungan Maulid Nabi Informasi Stok Darah PMI di DIY Senin, 18 Oktober 2021 Modal Sosial Perkuat Pengurangan Risiko Bencana Cerita Korban Pinjol di Sleman: Tak Bisa Tidur & Mendapat Jawaban Tak Terduga Saat Lapor Polisi
Berita Terbaru
Kasus Covid-19 Melandai, Waspada Gelombang Ketiga 10 minutes ago
Miyos Gangsa & Kondur Gangsa Tak Digelar, Kraton Jogja Luncurkan 11 Video Tutorial Macapat. Ini Daftarnya... 40 minutes ago
3 Faktor Anak Muda Produktif Terjebak Jadi Pekerja di Pinjol Ilegal 50 minutes ago
Informasi Stok Darah di PMI DIY 19 Oktober 2021 1 hour ago
Garebeg Mulud 2021 dan Arak-Arakan Gunungan Ditiadakan 2 hours ago

Terpopuler

Hadiri Jagongan Kalurahan, Kanjeng Yudanegara Diskusi dengan Warga Girikerto Turi KAMPUS JOGJA : Prodi KPI UMY Pertahankan Akreditasi A RUMAH SAKIT JOGJA : ARSSI Wadah Bersatunya RS Swasta FACEBOOK BERUJUNG PENJARA : Pembela Nilai Tuntutan Terlalu Memaksakan Waspada, Ubur-Ubur Kembali Menepi di Pantai Gunungkidul
Membangkitkan Sastra di Kalangan Anak Muda Lewat Kompetisi 4 hours ago
Pakar UGM Imbau Masyarakat Waspadai Pencurian Data Pribadi oleh Pinjol 5 hours ago
Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon hingga Baliho di Sleman Bertumbangan 12 hours ago
Wali Kota Jogja Lantik 144 Pejabat Eselon III dan IV 15 hours ago
Penyelundup Anjing di Kulonprogo Dipenjara 10 Bulan & Didenda Rp150 Juta 16 hours ago