HomeJogjapolitan

Kasus Covid-19 Melandai, Waspada Gelombang Ketiga

Oleh:Nina Atmasari
19 Oktober 2021 - 12:07 WIB

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DIY, drh. Berty Murtiningsih (kanan) berbicara dalam Focus Group Discussion Harian Jogja "Bersama Tangkal Gelombang Ketiga", Senin (18/10/2021). - Ist

Harianjogja.com, JOGJA- Kasus Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini melandai. Meski demikian, Dinas Kesehatan DIY terus berupaya melakukan penanggulangan dan antisipasi potensi munculnya gelombang ketiga Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DIY, drh. Berty Murtiningsih menyebutkan situasi 17 Oktober 2021 penambahan kasus Covid-19 di DIY sebanyak 15 orang. "Yang meninggal nol, mudah-mudahan bisa bertahan dan seperti ini," katanya, dalam Focus Group Discussion Harian Jogja "Bersama Tangkal Gelombang Ketiga", Senin (18/10/2021).

Ia mengakui, saat ini terjadi pelonggaran aktivitas di masyarakat karena kasus Covid-19 melandai. Ada aktivitas tilik (menjenguk orang sakit) dan senam bersama. Ia menegaskan, tentunya aktivitas masyarakat ini harus diikuti pengawasan yang ketat oleh masyarakat itu sendiri serta oleh aparat. Berdasarkan pengalaman negara lain, kasus Covid-19 pernah terkendali namun kemudian melonjak. Karenanya ia meminta masyarakat untuk saling mengingatkan.

Strategi penanggulangan Covid-19, lanjutnya, ada tiga pilar, yakni upaya pemerintah melaksanakan 3T (Testing, Treatmen, Tracing), vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan oleh masyarakat. Ketiga pilar ini harus bersinergi dan dilakukan bersama-sama.

Baca juga: Pemkab Usulkan 3 Titik Exit Tol di Kulonprogo, Ini Lokasinya

Kapasitas testing di DIY sudah melebihi standar WHO, bahkan testing harian harusnya 550, realisasinya saat ini sudah lebih dari 7.000 testing. Cakupan vaksinasi per 16 Oktober sudah lebih dari 90%, di atas target Kemenkes, meski permasalahannya adalah belum merata di daerah.

"Pilar ketiga, perubahan perilaku, kami sudah tiga kali survei, hasilnya menunjukkan perilaku masyarakat untuk menaati prokes sudah cukup bagus dari sisi pemakaian masker, cuci tangan dan jaga jarak, tetapi memang ini perlu terus harus diingatkan," katanya.

Ketua Satgas Covid-19 UGM, dr. Rustamadji mengatakan hari ini, UGM mulai melaksanakan kuliah tatap muka dengan pembatasan ketat yakni per kelas maksimal 25%, selebihnya ditayangkan melalui virtual. Ia mengingatkan bahwa meski prokes di Jogja sudah baik tapi seiring datangnya mashasiswa dari luar daerah, perlu diantisipasi.

"Mungkin di sana tidak biasa pakai masker, [kebiasaan itu] bisa terbawa ke sini. Karena situasi di sana nyaman-nyaman saja, karena kasus Covid-19 kecil. Kami dari universitas akan mencoba menyosialisasikan [prokes]. Juga perlu diantisipasi di tempat makan bersama, termasuk di tempat nongkrong dan tempat ekstrakurikuler," katanya. (Nina Atmasari)

Tag: Corona Jogja Editor: Bernadheta Dian Saraswati

Artikel Terkait

Berita Pilihan

Foto-foto Gagahnya Gunung Merapi pada Minggu Sore, Warganet: Mahaguru Menyapa DeJubah Hadirkan Gamis Pria dengan Kualitas Premium Vaksinasi Covid-19 Door to Door, BIN Kulonprogo Fasilitasi Warga di Perbukitan Harga Minyak Goreng di Gunungkidul Masih Tinggi Ketar-Ketir Desa wisata Sambut PPKM Level 3
Berita Terbaru
Ribut di Kaliurang, 4 Pemuda di Sleman Keroyok Korban dengan Pisua Lipat 2 hours ago
Waktu Sudah Mepet, Pemasukan Wisata di Gunungkidul Masih Kurang Rp2 Miliar 2 hours ago
Penularan Covid-19 di 4 SMA/SMK Sleman Dianggap Selesai 2 hours ago
Ini Langkah Cepat BRI Sikapi Kasus Skimming di Jogja 3 hours ago
Libur Akhir Tahun, Semua Bus Masuk Jogja Tetap Diperiksa di Terminal Giwangan 3 hours ago

Terpopuler

Hadiri Jagongan Kalurahan, Kanjeng Yudanegara Diskusi dengan Warga Girikerto Turi KAMPUS JOGJA : Prodi KPI UMY Pertahankan Akreditasi A RUMAH SAKIT JOGJA : ARSSI Wadah Bersatunya RS Swasta FACEBOOK BERUJUNG PENJARA : Pembela Nilai Tuntutan Terlalu Memaksakan Waspada, Ubur-Ubur Kembali Menepi di Pantai Gunungkidul
DamoGO Bantu Memecahkan Masalah Limbah Pangan 3 hours ago
Vaksinasi Booster Dosis Ketiga Sudah Terlaksana di Sleman 4 hours ago
Update 30 November 2021: Covid-19 DIY Tambah 20, Terbanyak Bantul 5 hours ago
Vaksin Booster di Bantul Mulai Sasar Sukarelawan 5 hours ago
Tersangka Pembunuhan Perempuan di Jakal Ternyata Anak-Anak, Korban Diperkosa Sebelum Tewas 6 hours ago