News

Ditanya tentang Wisata Jogja Rasa Bali Saat Bertemu Netizen, Begini Jawaban Sultan

Penulis: Sirojul Khafid
Tanggal: 24 Desember 2021 - 08:07 WIB
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Harianjogja.com, JOGJA–Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY kembali menggelar Dialog Gubernur DIY dengan Netizen. Dalam kesempatan tersebut, Sultan ditanya tentang wisata Jogja rasa Bali. 

Menurut Kepala Diskominfo DIY, Rony Primanto Hari, selama ini netizen, termasuk admin dan pegiat media sosial lainnya, sudah banyak berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.

Kolaborasi khususnya dalam membangun suasana di dunia maya agar lebih kondusif dan adem. Memasuki masa pandemi Covid-19, penggunaan teknologi informasi diakselerasi dengan cepat, hampir semua orang menggunakan jaringan internet.

“Dunia maya menjadi sangat ramai, karena banyak yang tinggal di rumah, dan menggunakan teknologi informasi untuk beberapa kegiatan. Dampaknya, banyak berita tersebar, termasuk berita hoaks,” kata Rony di Bale Kenyo, Kompleks Kepatihan DIY, Danurejan, Jogja, Kamis (23/12/2021).

Saat banyak berita hoaks, para netizen berhasil meredam dengan berbagai konten. Sehingga kehidupan dunia maya, khususnya di DIY bisa lebih tenang dan baik. Meski serangan demi serangan konten buruk tetap ada dan perlu upaya konsisten menangkalnya.

Menjelang akhir tahun ini, Diskominfo DIY melaporkan progres infrastruktur digital berupa pembangunan jaringan fiber optik sepanjang 600 kilometer. Jaringan ini telah menghubungkan seluruh SMA/SMK serta kantor di DIY. Selain itu, 430 desa di DIY juga telah terhubung dengan jaringan internet.

Dalam acara tersebut, beberapa perwakilan netizen mengutarakan kegiatan bermedia sosial kepada Sri Sultan HB X. Salah satu pengelola akun Info Cegatan Jogja, Anto, mengutarakan apabila di tempatnya banyak orang yang berkeluh-kesah dalam berbagai hal. Dia juga menanyakan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi sampai ambulans yang susah dapat akses di jalan. Sementara pegiat aplikasi Tik Tok, Linda Widya mengutarakan pendapat netizennya tentang pariwisata Jogja yang dianggap mirip Bali.

Sri Sultan HB X menanggapi langsung pertanyaan dari netizen. Seperti pariwisata Jogja yang rasa Bali, itu bukanlah kesan yang ingin pengelola sampaikan. Namun justru orang lain yang memberikan label tersebut. Sehingga ada dampak positif dan negatif dari pelabelan Jogja rasa Bali. Pada prinsipnya, pariwisata Jogja berbasis pada budaya sehingga budaya Jogja menjadi tumpuan berbagai jenis pariwisata Jogja.

Selain menanggapi pertanyaan netizen, Sri Sultan HB X juga bercerita penanganan pandemi serta upaya vaksinasi. Saat adanya varian delta di DIY, semua pemangku kebijakan berupaya keras mengendalikan persebarannya. Terlebih semua rumah sakit, tempat isolasi terbuka, dan lainnya penuh. Sehingga perlu penambahan bed pasien Covid-19 sekitar 4.000 unit.

“Kami sempat berkomunikasi dengan pusat untuk meminta bantuan tentara, utamanya membawa warga yang isolasi mandiri (isoman) ke tempat isolasi terpadu (isoter). Kala itu ada 957 orang yang maunya isoman, namun kami paksa ke isoter. Jumlah itu kami bantu dan keluar dengan sehat semua. Itu bagi saya waktu satu minggu yang luar biasa,” kata Sri Sultan HB X.

Menangani pandemi, semua negara masih belajar. Belum ada fenomena ini sebelumnya. Sehingga tidak menutup potensi kesalahan atau sejenisnya dalam menentukan kebijakan. Sri Sultan HB X berharap Pemda DIY dan netizen terus berkolaborasi dalam memajukan DIY. 

“Mari tumbuh bersama dan saling memberi manfaat. Tidak menutup kemungkinan kami berikan dukungan, sampaikan saja, sehingga kita tumbuh bersama,” kata Sri Sultan HB X.



Berita Terkait

Sultan Minta Pengunjung Malioboro Bijak Terkait Lepas Masker
Tahunan Jogja Jadi Kampung Wisata Mitra Kampung Toba

Berita Lainnya

  1. Tak Hanya Jateng, Semarang Juga Termasuk Kota Terpanas di Indonesia
  2. Heboh Kisah KKN di Rumah Kosong Klaten, Mana Lokasinya?
  3. Penyanyi Ini bakal Jadi Bintang Tamu Pernikahan Adik Jokowi di Solo
  4. Solopos Hari Ini: Listrik Bersubsidi Tak Naik

Berita Terbaru Lainnya

Ini Harapan Warga UGM pada Rektor Baru

Ini Harapan Warga UGM pada Rektor Baru

Jogjapolitan | 5 minutes ago
Duet Ganjar-Perkasa Dinilai Capres Paling Ideal

Duet Ganjar-Perkasa Dinilai Capres Paling Ideal

Jogjapolitan | 25 minutes ago
Akhir Pekan, Bagaimana Kondisi Cuaca Jogja?

Akhir Pekan, Bagaimana Kondisi Cuaca Jogja?

Jogjapolitan | 45 minutes ago
Resmi Pimpin UGM sampai 2027, Ini Profil Ova Emilia
REKTOR BARU UGM: Setelah 55 Tahun, UGM Kembali Dipimpin Dokter
PLN Jogja Lakukan Pekerjaan Tanpa Padam

PLN Jogja Lakukan Pekerjaan Tanpa Padam

Jogjapolitan | 9 hours ago
Pesan Sultan untuk Penjabat Wali Kota & Bupati Kulonprogo
Turun, Segini Harga Minyak Goreng Curah di Kota Jogja
Terpilih Jadi Rektor UGM, Ova: Jadi Dokter, Saya Tak Sekadar Mengobati
Sultan Minta Pengunjung Malioboro Bijak Terkait Lepas Masker