HomeJogjapolitan

Obat Ilegal 4 Truk dari Pabrik di Sleman dan Bantul Dimusnahkan

Oleh:Lugas Subarkah
15 Oktober 2021 - 18:17 WIB

Pemusnahan obat illegal di Polda DIY, Jumat (15/10/2021)-Harian Jogja - Lugas Subarkah

Harianjogja.com, SLEMAN--Jutaan butir obat ilegal yang didapat dari pengungkapan dua pabrik obat ilegal di Sleman dan Bantul beberapa waktu lalu akan dimusnahkan. Tak tanggung-tanggung, empat truk digunakan untuk mengangkut obat ilegal ke tempat pemusnahan di Kota Semarang.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Jayadi, menjelaskan dalam temuan ini diamankan 48.188.000 butir obat jadi dan 8.465 kg bahan baku, dengan 23 tersangka. Pemusnahan secara simbolik dilaksanakan di Polda DIY menggunakan alat insinerator. Setelah itu, obat ilegal akan diangkut ke Kota Semarang.

“Kenapa di Semarang? Karena di Jogja belum ada fasilitas pengolahan limbah yang memadai untuk memusnahkan barang bukti yang cukup banyak yang berhasil kami sita kemarin. Sehingga setelah seremonial di sini, barang bukti akan kitab awa ke semarang. Akan dikawal petugas dari Polda Jogja untuk memastikan pengiriman barang bukti sampai ke tujuan dalam keadaan aman,” ujarnya di Polda DIY, Jumat (15/10/2021).

Pengungkapan tersebut merupakan kerja sama antara Direktorat Tindak Pidana Narkoba yang dengan Polda DIY, yang membongkar jaringan peredaran obat illegal yang meliputi beberapa provinsi. Dari 23 tersangka, ada yang berperan sebagai aktor intelektual, penyuplai bahan baku, penanggung jawab pabrik dalam rangka memproduksi obat ilegal.

BACA JUGA: Mahasiswa Korban Smackdown Polisi Dikabarkan Memburuk

Polisi juga mengamankan beberapa distributor yang menjadi kepanjangan tangan dari pabrik obat ilegal yang berada di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Bogor, Depok, Jakarta dan beberapa daerah lainnya.

Beberapa obat ilegal yang ditemukan diantaranya Hexymer, Dextrometropam, Phenilbutason, obat LL dan sebagainya. Kepala BPOM DIY, Dewi Prawitasari, mengatakan obat-obatan ini sudah dicabut izin edarnya. “Jadi tidak ada izin edar dari BPOM,” ujarnya

Adapun efek penggunaan obat-obatan ini diantaranya mempengaruhi sistem saraf pusat yang mempengaruhi perilaku pengguna. “Dalam waktu lama akan sampai pada pengguna memiliki perasaan ingin bunuh diri. Selain itu memberi efek euforia dan memiliki rasa senang terus menerus,” kata dia.

Tag: Peredaran obat Editor: Bhekti Suryani

Artikel Terkait
Polres Sleman Bekuk 8 Pemuda Pengedar Ribuan Butir Pil Koplo 1 year ago
Sering Disalahgunakan, Kenali Pil Sapi yang Kerap Menjerumuskan Anak Muda 1 year ago
BBPOM DIY Kembali Raih Penghargaan 1 year ago
GP Farmasi Prediksikan Impor Bahan Baku Obat Turun pada 2020 2 years ago
Obat Ranitidin Belum Ditarik, Warga Makassar Resah 2 years ago

Berita Pilihan

Kompetensi Anggota RAPI Terus Ditingkatkan, Terutama soal Komunikasi Kebencanaan Informasi Stok Darah di PMI DIY 7 Desember 2021 Perbaikan Empat Titik Longsor di Bantul Habiskan Setengah Miliar Kalurahan Antikorupsi di Bantul: Tekan Rasuah dengan Perkuat Partisipasi Publik Kasus DBD di Kota Jogja Turun dari Tahun Sebelumnya
Berita Terbaru
Beda Nasib dengan Bandara YIA, Kereta Bandara YIA Justru Lebih Ramai 27 minutes ago
Kompetensi Anggota RAPI Terus Ditingkatkan, Terutama soal Komunikasi Kebencanaan 1 hour ago
Erupsi Semeru, Bantul Kirimkan Relawan dan Sembako ke Lumajang 1 hour ago
Rencana Penataan Kawasan Stadion Kridosono dan Stasiun Tugu Ditunda 2 hours ago
Tingkat Kemiskinan 2021 di Kulonprogo Diharapkan Turun 2 hours ago

Terpopuler

Hadiri Jagongan Kalurahan, Kanjeng Yudanegara Diskusi dengan Warga Girikerto Turi KAMPUS JOGJA : Prodi KPI UMY Pertahankan Akreditasi A RUMAH SAKIT JOGJA : ARSSI Wadah Bersatunya RS Swasta FACEBOOK BERUJUNG PENJARA : Pembela Nilai Tuntutan Terlalu Memaksakan Waspada, Ubur-Ubur Kembali Menepi di Pantai Gunungkidul
Informasi Stok Darah di PMI DIY 7 Desember 2021 2 hours ago
Jelang PPKM Level 3, Dishub Gunungkidul Mulai Lakukan Hal Ini.. 3 hours ago
Perbaikan Empat Titik Longsor di Bantul Habiskan Setengah Miliar 3 hours ago
Hari Ini, PMI DIY Kirim Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru 3 hours ago
Jelang Nataru, Bantul Siapkan Operasi Pasar 5 hours ago