News

Gunungkidul Dorong Pengembangan 18 Desa Wisata

Penulis: Herlambang Jati Kusumo
Tanggal: 07 Desember 2021 - 07:27 WIB
Sejumlah warga membuat jalur keluar masuk wisatawan di kawasan wisata Air Terjun Sri Getuk, Kalurahan Bleberan, Kapanewon, Playen, belum lama ini. - Istimewa/Dokumen Desa Wisata Bleberan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul mendorong pengembangan 18 desa wisata yang sudah ditetapkan dengan Keputusan Bupati.

“Kami mendorong agar desa wisata ini bisa maju berkembang sesuai dengan potensi dan karakteristiknya masing-masing. Masing-masing desa wisata tersebut memiliki potensi,” ucap Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Hary Sukmono, Minggu (5/12).

Adapun 18 desa wisata tersebut, Desa Wisata Putat, Pacarejo, Ngestirejo, Mulo, Bleberan, Nglanggeran, Pampang, Ngalang, Umbulrejo, Jelok Beji, Kampoeng, Girisuko, Beji, Sidoharjo, Karangtengah, Candirejo, Katongan, Tepus.

Hary mengatakan hal yang menjadi perhatian dalam pengembangan desa wisata yaitu menyangkut dinamika kehidupan masyarakat, dalam memanfaatkan dan mengembangkan potensi yang ada di desa tersebut.

“Kemudian, dalam mengemas dan menjual potensi tersebut dengan melibatkan elemen-elemen di masyarakat setempat, sehingga bisa menghadirkan wisatawan,” ucap Hary.

Hary tidak memungkiri dalam pengembangan Desa Wisata, terdapat tantangan tersendiri. Seperti salah satunya kapasitas SDM dalam mengelola potensi desa tersebut, sehingga bisa menjadi atraksi wisata yang berkarakter lokal dan unik.

“Berkelanjutan serta tetap menjaga kelestarian fungsi lingkungan. Kami juga memetakan lagi dinamika di masing-masing desa wisata tersebut sebagai bagian dari pembinaan yang kami lakukan,” ujarnya.

Hary mengharapkan dengan pengembangan desa wisata ini, dapat semakin dikenal masyarakat luas. Hingga akhirnya dapat menuju pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

WTP 13 Kali Berturut-turut, Pemkot Jogja Terima Penghargaan dari Kemenkeu RI
Penataan Kawasan Kumuh di Sungai Gajah Wong Dapat Apresiasi Bank Dunia
YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia
Kulonprogo Kembali Gelar Potensi Desa Wisata Menebar Pesona
Desa Wisata Gerakkan Ekonomi di Perdesaan
Reformasi Birokrasi Ala Kalurahan Pleret
Sampoerna Dukung Kemandirian Desa Wisata di DIY

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. Polres Boyolali Tindak Tegas 8 Pelanggaran Potensi Laka Lantas, Simak Daftarnya
  2. Ditahan di Rutan Salemba, Kejagung Sebut Kondisi Putri Candrawathi Sehat
  3. Dulu Kawasan Santri, Semarang Tengah Bakal Jadi Pusat Wisata Sejarah Islam
  4. Juara Lomba Krenova 2022 akan Diseleksi Lagi untuk Mendapat Pendanaan

Berita Terbaru Lainnya

Siswa & Guru SDN Sawit Bantul Was-Was Bangunan Sekolah Terancam Roboh
Fasilitas Penggilingan Padi di Karangmojo Mangkrak Bertahun-tahun
Respons Tragedi Kanjuruhan, Mahasiswa Gelar Aksi di Halaman Polda DIY, Ini Tuntutan Mereka
Update Stok Darah PMI DIY Hari Ini 6 Oktober 2022
Awas! Dampak Kebocoran Data Bisa Jadi Teror Muncul Sewaktu-waktu
Moncer di IATC 2022, Pemkab Gunungkidul Janjikan Penghargaan untuk Veda
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 6 Oktober 2022

Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 6 Oktober 2022

Jogjapolitan | 5 hours ago
Prakiraan Cuaca DIY: Berpotensi Hujan, Awas Angin Kencang dan Petir!
Rekrutmen P3K di Gunungkidul Menunggu Instruksi Resmi
Kenalkan Potensi Wisata Sleman Barat, Tour de Merapi 2022 Kembali Digelar