Jogjapolitan

Sekitar 140 Bus Wisata Mencoba Masuk Jogja pada Akhir Pekan

Penulis: Sirojul Khafid
Tanggal: 19 Oktober 2021 - 12:27 WIB
Suasana di Jalan Malioboro, Kota Jogja, Minggu (5/9/2021). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi

Harianjogja.com, JOGJA–Sekitar 140 bus pariwisata mencoba masuk kawasan Jogja pada akhir pekan lalu. Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, bus-bus pariwisata ini parkir di beberapa ruas jalan yang berada di daerah perbatasan antara Kota Jogja dengan kabupaten di sekitarnya. Sementara wisatawan masuk ke Kota Jogja menggunakan taksi online.

Salah satu tujuan wisatawan yaitu kawasan Malioboro. Dalam beberapa akhir pekan sebelumnya, kawasan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer terpantau cukup padat oleh wisatawan. "Ada juga [bus] yang masuk ke tempat oleh-oleh yang memiliki parkir luas. Tetapi jumlahnya tidak banyak," kata Heroe, Senin (19/10/2021).

Melihat pengalaman ini, Pemerintah Kota Jogja berencana melakukan simulasi one gate system. Hal ini utamanya untuk mengatur arus masuk bus pariwisata sebagai antisipasi banyaknya bus yang mencoba masuk ke Jogja, khususnya saat akhir pekan. Padahal saat ini destinasi wisata belum sepenuhnya dibuka.

"Karena kondisinya sudah seperti ini, banyak bus pariwisata yang mencoba masuk ke Jogja, maka mau tidak mau kami harus mulai bicara mengenai implementasi one gate system," kata Heroe. "Seluruh bus pariwisata wajib masuk ke Terminal Giwangan untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan seluruh wisatawan sudah divaksin."

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Sampai 1 November, Wisata Air Bisa Dibuka

Bus pariwisata kemudian didistribusikan ke beberapa tempat khusus parkir (TKP) yang ada di Kota Jogja. Sehingga jumlah bus dan wisatawan yang masuk dapat dikendalikan dan ada pembatasan. Setelah melalui beberapa pembahasan, kini konsep one gate system sudah matang dan siap diimplementasikan.

"Saat diterapkan, maka TKP yang sampai saat ini masih tutup, akan kembali dioperasionalkan untuk menerima bus pariwisata," kata Heroe yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja.

Untuk saat ini, sejumlah TKP di seputar Kawasan Malioboro seperti TKP Abu Bakar Ali, Senopati, dan Ngabean masih tutup. Dengan adanya pengaturan ini, Heroe berharap upaya pengendalian penambahan kasus Covid-19 bisa lebih maksimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
Perputaran Uang di DIY Tembus Rp9 Triliun Selama Libur Nataru
PAD Pariwisata Bantul 2025 Gagal Target, Turun Rp4 Miliar
Pinus Pengger Dlingo Dilengkapi Glamping, Dorong Wisata Berkelanjutan

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

UGM Libatkan Warga Bangun 100 Huntara Pascabanjir Aceh
Lalin Tol Solo-Jogja Naik Tajam Saat Libur Nataru 2025-202
Penggerobak dan Bank Sampah di Gunungketur Jogja Dapat Apresiasi
Pemkot Jogja Dorong Seluruh SPPG Kantongi Sertifikat Keamanan Pangan
Ngampilan Siap Hentikan Pembuangan Sampah Organik ke Depo
Pemkot Jogja Siapkan Rehabilitasi Pasar Kranggan dan Demangan
Pilkada Lewat Dewan Menguat, KPU-Bawaslu Bantul Tegaskan Sikap
Larangan Sampah Organik di Depo Jogja Mulai Berlaku
Pemkab Sleman Dorong Pidana Kerja Sosial Atasi Kepadatan Lapas
Legislator Kulonprogo Nilai Pilkada via DPRD Mundurkan Demokrasi